My Journal

Bekraf Game Prime 2016, Milestone Penting Industri Game Indonesia

Bagi saya, Acara Bekraf Game Prime 2016 ini adalah sebuah titik balik yang sangat penting bagi industri dan ekosistem game di Indonesia. Di tulisan terakhir, saya share bagaimana ekosistem game di Indonesia ketinggalan 15 tahun dari Malaysia. Dan kalau kita hanya bergerak sendiri-sendiri seperti yang selama ini terjadi, kita akan terus tertinggal. Tapi apa yang saya lihat kemarin, dua hari ini, menunjukan bahwa industri game Indonesia ini lagi siap-siap mau sprint. Kenapa bisa begitu? Saya akan coba share beberapa hal yang menurut saya akan menjadi pondasi yang sangat kokoh untuk kemajuan industri kita.

Menghubungkan Game Developer Di Indonesia

Kumpul Sama Temen-Temen Gamedev

Kumpul Sama Temen-Temen Gamedev

Mengapa acara Game Prime ini sangat bermakna? Selama ini para game developer di Indonesia sibuk masing-masing mengembangkan produknya. Ada yang sudah sukses di pasar, ada yang masih mengembangkan master piecenya, ada yang gagal, ada yang tutup, ada yang baru memulai, dan banyak sekali fase yang membuat tiap para game developer tidak bisa berkomunikasi satu sama lain. Padahal dari tiap fase itu, ada berapa banyak ilmu, experience, dan knowledge yang jika datanya bisa dibagi, bisa mengakselerasi sesama gamedev di Indonesia. Bukannya tidak mau, memang selama ini tidak ada medianya. Kita pernah coba melalui media komunitas di grass root, tapi belum cukup kuat menjangkau mereka yang sudah lebih senior.

baca juga : Melihat Ekosistem Game Malaysia Yang Lebih Matang

Untungnya, di Game Prime ini, semangat untuk kolaborasi dan berbagi untuk memajukan industri bersama-sama sangat kental. Di momen itu, semua gamedev di Indonesia bisa berkumpul, bertukar info, bertukar data, update kabar terkini, saling membantu, dan banyak hal lainnya yang menunjukan arah positif menuju semangat untuk maju bersama. Sepertinya semua sudah semakin menyadari kalau mau bisa sukses dengan cepat dan mengejar ketertinggalan kita, kita harus maju bareng-bareng. Wujud kongritnya adalah hari ini sudah ada beberapa grup WA yang isinya adalah para developer seindonesia yang setahun yang lalu saya tidak kenal, kini kita bisa saling bertukar informasi dan diskusi untuk kemajuan bersama.

Saya sangat menikmati keliling stand dan kenalan dengan developer baru. Ketemuan dengan temen-temen gamedev yang sudah lama tidak bertemu. Sharing di panggung dengan sesama gamdev di bidang edukasi dan belajar banyak dari teman-teman. Bisa dibilang bagi saya, acara ini menjadi reuni besar-besarannya para game developer di Indonesia.

Partisipasi Pemerintah dan Industri

Pak Triawan Munaf Sendiri yang Hadir Mendukung

Pak Triawan Munaf Sendiri yang Hadir Mendukung

Acara yang dulu bernama Game Developer Gathering, kini berubah menjadi Bekraf Game Prime. Yang menarik adalah ada kata “Bekraf” di dalam nama acaranya. Ini menunjukan bahwa pemerintah saat ini peduli dan ingin mendukung industri game di Indonesia. Dulu, saya cukup skeptis tentan pemerintah dan berpikir industri kita bisa jalan sendiri kok tanpa ada campur tangan pemerintah. Tapi kenyataan menunjukan bahwa partisipasi pemerintah mampu mengakselerasi pertumbuhan industri di negaranya. Coba saja tengok Singapure, Malaysia, Korea, dll. Dan tidak hanya pemerintah, industri di Indonesia juga mencoba mendukung semangat ini.

baca juga : Cek Arah Industri Game Indonesia Di Game Prime Surabaya

Tepat dua hari sebelum acara Bekraf Game Prime, ada acara Bekraf Developer Conference dimana selama dua hari, developer, pemerintah, dan industri duduk bersama membahas apa permasalahan para developer dan bagaimana pemerintah serta industri membantu. Hadir di lokasi dari Bekraf, Kominfo, Kemenperin, lalu ada juga dari Microsoft, IBM, Indosat, XL, dan Samsung. Dari developer sendiri berkumpul 180 developer top se-Indonesia dimana tercetuskan 10 poin yang menjadi tantangan para developer yang perlu bersama-sama kita hadapi. Dan pada sambutan Pak Triawan di acara Bekraf Game Prime, beliau mengatakan akan memberikan dukungan lebih besar agar Industri game di Indonesia bisa lebih maju lagi.

Dalam acara Game Prime itu sendiri, ada workshop khusus yang diadakan oleh Microsoft untuk membantu developer hands on Hololens. Ada juga sesi dari Google Developer Expert yang sharing tentang project Google Tango. Dan banyak sekali partisipasi industri yang juga mencoba memberikan support kepada para developer di dalam acara Bekraf Game Prime 2016.

Prestasi dan kualitas game Indonesia

Game Developer of The Year

Game Developer of The Year

Tahun 2016 adalah tahun yang sangat bersejarah bagi industri game di Indonesia. Kita lihat ada Tahu Bulat, ada Number Rumble, ada Cute Munchies, ada Monster Age, ada Mini Racing Adventure, ada Invectonator Survivor, ada Bomb Raider, dan banyak sekali judul game lainnya yang menunjukan tajinya di market lokal maupun global. Artinya apa? Tahun ini adalah bukti bahwa dari sisi kualitas, game kita bisa kok bersaing dengan game lain di segmennya.

Dan pada acara Bekraf Game Prime kemarin, kita melihat bahwa tahun 2017 akan lebih gila lagi. Game-game berkelas AAA dari Indonesia akan rilis di tahun depan. Ada Legrand Legacy, Fallen Legion, Forged of Blood, Daydream, Valthirian Arch, Azure Saga, Raiders Quest, dan banyak judul lainnya menunjukan kelas yang berbeda yang akan bertarung di pasar. Saking bagusnya kualitas game mereka, kamu gak akan sadar kalo itu dibikin di Indonesia.

baca juga : Menyambung Benang Merah Komunitas Game Developer di Indonesia

Dalam acara expo kemarin, kita bisa melihat sudah sampai mana sih taraf kemampuan industri game di Indonesia. Jujur, memang klo dibandingkan dengan Levelup atau Casual Connect, kemarin kita masih kalah. Tapi, 2017 akan jadi tahun yang sangat menggairahkan dan siap-siap kita akan ngebut ditahun-tahun ke depan.

Maju Bersama Dalam AGI

Maju Bersama AGI

Maju Bersama AGI

Antar developer harus bisa saling kenal dan bertukar informasi, komunikasi dengan pemerintah dan industri juga harus intensif dan baik, juga kualitas game-game di Indonesia harus semakin baik. Bagimana caranya memastikan agar tiga poin tersebut bisa terlaksana dengan baik dan konsisten di tahun-tahun mendatang? Di sini peran Asosiasi Game Indonesia menjadi sangat vital.

Tiga tahun lalu, AGI didirikan. Arsanesia termasuk yang bergabung di awal AGI didirikan. Tapi memang, pilot project AGI tentu bukanlah hal yang mudah. Tiga tahun ke belakang, nampak AGI belum mampu menemukan bentuk yang terbaik, terlihat antara AGI dengan komunitas akar rumput belum sinkron, dan memang tidak bisa dipungkiri para pengurus AGI sendiri juga memiliki kerjaan dan kesibukannya masing-masing.

baca juga : Membangun Ekosistem Game Dengan Gerakan Akar Rumput

Tapi jangan khawatir, malam hari di hari pertama Bekraf Game Prime, diadakan Munas AGI untuk menentukan arah gerak AGI ke depan. Yang membuat saya senang, partisipasi Munasnya sangat tinggi. Jumlah pesertanya banyak, perwakilan komunitas daerah hadir, perwakilan pemerintah hadir, dan proses pemilihan ketua pun berjalan secara transparan dan damai. Dengan tingkat partisipasi yang tinggi ini, AGI memiliki modal yang sangat besar untuk bisa mengawal tiga poin di atas agar terus terlaksana dengan baik. Presiden AGI yang baru pun juga bukan orang sembarangan, dia sudah belasan tahun berada di industri ini dan memang pekerjaannya adalah memastikan agar para developer bisa sukses. Jadi memang antara kerjaan utama dengan amanahnya di AGI berjalan secara berdampingan.


Tahun 2016 ini ditutup dengan indah dalam acara Bekraf Game Prime ini. Walaupun memang masih banyak evaluasi yang bisa dilakukan untuk 2017, tapi ini adalah langkah awal yang tentunya menjadi titik balik yang penting. Asalkan momentum ini bisa dijaga, komunikasi antar gamedev bisa tetap intensif, kolaborasi dengan pemerintah dan industri bisa tetap lancar, dan kualitas game para gamedev di Indonesia bisa terus dikembangkan, rasanya sangat mungkin 3 tahun lagi kita yang membalapan negara-negara di asia tenggara 🙂

Di akhir tulisan singkat ini, saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya buat panitia Bekraf Game Prime yang membuat acara ini terwujud. Saya yakin skala acara sebesar ini dengan segala keterbatasan yang dihadapi oleh tim panitia tentu membuat event ini bukanlah event yang mudah untuk diadakan. Segala kelelahan dan energi yang terkuras terbukti berhasil memberikan dampak besar bagi industri kita. Kemudian terima kasih juga untuk kepengurusan AGI yang juga telah menahkodai industri ini selama tiga tahun ke belakang. Terima kasih juga untuk pemerintah, terutama Bekraf dan Kominfo, yang sudah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada industri game. Dan yang terakhir dan tidak kalah penting adalah terima kasih kepada para game developer di Indonesia, yang tergabung dalam komunitas-komunitas daerah masing-masing, yang tidak pernah patah semangat, selalu berjuang untuk berkarya, dan tetap masih ingin berbagi kepada sesama di tengah-tengah problematika yang sedang dialami demi memajukan industri kita. Yuk kita maju bareng-bareng

Iklan
About Adam Ardisasmita (1204 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Bekraf Game Prime 2016, Milestone Penting Industri Game Indonesia

  1. gan Ardi, mau tanya itu untuk foto utama artikel yang ada tulisan “milestone penting industri game indonesia” ngedit nya pake BeFunky yah ?
    mau tanya settingan nya gimana yah ?
    supaya bisa bikin foto nya kayak ada semacam layer hitam gitu sebelum ditambahin text
    thanks sebelumnya

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: