My Journal

Hati-Hati Melakukan Topup Saldo Gopay Pada Aplikasi Gojek

Bayangkan rekening tabungan mu yang setiap hari digunakan untuk melakukan transaksi selama ini, tiba-tiba tidak bisa diakses. Kontak ke customer service, jawabannya “maaf, anda belum terdaftar sebagai nasabah di bank kami.” Uang di dalam rekening mu menguap begitu saja tanpa jejak. Hal itu lah yang terjadi pada akun Gojek saya yang terdapat saldo Gopay di dalamnya.

Saya adalah salah satu pengguna setia Gojek dan berbagai layanan yang ada di dalamnya. Semua service Gojek, kecuali GoMassage, GoBusway, dan GoTix, sudah pernah saya (dan istri) gunakan. GoRide, GoSend, GoFood, GoGlam, GoClean, GoBox, GoKilat, GoCar, GoMart, GoPay, you name it lah. Ratusan ribu orang telah terbantu dengan adanya layanan Gojek yang sangat luas untuk membuat hidup mereka lebih efisien. Apalagi buat saya yang senang cashless, GoPay amat sangat mempermudah hidup saya. Kehadiran GoPay yang bisa topup instant dengan mudah membuat saya semakin jatuh cinta dengan Gojek.

5716f056c81fb-gojek-perbarui-aplikasi_663_382

Gopay. Topup yang instan, mudah, dan AMAN

Saya juga sangat mengapresiasi Gojek yang mampu membuka lowongan kerja baru bagi ratusan ribu partner. Saya melihat ibu-ibu GoClean datang ke rumah saya diantar oleh suami dan anaknya menggunakan motor. Suaminya juga ternyata driver Gojek. Gojek memberikan harapan kepada masyarakat Indonesia bahwa selama masih punya tenaga, siapapun bisa mencari penghasilan yang halal.

Awalnya saya agak ragu untuk menulis artikel ini. Kalau tujuannya untuk memberi masukan, ada beberapa teman saya yang bekerja di Gojek sehingga mungkin bisa langsung saya japri saja. Saya pun sangat maklum jika server Gojek ada masalah, gagal order, lemot, dsb. Sebagai orang IT yang juga bergelut di dunia startup, saya mengerti sulitnya melakukan scaling sistem apalagi kalau aktivitasnya sudah sangat padat.

Sayangnya, kasus yang saya alami bukan sekedar tidak bisa mengakses layanan Gojek, tapi turut hilangnya saldo Gopay yang ada di akun saya. Saya berpikir bahwa apa yang saya alami bisa saja dialami juga oleh pengguna Gojek lainnya (bisa saja juga terjadi di para partner Gojek). Jadi saya ingin coba share pengalaman saya ketika terkena musibah ini sehingga bisa menjadi bahan pelajaran bagi kita semua. Dan yang perlu digaris bawahi juga, tulisan ini saya buat tanpa ada tendensi untuk menjatuhkan pihak manapun.

Kronologi

Kasus yang saya alami ini bermula pada momen ketika aplikasi Gojek mengalami gangguan. Tanggal 1 Juni, sore itu, saya tidak bisa mengakses akun Gojek saya. Saldo Gopay saya jadi nol, padahal siangnya saya baru topup saldo. Saya coba logout dan login, namun ternyata jadi gak bisa login sama sekali. Saya cek di Twitter, eh ternyata banyak yang komplain bahwa Gojek sedang mengalami gangguan. Bahkan ada di timeline saya yang share akun GoPaynya secara ajaib menjadi bernominal 18jt. Seperti yang saya ungkap di awal, saya memaklumi kejadian ini. Saya yakin sangat sulit untuk scaling atau migrasi sistem yang penggunanya sudah sangat banyak. Akhirnya momen ini saya biarkan saja berlalu dan beranggapan paling beberapa jam lagi juga beres.

Salah satu efek error server Gojek tanggal 1 Juni

Salah satu efek error server Gojek tanggal 1 Juni

Selepas momen itu, saya ada tugas keluar kota yang membuat saya tidak perlu mengakses service Gojek apapun. Baru ketika saya pulang ke Jakarta dan ingin menggunakan service GoClean, status aplikasinya masih dalam kondisi logout. Ketika saya coba login, tulisannya customer not found. Wah kenapa ini? Saya coba cek di timeline, nampaknya tidak ada keluhan apa-apa terkait server Gojek. Biasanya kalau server Gojek lagi cegukan, rame tuh timeline di Twitter. Saya tunggu beberapa jam, masih tidak bisa juga. Alhasil saya memutuskan untuk coba kontek CS Gojek.

CS Twitter

CS Twitter menjadi media pertama yang saya hubungi karena paling mudah dan praktis. Saya juga pernah DM-an dengan CS Gojek di Twitter ketika dulu Gopay masih namanya Gojek Credit dan saya sedang mencoba topup tapi belum bertambah saldonya. Masih ada tuh conversation saya yang menanyakan kenapa saldo saya belum masuk-masuk hingga akhirnya problem solved juga.

Mengingat pengalaman manis dengan CS di Twitter, saya coba tanyakan kasus ini via DM. Saya ditanya email yang digunakan dan nomer HP yang digunakan, lalu tidak ada tindak lanjutnya setelah saya memberikan info tersebut. Satu hari berlalu, saya coba tanyakan lagi, tidak ada jawaban. Hari berikutnya saya tanyakan lagi, tetap tidak ada jawaban. Di hari kedua, saya mulai komplain via mention di timeline saya, tetap tidak ada jawaban. Baru di hari ketiga, ada tanggapan bahwa saat ini sedang diproses dan akan diupdate kalau sudah terselesaikan. Janji tersebut ditulis tanggal 8 Juni dan ketika tulisan ini dibuat, masih belum ada tindak lanjut via CS Twitter, hanya sebuah pesan balasan kalau keluhan saya sedang diproses dan akan segera dikabari jika sudah ada update.

Ketika curhatan bertepuk sebelah tangan

Ketika curhatan bertepuk sebelah tangan

CS InApp Gojek

Saya masukan komplain ke CS Twittter Gojek tanggal 6 Juni. Tanggal 7 Juni belum ada kabar apa-apa, saya coba akses lain via CS di dalam aplikasi Gojek. Saya tuliskan bahwa saya pengguna GoJek dengan nomer HP xxxx tidak bisa mengakses akun saya. Lalu jawaban dari CSnya via email adalah:

Setelah kami melakukan pengecekan untuk nomor telepon xxxx belum terdaftar pada aplikasi GO-JEK, kami sarankan untuk melakukan Signup terlebih dahulu untuk mendaftarkan nomor telepon Anda pada aplikasi GO-JEK.

Seriously? Gimana bisa saya yang udah berbulan-bulan pakai aplikasi Gojek untuk berbagai service Gojek tidak terdaftar? Kalau gak terdaftar, tiap saya topup Gopay, uangnya kemana? Lalu saya langsung reply dengan attachment bukti transfer transaksi Gopay saya sebagai bukti nomer telepon xxxx sudah terdaftar. Wong ada nama saya di situ, masa gak terdaftar.

Lalu semenjak email tersebut, CS yang berinisial RTA itu tidak pernah membalas lagi email saya, sampai hari ini.

CS Gojek via Telp

Yaudah lah, kayaknya emang harus keluar pulsa biar bisa jelasin duduk perkaranya lebih mesra. Saya pilih gunakan CS by phone agar saya bisa menjelaskan kronologi yang terjadi lebih detil lagi. Saya telpon Gojek di tanggal 7 dan menjelaskan kronologinya. Setelah mendengarkan penjelasan dari saya, pihak CSnya minta email saya untuk memberikan update lebih lanjut karena mereka perlu mengecek hal ini ke pihak terkait.

Setelah menutup telepon. Malam harinya, saya dapat email dengan kode tiket berbeda dari CS berbeda yang kali ini berinisial RHM. Isinya:

Untuk permasalahan yang Anda alami saat ini akan kami proses secepatnya. Kami mohon kesabarannya menunggu informasi berikutnya perihal tersebut.

Wah berarti lagi diurus nih. Gak serta merta bilang bahwa akun saya belum terdaftar sebelumnya. Ya iyalah, orang saya udah jelasin di telepon panjang lebar, masak masih bisa bilang kalau saya belum terdaftar. Hehehe Besokannya, tanggal 8 Siang, muncul lagi email dari CS berinisial RHM ini. Isinya:

Kami informasikan email akun xxxx@xxxx.com dengan nomomr telepon xxxx belum terdaftar pada sistem aplikasi GO-JEK. Kami sarankan sign up atau registrasi terlebih dahulu untuk penggunaan aplikasi GO-JEK.

Oke, saya speechless. Jadi yang kemaren diproses itu apa -_- Kan udah dijelasin panjang lebar via telepon kalau saya sudah punya akun, sudah sering transaksi, dan yang terpenting itu ada SALDO GOPAY SAYA PAK! Saya bales lagi email kirim bukti transfer dari bank yang menunjukan akun saya aktif. Kalau topup via m-banking, kita diminta input nomer hp kita, nanti ada konfirmasi nama account gojek kita yang ditampilkan di m-banking. Nah kalau ada bukti itu, kan terpampang nyata dari sistem bank berhasil baca sistem gojek yang mengembalikan nama saya. Dengan attachment itu, saya sih berharap gak dicuekin lagi kayak pengalaman dengan CS RTA ataupun CS Twitter.

Sore harinya, CS RHM membalas dengan email berisikan instruksi seperti ini:

Untuk pengecekan lebih lanjut, Mohon diinformasikan kepada kami satu nomor order yang sudah booking complete melalui akun aplikasi GO-JEK yang Anda miliki.

Hore saya gak dicuekin. Tapi, ini sebenernya permintaan yang kurang logis. Kenapa? Untuk dapet akses booking complete-nya kan harus liat menu history. Menu history adanya di dalam apps. Lah login aja gak bisa, gimana bisa masuk menu history -_-

Untungnya saya orang yang cukup gila dalam hal dokumentasi. Saya menyimpan beberapa screenshot bookingan saya menggunakan aplikasi GoRide, GoSend, dan GoBox (hayo, di sini siapa yang pernah screenshot kode bookingan kalian di Gojek? hahahaha). Saya kirimkan lah semua dokumen tersebut ke CS RHM ini sesuai dengan instruksi.

Beberapa screenshot booking Gojek yang saya miliki

Beberapa screenshot booking Gojek yang saya miliki

Besok sorenya, tanggal 9, datanglah email lagi dari CS Gojek, tapi bukan CS RHM. Yang email ke saya CS berinisial F. Mungkin udah beda shift tapi CS RHM nitip pesen ke CS F (ini positif thinking saya sih). Isi emailnya cukup unik:

Setelah kami lakukan pengecekan pada beberapa data yang Anda kirimkan dapat kami informasikan untuk nomor telepon YYYY telah terdaftar dengan alamat email YYYY@YYY.com atas nama Brian, apakah Anda merasa familiar dengan akun tersebut ?

Mohon informasikan kembali kepada kami jika Anda tidak merasa mengenal pengguna akun tersebut untuk dapat kami bantu menonaktifkan kembali.

Hah? Siapa ini Brian? Email saya XXXX@XXX.com bukan YYYY@YYY.com. Itu nomer HP siapa pula itu.  Kenapa dari nomer bookingan saya bisa jadi ada nama Brian? Saya bales dengan sigap dong klo saya gak kenal itu Brian-Brianan. Lalu setelah saya kirim email tersebut, datanglah balasan dari CS F ini.

Ada yang bisa nebak isi emailnya apa?

….

….

Kami informasikan email akun XXXX@XXX.COM dengan nomomr telepon XXXX belum terdaftar pada sistem aplikasi GO-JEK. Kami sarankan Sign Up atau registrasi terlebih dahulu untuk dapat menggunakan layanan aplikasi GO-JEK.

Dapat kami informasikan juga untuk proses Top Up kredit GO-PAY tidak akan berhasil jika menggunakan nomor telepon yang belum terdaftar sebagai akun pada aplikasi GO-JEK.

BELUM TERDAFTAR PADA SISTEM APLIKASI GO-JEK! Hahahahahahahahahaha…. Thanks for your information dear CS F, CS RHM, CS RTA, dan CS Twitter yang baik hati 🙂 Jadi beginilah nasib mu kalau topup saldo Gopay di aplikasi Gojek dan tiba2 akun kamu hilang. Kamu diminta untuk bikin lagi akun dari awal. Saldo Gopaynya gimana? Coba tanya Brian aja. Mungkin Brian bisa memberikan jawaban yang lebih memuaskan daripada CS-CS ini :p (apa beneran yah saya coba SMS aja Brian ini? hmmm).

Jalur Dalam

Honestly speaking, saya gak suka yang namanya “jalur dalam.” Semenjak kecil sudah diajarkan untuk tidak memanfaatkan pertemanan dan kekerabatan untuk mendapatkan previlege khusus. Saya tahu ada teman-teman saya di Gojek, tapi saya tidak mau mendapat perlakuan khusus karena teman. Makanya untuk kasus ini, dari awal saya coba masuk lewat pintu depan yakni jalur CS yang resmi. Namun ternyata ketika saya post status tentang kejadian ini di Path, ada salah satu teman satu angkatan dengan saya di Informatika ITB yang kebetulan bekerja di Gojek, membaca status saya dan mengontek saya via jalur pribadi.

Saya jelaskan secara detil proses yang terjadi dari awal sampai akhir. Pas saya ceritakan tentang follow up dari CS, dia juga kaget sih kok responnya begitu -_- Case yang saya alami ternyata bukan saya sendiri korbannya, namun ini memang case yang khusus dan cukup sulit melakukan tracing (terutama saldo Gopay) untuk akun yang sudah tidak ada rekamannya di database.

Saat ini statusnya teman saya akan melakukan follow up lagi terkait kejadian yang saya alami. Saya akan update lagi statusnya di sini kalau sudah ada perubahan. Dan buat Mz Kriz, thanks a lot for your help and no hard feeling ya bro :p

Solusi

Solusi praktisnya tentu adalah dengan membuat akun baru dan Gojek akan mengembalikan saldo Gopay (yang besarnya juga tidak ada yang tahu berapa karena tidak ada recordnya) kepada saya. Tapi rasanya selevel CS tidak punya otoritas untuk mengirimkan saldo Gopay jika tidak ada bukti dan data yang lengkap. Untungnya saya menyimpan semua bukti transfer GoPay saya dan menyimpan beberapa kode booking saya (saya sarankan buat kamu pengguna Gopay juga melakukan hal yang sama) sehingga bisa menjadi dasar kuat bahwa kita memang benar pengguna Gojek yang “jadi korban” dan kehilangan saldo GoPay. Tapi ya berapa nominal saldo GoPay saya yang tersisa saya juga tidak tahu. Jadi bagi kamu yang turut jadi korban dan tidak ada data2 pendukung, saya juga tidak tahu bagaimana cara memvalidasinya. Apalagi kalau ada yang saldo Gopay-nya gede.

Solusi untuk preventif, setiap transaksi bisa diberikan receipt via email. Ada transaksi apa, pakai gopay atau cash, berapa saldo yang tersisa, dst dalam satu email yang dikirimkan secara otomatis. Mirip kayak Uber lah, tiap abis transasksi, ada bon nya di email. Jadi kalau ada data yang hilang kayak saya, cukup kasih liat aja bon terakhir datanya gimana dan bisa dijadikan bukti untuk mengembalikan akun dan saldo gopaynya.

(Image Source: SalesForce.com Blog)

(Image Source: SalesForce.com Blog)

Dan solusi penting lainnya yang harus dilakukan adalah ini layanan kalau udah berurusan sama uang udah gak bisa coba-coba lagi. Motonya Facebook yang move fast break things gak bisa diperlakukan sama kalau udah urusan uang user/nasabah. Yang di “break things” ini uang pelanggan. Sistem untuk menangani uang pelanggan ini harus bener-bener bagus dan robust, atau sekalian gak usah diluncurkan dulu sama sekali kalo ada resiko segede ini. Bikin aplikasi doang mungkin gampang. Bikin klo input A keluar output B. Saldo sekian, dipotong transaksi sekian, pindahin data ke pihak lain. Anak freshgrade juga pasti bisa bikin yang kayak Gopay-Gopayan. Tapi klo mau bikin sistem yang scalable dan bisa diakses oleh ratusan ribu orang dalam satu waktu, back end yang bisa menjamin keamanan data, pengelolaan ketika kondisi darurat, migrasi sistem, dll itu gak bisa sembarangan. Jadi tolong at least data user dan saldo dia diamankan dan dijadikan prioritas agar gak bisa hilang tanpa jejak begitu aja. Kemaren kan abis acquire startup dari India tuh. Ayo dimanfaatkan untuk curi ilmu menangani sistem sebesar ini 🙂

Pesan

Pesan saya sih buat para pengguna Gopay, kalau topup, seperlunya aja. Saya biasanya topup langsung banyak, bisa untuk keperluan sebulan. Melihat case ini, sebaiknya kita topup harian aja. Toh bisa via mobile banking kan. Jadi klo butuh pakai layanan gojek, topup dulu, baru pake Gopay-nya. Daripada kamu kena resiko akun berubah jadi punya Brian dan saldonya ilang, mending gak usah numpuk saldo Gopay. Oh ya, screenshot2in tuh semua kode bookingan kamu terus disimpan baik-baik di dalam dompet siapa tahu kejadian kayak saya.

Pesan saya buat pengguna Gopay yang saldonya udah terlanjur hilang, saya gak punya pesan apa-apa buat kamu hahaha. Orang saya kontek CS semuanya jawabannya seragam kok. Kami informasikan email akun xxx@xxx.com dengan nomomr telepon XXXX belum terdaftar pada sistem aplikasi GO-JEK. Kami sarankan Sign Up atau registrasi terlebih dahulu untuk dapat menggunakan layanan aplikasi GO-JEK. Jadi, ya ikhlaskan saja dan pastikan gak topup saldo Gopay gede-gede yah besok-besok. Secukupnya aja. Abis mau gimana lagi? unless kamu punya bukti kode bookingan sebelumnya dan transasksi gopay kamu ya (ini juga saya belum tahu apa cukup sebagai bukti untuk dikembalikan saldo gopaynya).

Dan terakhir, pesan saya buat teman-teman di Gojek. Tetap semangat. Sekali lagi, tulisan ini tidak memilliki niat untuk menjatuhkan. Saya masih menganggap apa yang dilakukan Gojek ini sungguh mulia dan merupakan motor ekonomi yang sangat efektif di Indonesia. Saldo Gopay saya kembali atau tidak, saya akan tetap menggunakan layanan Gojek karena sangat bermanfaat. Cuma titip aja supaya masalah akun hilang ini agar tidak terjadi lagi dikemudian hari, mereka yang sudah terlanjur hilang akunnya bisa mendapatkan solusi yang terbaik juga dengan jawaban yang lebih mengayomi dari para CS-nya, dan tolong itu CS F, CS RHM, CS RTA, dan CS Twitter-nya klo ketemu di kantor, titip dibuatkan secangkir kopi dan semangkuk mie. Mungkin mereka pas baca komplain dari saya sedang mengantuk atau lapar 🙂


//Update 10 Juni 2016 – 12.04

Ditelpon CS Gojek (via DM Twitter) memberi informasi bahwa kasus tersebut sedang ditangani tim IT. Sementara itu, saya diminta untuk membuat akun Gojek lagi dan akan ditransfer saldo Gopay sebesar nominal TopUp terakhir. Thanks CS Twitter Han for making real action!

Iklan
About Adam Ardisasmita (1204 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

127 Comments on Hati-Hati Melakukan Topup Saldo Gopay Pada Aplikasi Gojek

  1. Waw. Salut untuk tulisan yang detil dan membangun ini, kak 🙂 apalagi bisa melihat sisi baik dari musibah yang ada 😅

    All in all, mengingat Go-Jek sudah membantu banyak orang saat ini, semoga masalah Go-Pay ini bisa segera diselesaikan deh 🙂

    Suka

  2. saya belum tahu apakah emoney gojek/gopay ini sudah terdaftar resmi di BI atau belum… menurut peraturan emoney dibagi 2, register dan unregister. dan saya rasa belum ada prosedur upgrade account di aplikasi gojek.. hmmm jadi ragu, jangan2 memang belum terdaftar resmi di BI.

    kalaupun udah terdaftar, bisa jadi banyak temuan audit BI untuk case2 semacam itu.

    Disukai oleh 2 orang

    • Ada teman saya yang memberikan komentar terkait regulasi tersebut.

      Ada aturan dari Bank indonesia tentang electronic money. Itu udah highly regulated. Pbi 16/8/PBI/2014. kalau tokopedia dan bukalapak atau kaskus. yg ada currency. itu ga masuk ranah ewallet. karena duitnya hanya dpt digunakan untuk transaksi di dalam sistem. kalau currencynya digunakan untuk transaksi ke luar sistem, misal belanja di indomaret. itu masuknya ewallet.. nah kan gopay bs buat bayar ke restoran2.. itu teman saya jg bingung karena ada di ambang batas: sistem sendiri (go food) tp ada hubungan dgn pihak luar

      Suka

  3. Md Sudirman // 10/06/2016 pukul 4:54 pm // Balas

    Luar biasa Artikel nya.

    Salut saya.

    Suka

  4. Butuh enginer yang bukan hanya jago coding terus jalan. Mungkin itu kelemahan programmer kita. Itu pendapat saya si.
    Tapi sukses terus buat karya anak bangsa

    Disukai oleh 1 orang

  5. Kok serem ya kalo misal kejadian ke yg top up nya gede gede dan gak nyimpen bukti bukti. So far sih saya top up kalo butuh ada dan nominal kecil kecil. Semoga gak ada kasus kaya gini lagi dan jd bahan evaluasi buat pelayanan CS CS nya ya.

    Suka

  6. Saya driver gojek smg turut prihatin atas masalah ini,makanya pelanggan saya yg biasa menggunakan gopay utk pp kerja sekarang gak aktif lagi(saya selalu menunggu saat2 dia mau order)…terima kasih atas tulisannya.

    Suka

    • Saya sangat berharap hal ini tidak terjadi pada para partner gojek yah pak. Semoga errornya hanya dari sisi customer. Saya tidak bisa bayangkan kalau para partner sudah lelah bekerja tapi ternyata saldo nya hilang

      Suka

      • ida dwi nastiti // 02/02/2017 pukul 8:52 pm // Balas

        Tgl 30 januari sisa saldo gopay sy 3.5000rupiah, hari itu saya top up gopay sebesar 100rb via atm bni, sy cek saat itu jg mmng blm masuk karena singal indost di hp sy lemah….bbrp hari sy tdk membuka aplikasi gojek. Hari ini tgl 2 feb saya membuka aplikasi gojek sy, ternyata saldonya cuma 3.500 rupiah…artinya yg 100rb tdk masuk atau lenyap begitu saja. Bagaimna ini? Apa dari pihak gojek/sistem bisa melacak dn kemudian mengembalikan saldo tsb ke yg empunya akun? Mohon penjelasan

        Suka

  7. Sangat mengapresiasi kritik anda yang begitu konstruktif di tengah cobaan yang dialami. Berkali-kali mendapatkan respons yang sama dari CS tapi tetap bisa menjaga kepala tetap dingin.
    Terlepas dari apa produknya, semoga semakin bertambah konsumen-konsumen yang bisa menyampaikan keluhan sekaligus saran yang membangun ketika menjadi pihak yang dirugikan. Dengan begitu diharapkan terjadi sinergi antara konsumen dan produsen.

    Suka

    • Jika hal baik disampaikan dengan cara yang tidak baik, maka bisa jadi tujuannya tidak tercapai. Oleh karena itu penting bagi kita utk bisa menyampaikan sesuatu dengan cara yang baik juga sehingga lebih mudah diterima 🙂

      Suka

  8. Saya suka tulisan anda. Sangat panjng n mendetail, tapi ga ngebosenin bacanya. Cool, dan mngedukasi. Mantaappp. Trrimakasih infony. Sya jg suka top up ut keprluan sebulan, n akan lbh brhati2

    Suka

  9. posted to CTO group. semoga rekan2 di sana mendengarkan pengalaman ini.

    Suka

  10. semoga masalah ini ditangani dengan serius oleh tim IT mereka. dan mereka membuat program semacam kompensasi bila terjadi masalah yang merugikan pengguna seperti ini. Masa cape cape komplain cuman saldo nya dibalikin doang, effort nya kan melelahkan

    Suka

  11. gundambison // 11/06/2016 pukul 9:31 am // Balas

    ini bisa jadi pesan buat backend
    semua log lebih baik di catat… bila ada log input masuk.. berapa jumlah token yg masuk.. catet..
    kl ujungnya bilang.. LOE bilang enak apa-apa di catet!! spacenya gede…
    ini era modern !! gk jaman yg namanya hemat apalagi kl urusannya duit.. Harusnya ini di laporkan ke OJK sekalian

    Suka

  12. Oh ya ane juga pengguna setia Gojek Om Adam Ardisasmita

    Hari gini masih tanggung-tanggung invest space buat log?
    bubar aja sekalian.

    Suka

    • Ya semoga setelah kejadian ini bisa segera dibuat log yang baik

      Suka

      • btw ane juga pernah ngalamin account ane hilang gitu aja saat layanan gopay belum ada, tapi untung ane belum pernah pakek gopay atau credit.
        setelah itu ane register kembali dengan nomor handphoe yg sama tapi email berbeda dgn account sebelumnya, sampai skrg masih aktif dan mau coba gopay tapi takutnya ntar nih nominal gopay malah masuk ke akun yg sebelumnya krn syarat gopay pakek nomor handphone gitu. dan setelah ngliat artikel ini bisa-bisa gopay jd senjata makan tuan buat gojek.

        Suka

  13. Setuju
    Dengan segala transaksi yang telah ditakutkan dikirimkan via email menurut saya bisa dilakukan gojek untuk memininalisir supaya hal ini tidal terjadi lagi

    Suka

  14. Sabar Wicaksana // 11/06/2016 pukul 4:17 pm // Balas

    kemungkinan terbesar media penyimpanannya error, jadi akun bapak terhapus. tapi perusahaan sekaliber gojek masa iya ga punya server backup sendiri. kemungkinan kecil adalah terindikasi adanya perubahan data, karena hacking atau sengaja diubah (terdaftar atas nama brian).

    yang saya bingungkan adalah masa iya tim IT gojek ga bisa rollback 1 data akun yang hilang, bahkan history transaksinya pun musnah sama sekali. sungguh aneh

    Suka

    • Kata teman saya sih ada beberapa kasus yang sama seperti saya yang terjadi dan sedang dicari tahu penyebabnya apa. Tapi ya fakta bahwa tidak ada backup atau log cukup mengejutkan sih utk perusahaan sebesar gojek

      Suka

    • gundambison // 15/06/2016 pukul 6:04 am // Balas

      Tdk semudah itu
      Pemikiran server backup itu atas keputusan manager. Keputusan ada server bs membuat pola kerja jd lambat dlm dev aplikasi..

      List programing byk tp pemikiran fondasi suka jd point kesekian..

      Sy positif bahwa ada server backup.. biasanya kl.gk ada kejafian.. gk kepikiran

      Suka

  15. Yup, terjadi jg sama saya. Saldo hilang tgl 1 juni, lgsg hub CS via phone n dijanjikan proses, dihubungi CS minta data nomor order etc, aaaand sampe 11 juni gak ada kabar berita.. Emang jumlah msh dbawah 50rb, tp pd bbrp org itu cukup berharga tau -_-.

    Dear TS, klo temen org “dalam” nya udah dpt solusi, please tlg bilangin, tlg saldo gopay customer lain dibalikin jg ya walau blm temenan sama ybs.

    Makasi~

    Suka

  16. Saya driver gojek,untuk pt gojek semoga sistem nya dibuat lebih bagus agar customer tidak kecewa dan pindah haluan,good artikel mas biar jadi bahan instropeksi pt gojek dan training lagi cs agar jawabannya tidak mengecewakan yg komplain baik untuk customer ataupun driver,maju terus gojek ….!!!

    Suka

  17. Udah pernah ngalamin kaya gini juga. Akun saya sampe sekarang gak balik (beserta kredit sekian ratus ribu), menghubungi cS via Twitter dan email pun jawabannya template, saya disuruh nunggu. Via telpon? Gak bisa. Nomor sibuk terus. Sampai kapan? Sampai sekarang gak ada kabar dan akun saya tetap ‘hilang’. Akhirnya saya buat akun dengan email yang lain lagi.

    Sejauh ini saya masih pake jasa gojek, walaupun dalam hati waswas karena takut kejadian kaya dulu lagi. hilang saldo yang sudah di-top-up.

    Suka

    • Iya, klo dibales isinya template rasanya agak kurang puas ya. Saya sih lebih prefer jawaban singkat tapi tepat sasaran daripada panjang2 template doang. Ada bukti transfer nya dan data nomer booking yg pernah complete tidak? Mungkin bisa pakai itu

      Suka

    • Ruri Setiyowati // 10/10/2016 pukul 4:08 pm // Balas

      Salam kenal mba Ajeng Lembayung, apakah sudah ada solusi tentang go-jek credit nya?

      Suka

  18. Sebenarnya ada satu tambahan lagi tentang kasus ini yang jadi concern saya:
    Kalau semua data TS hilang, berarti semua transaksi TS di driver gojek juga hilang dong? Berarti mereka gak bisa cash-in pendapatannya sehubungan dengan pekerjaan buat TS dong?

    Suka

  19. Pak Nanang // 12/06/2016 pukul 1:16 am // Balas

    Berarti data bapak dibajak… bisa ke cybercrime mabes polri kalau IT gojek tak bisa menyelesaikan… Saya partner gojek melihat gojek indonesia masih antikritik, saya mengalami suspend saat pengiriman gokilat karna tidak bisa kirim barang setelah pengambilan barang pelapakonline, saya berkali2 confirma bahwa saya cancel setelah pickup karna bapak saya kecelakaan diluarkota dan barang sudah saya kembali kan kepelapak. Tapi suspend tetap diberikan, kelemahan sistem gojek itu satu dan saya harap bisa diperbaiki agar tidak collapse nantinya yaitu sistem nya masih antikritik sehingga user dan partner tidak bisa menggunakan customer atau driver support yang benar2 bisa mengatasi permasalahan nyata dilapangan. Sori mas ardi ngeramain sitenya aja nih.

    Suka

  20. Artikel yang keren dan positif, sewaktu promo pakai go pay discount 50% ,saya sampai harus hitung2 dulu jarak tempuh PP kantor ke rmh per hari nya ,mau ambil keputusan top up sebulan aja sekalian, tp punya feeling g enak,khawatir hp hilang, bukan masalah top up bakal hilang ,ternyata om adam dan customer lain nya mengalaminya. Apalagi keluarga saya sering mnt pesan gojek tanpa mau bayar cash, malah tadi nya mau saya tawarkan ke teman untuk naik go jek pakai account go pay saya aja. Tapi setelah baca artikel ini, cukup pas mau pakai aja deh top up nya, mungkin 5 hari sekali baru top up. Lumayan kan seminggu ongkos bisa 300 ribu PP kalau bayar cash mdh2n pakai go pay masih promo 25%, kalau perlu promo yg 50% di launching lg.

    Suka

  21. Info yang sangat menarik,kalau perlu sebar luaskan agar kejadian tidak terulang kembali/jangan menggunakan Gopay bila masih ada kejadian seperti ini (memalukan+memilukan),
    Saya selaku Mitra Gojek,Turut berduka atas hilangnya akun&Saldo Gopay Bapak…..
    Semoga kedepannya Gojek bisa lebih Baik lagi….

    Suka

    • Terima kasih pak. Saya yakin teman2 yang ada di gojek merupakan anak muda yang cerdas2 dan sedang berusaha memperbaiki dan mengembangkan sistem gojek lebih baik lagi. Mari kita doakan bersama

      Suka

  22. Sir De Leon // 12/06/2016 pukul 5:17 am // Balas

    Mungkin yaa semenjak tanggal 1an gitu, backend IT nya GoJek juga lagi pada sibuk mberesin kasus-kasus semacam kasusnya mas Adam.

    Bisa jadi kasus tsb merupakan salah satu top ten complaint disana.

    Barangkali lagi ada internal migration atau upgrade sistem kali mas, persiapa lebaran 😊

    Suka

    • Bisa jadi. Banyak juga kemungkinan lainnya dari faktor teknologi hingga human error. Jadi saya sih wajar saja hal ini terjadi, yang digarisbawahi adalah pelayan terhadap konsumen yg terkena imbas jg harus di tingkatkan

      Disukai oleh 1 orang

  23. Mungkin itu CS dari outsorcing..
    Jadi ya jawabanya hanya copas sesuai standar yang mereka ketahui saja 😂
    Karena skrg lebih murah biaya outsorce daripada rekrut karyawan untuk perusahaan..
    Namun ya bgtu lah resiko nya kalau perusahaan menggunakan jasa outsorce.. Pegawai tidak ada rasa tanggung jawab & motivasi untuk support kemajuan perkembangan perusahaan tersebut.. Karena seberapapun usaha mereka untuk support tuh perusahaan tidak akan ada perkembangan / kemajuan nya (hasil) yang didapat.. Ya jadi terima nasib sajalah bagi kalian yg mengalami keluhan komplain dengan para pihak CS outsorce.. “mereka learning by doing dan merekapun tidak pernah mengetahui seperti apa struktur & organisasi yang sesunguhnya pada perusahaan tempat mereka dipekerjakaan.. #keeprespect #justcomment 🙏

    Suka

    • Sepertinya memang mengurus pelanggan dalam jumlah besar membutuhkan CS yang juga banyak. Outsource merupakan salah satu solusi. Tapi saya setuju, kalau outsource, value perusahannya tidak begitu tertanam.

      Suka

  24. pernah mengalami akun hilang dan tak bisa Login juga. untung tidak menggunakan fitur go pay mereka. masih belum percaya sama model top up seperti ini.

    Suka

  25. waktu itu juga pernah sih kehilangan akun gojek, dan sama ada ktnya ketemu akun sy tp ya gt emailnya berubah no telponnya juga berubah ……
    padahal sy sudah kirim bukti dari activate di email saya tapi CSnya bilang yg terdaftar bukan itu dan pihaknya bilang suruh forgot password
    lah email yg dikasih dari gojek aja sy ga tau apalagi passwordnya

    saran buat gojek tolong dibikin database user itu selalu di backup secara terjadwal, jadi kalo misalkan servernya lagi ngambek dan error minimal data si user ttp ada

    Suka

  26. artikelnya sangat detail, jelas dan tidak berat sebelah juga. semoga pihak gojek bisa segera mempertanggungjawabkan hal ini ya

    Suka

  27. Saldo saya juga hilang, setelah cek di history ada yg pake akun saya beli go-food di kota medan, secara saya di jakarta dan merasa tidak pernah order pake akun saya. So far sudah infoin cs, masih ditanya data-data gitu sih. Tapi bikin jera untuk pake go-pay lagi.

    Suka

  28. Wah, iya juga, tidak ada email kalao top up berhasil atau ada transaksi. Nanti kalau ada dispute, sangat merugikan pengguna nih.

    *sambil ngecek saldo gopay

    Suka

  29. Tulisan yang berimbang dan baik sekali, Pak. Saya Driver Gojek. Sebagai Driver, saya sudah mencurigai dari tahun lalu bhw data rentan hilang sejak saya menanyakan penjelasan transaksi pembayaran saya periode 3 bulan terakhir. Tapi belakangan ini Gojek mulai menyediakan angka yang bisa di-trace, ini jauh lebih baik meskipun saya masih ragu apakah angka yang muncul bisa dijelaskan detil oleh mereka, apalagi kalau mengingat saya hanya dilayani oleh tenaga outsource dengan akses terbatas. Dengan demikian, Saya setuju dengan saran Bapak diatas agar customer turut aktif menyimpan data historis mereka agar suatu waktu dapat dipergunakan. Berapapun angkanya, uang memang sensitif, apalagi kalau nanti (misalkan) Go-Pay masuk ke dalam ranah penyeledikan pajak. Your in-out is your life. Tetap berimbang dan berpandangan positif terhadap Gojek yah, Pak. Thanks.

    Suka

    • Terima kasih atas komentarnya Pak. Satu fitur yang saya harapkan hanya ada email notifikasi setiap ada transaksi di Gojek sehingga ada bukti digital seperti bon kalau kita sudah bertransaski (terutama yang menggunakan gopay)

      Suka

  30. Harus ganti buru buru :3

    Suka

  31. Artikel anda masuk kaskus, pak.
    Kayaknya itu akunnya dihack, soalnya lagi rame bahas ginian
    http://m.kaskus.co.id/thread/5785a561a09a3920718b4567/warning-yang-punya-akun-gojek-segera-ganti-password-anda-gojek-bocor/

    Suka

  32. Maaf, pak mau nanya saya juga baru kehilangan beberapa rupiah dari go-pay saya, kalau kasus bapak ini kabarnya sekarang bagaimana apa sudah beres? uangnya bisa kembali? terima kasih. saya barusan mengajukan komplain.

    Suka

  33. Saya baru mengalami nya, cuman perlu SOP yang jelas khususnya untuk CS ya, agar pelanggan tidak merasa dipermainkan, ingat SOP itu penting apapun masalahnya bisa diselesaikan dengan cepat dan sesuai prosedur, dongkol sih tapi mau bagaimana lagi, bukan masalah scalabilitas saja namun keamanannya juga perlu di tingkatkan

    Suka

  34. berita diatas sangat menarik gan…
    memang lagi marak nih akun gojek kena hack
    saya juga menulis beritanya di website saya.
    http://www.infoberbagi.com/2016/07/berita-terkini-akun-gojek-kena-hack-go.html

    Suka

  35. saya pernah mengalami, saldo gojek terpotong tidak sesuai dengan tarif perjalanan yg tertera sblmnya, tidak seberapa siy tiap kali kelebihan potong tsb, cuma berkali-kali, saya kirim email ke CS gojek jawabannya minta nomor ordernya, lha berhubung saya tidak ingat brp kelebihan pemotongan tiap order, jadi saya tdk yakin memberikan nomor order tsb, takut berimplikasi ke driver gojeknya, saya cuma menyampaikan minta historical balance dari saldo go pay saya, tp sampai sekarang gak dikasih kasih, saya jadi malas top up go pay, ya udahlah tunai ajalah klo pake layanan gojek dan teman-temannya. terima kasih share-nya mas.. salam kenal

    Suka

  36. ini sistem sudah betul apa belum ya ?

    saya mau top up hanya setelah baca artikel ini jadi ragu , di postingan awal sampe ada imbas kena akun bank kah ?
    atau hanya akun gojek ?

    jadi aman atau tidak untuk melakukan top up gojek ?

    Suka

  37. Komentar Tertinggal / Update Komentar :

    ini kontak CS lewat email di website Go-Jek kok gak bisa melulu ya ?
    jadi begitu submit hanya loading saja , tidak ada report terkirim atau gagalnya .

    haduuuuuuuh , seharusnya Go-Jek ini bebenah yang sudah ada dulu ketiban fokus menambahkan fitur layanan dll .

    masa contact support melalu situs resminya aja begini @____@

    Suka

  38. baru kemaren malam account Go-JEK istri saldonya tiba-tiba lenyap terkuras jadi nol rupiah, ajaibnya waktu telp call center dijawab sm CS yang agak songong dibilang dipakai belanja di alfaamidi Jembatan lima Jakarta, dipakai beli rokok dunhill 3 bks dan 2 ultramilk. otomatis emosi krn seminggu ini kita ga ke Jakarta dan posisi kami di Surabaya. dan tentunya keluarga kita ga ada yang ngerokok. kemudian dijanjikan akan di email bantuan dan disuruh catat kode komplain 7 digit angka, (yg komplain udah jutaan kali ya) dan setelah di cek history emang tiba2 ada muncul order belanja gopay itu lengkap foto driver GO-JEK nya, dan alamat tujuan antarannya TIDAK ADA. dicatat call center dengan judul keluhan kena hack, lah berarti mereka udah sering tuh ampe opsnya langsung berkesimpulan kek gitu.

    moga-moga duit segera dikembaliin, atau gue posting di semua web back link gue, dan seluruh account medsos. kalau perlu gue setting SEOnya supaya keluhan gue muncul di google search dengan keyword “GO-JEK”.

    gue sih pesimis nih app bakalan bisa bener, dengan mentalitas management kayak gini. dijanjiin 10 menit email aja udah 2 jam email ga masuk, kayaknya nih operator call center kudu di maki2 dulu kali ya.

    Suka

  39. Arif Mendez // 16/08/2016 pukul 8:48 am // Balas

    Baru tadi pagi saya isi top up Go Pay dari salah satu bak lewat aplikasi mobile. Pas saya cek di aplikasi mobile banking saya berhasil. Namun ketika saya cek di aplikasi gojek, saldo tidak nambah juga padahal udah ngisi 20 ribu 😦 Itu gimana yha jadinya??

    Suka

  40. Kalau pengalaman saya di curhati driver2 takut klo depositnya ilang pak..ato suspended ya bahasa kerennya..saya kasian sekali..
    Saya bilang ke bapaknya diurus di kantor gojek saja pak..komplain kenapa deposit bapak tidak bs diambil ato hilang tiba2..
    Mereka bilang males ngurus di kantor..kayak dianggap “keset” sama orang kantor..padahal mereka itu kan mitra gojek..anggap sbg mitra dong..tanpa driver2 bapak2 sekalian itu..apa bisa jalan..
    Sekedar sharing aja sih pak 😦

    Suka

  41. saya dan suami baru mengalaminya pagi ini. gopay tiba2 bersaldo 0 padahal seharusnya masih ada.. kejadian ini membuat saya tidak percaya lagi dengan gojeg karena go pay yang ada ditilep, hilang begitu saja.. hopeless akan kembali. ternyata banyak juga kejadian ini.. cepat kaya dong kalo begini..

    Suka

    • Halow mbak… the same thing happened nih sama aku pagi ini. Saldoku yang lebih dr 100rb jadi nol rupiah. Memang aku perhatikan di iklan di gojek app sedang dalam peningkatan perbaikan.

      Coba telp gojel cs. Ga bisa.
      Coba kirim complain,dijawab dgn template yg ga jelas. Duh!

      Suka

  42. info dari teman, ternyata sedang ada proses maintenance
    jadi pas jam 9 saya cek, saldo gopay sudah kembali seperti semula
    Puji Tuhan

    Suka

  43. solusi yg mudah jgn topup gopaynya. baik pake cash saja. muehehee *pengalaman pribadi*
    akun gojek kena hack, gue dimarahin tukang gojek.

    Suka

  44. mau share aja dan mohon diberi masukan saya harus bagaimana, tgl 27 agt 2016 kmrn saya top up lewat go mobile ..transaksi berhasil namun saldo go pay saya masih rp 0,-, saya kroscek ke call center bank terkait dan di cek transaksi berhasil dan sukses terkirim ke pt gojek. akhirnya saya kirim email kr cs gojek direspon dengan meminta data2 dan bukti transfer. saya sudah kirimkan beberapa kali.namun belum ada kabar.kira kira saya harus menghub siapa lagi ya?..yang saya heran apakah benar rumor soal akun gojek dapat dijual beli kan..karena saya heran ada beberapa kali email masuk utk verifikasi ganti password..padahal saya tidak pernah ganti password..duhhh baru pertama kali mau coba gopay bukannya dapet diskon malah nasib uangnya ga jelas….

    Suka

  45. saya jg mengalami hal tersebut. Saya ga bisa login, akhirnya saya reset password yg dikirim k email saya.. Dan taraaaa, ternyata saat gojek kirim email untuk sya reset password ternyata bukan nama saya. Saya penasaran dan login dgn password baru, ternyata benar nama yg tertera di akun gojek bukan nama saya melainkan nama org lain. tapi anehnya alamat email & no hp yg tertera itu pny saya.. 😐
    Ternyata deposit saya berkurang dari 50.000 mnjadi 10.000 (untung depositnya kecil hehehe). Saya cek history transaksi ternyata selama september ada transaksi pd aplikasi gojek, padahal dari topup tgl 22 agustus sampai detik ini saya tidak melakukan transaksi gojek sama sekali.
    Langsung saya telp cs Gojek, dan saat ini sedang diproses.

    Suka

    • Ruri Setiyowati // 07/10/2016 pukul 3:57 am // Balas

      Tulisan yang sangat bagus pak Ardiaz, saya saat ini juga sedang melakukan penelitian/tesis mengenai perlindungan hukum terhadap sistem pembayaran dengan Go-Jek Credit/Go-Pay bagi pengguna Go-Ride, jika ada bapak/ibu?kakak yg mengalami masalah tersebut dan bertempat tinggal di Jakarta atau Bogor, saya ingin sekalil melakukan wawancara, saya juga ingin mendapatkan masukan supaya ada solusi terhadap masalah tersebut, terimakasih.

      Suka

      • Maaf baru balas sekarang, apa masih butuh info terkait materi penelitiannya?

        Suka

        • Ruri Setiyowati // 28/10/2016 pukul 9:26 pm // Balas

          Terima kasih sudah mau membalas komentar saya, benar pak, saya masih membutuhkan banyak info mengenai keluhan komsumen terkait dengan go-jek credit/go-pay.

          Suka

        • Ruri Setiyowati // 15/11/2016 pukul 11:04 am // Balas

          Masih relevan pak Adam Ardisasmita, terutama dalam penyelesaian keluhan pelanggan… cs agak berbelit-belit

          Suka

          • Ruri Setiyowati // 24/11/2016 pukul 2:47 pm //

            Sampai saat masih banyak kejadian serupa pak, bapak dapat lihat keluhan teman-teman di sini, ini baru sebagian yang kebetulan menemukan blog bapak sehingga dapat curhat di sini, tapi saya yakin masih banyak orang yang mengalami masalah dengan saldo go-pay yg hilang tapi tidak tahu mau curhat kemana.

            Suka

    • Alhamdulillah 2 hri yg lalu tgl 5 oktober 2016 saldo gopay sya yg hilang Rp 40.000 telah berhasil sukses dikembalikan PT Gojek k akun sya yg baru (akun yg lama direset). Walaupun prosesnya memakan waktu krg lbh hampir sebulan, setidaknya mereka merespon dgn sangat baik.

      Suka

      • Ruri Setiyowati // 07/10/2016 pukul 4:24 pm // Balas

        Syukurlah, kalo sudah berhasil dikembalikan go-pay yg hilang

        Suka

      • Hi, akun lama direset apakah maksudnya sign up dgn email&password baru namun nomor hp tetap sama? Krn saldo gopay saya tiba-tiba hilang 50.000, setelah berbelit lapor CS, mereka nyuruh utk signup dgn email&password baru namun nomor hp lama.

        Suka

  46. Ummu Shafiq // 14/11/2016 pukul 10:35 am // Balas

    dear penulis artikel dan juga teman2 yang berkomentar, saya juga dapat kesulitan neh…setelah menjadi pengguna go-jek, terutama go-car sekian lama, dan masalah rata2 hanya sekali pesan go-jek, dua tiga driver menelpon, maka masalah kemarin dan sekarang lebih menyebalkan. sekarang (mulai kemarin), order saya tidak diterima, tulisan di aplikasinya: maaf, anda tidak bisa membuat order, silakan menghubungi costumer service untuk informasi detailnya (ya mirip gitu pesannya), trus saya hub cs, eeeh, malah ga bisa2 bicara sama mereka, selalu minta tekan no ini itu, tapi ga bisa2…menyebalkan sekali…cs kok ga bisa dihub, mana no nya cuma satu…. pusing kepala barbie…mohon info bagaimana menyelesaikan kasus saya ini, saldo top up saya 481.000, kan sebel banget….punya uang ga bisa digunakan..mohon teman2 yang memahami dan bersedia memberi jalan keluar atau kemana harus menelpon selain ke no cs yang resmi itu…hub saya di 089520626904..bisanya cuma sms…wa akan saya berikan secara pribadi nanti…terima kasih banyak

    Suka

  47. Ummu Shafiq // 14/11/2016 pukul 12:52 pm // Balas

    teman2 semua, alhamdulillah masalah saya sudah selesai setelah melaporkan permasalahan secara lengkap melalui twitter dan kemudian dijawab oleh pihak gojek ….selang beberapa jam kemudian yaitu barusan, maka akun saya telah aktif kembali….

    Suka

  48. Adhi Andrianto // 17/11/2016 pukul 11:24 am // Balas

    Izin share ya bos. ‘Cos baru ngalamin juga. Nominalnya sih kecil tapi bisa berefek buruk ke depannya kalo tidak diperbaiki. Di kasus saya, berkurang 1.000 beberapa kali. Lucunya saya pikir, saya mungkin salah lihat atau lupa saldo terakhir, lalu saya diamkan. Yang terakhir berkurangnya 11.000, oops, ternyata saya tidak salah lihat/lupa. Ternyata benar adanya… 😀 Sudah lapor Go-jek tapi belum ada respon. Mudah2an bukan karena yang hilangnya cuma ‘recehan’. O ya, satu lagi. Tiba2 akun saya sempat minta login, padahal saya ga pernah logout. Akhirnya saya ganti password aja, tapi entah ada efeknya atau tidak. Thanks.

    Suka

  49. Halo semua, saya terhitung baru urusan menggunakan layanan GOJEK. Minggu lalu langsung top up Rp.100.000 sudah saya gunakan tiga kali namun yang kedua saya bayar cash. Kalo dihitung-hitung sisanya harusnya Rp.77.000 namun baru sempet sore ini buka app gojek dan terkejutlah pas mau order pake GOPAY kok saldo saya tidak mencukupi. Ternyata saldo saya yang harusnya Rp.77.000 tinggal Rp.1000 doang. Saya langsung telp CS dan CS pun bingung karena saldo saya disistem mereka juga Rp.1000 . Cs telp akhirnya memberikan semacam kode laporan dan akan diproses kurang lebih 2x24jam. Semoga saja benar-benar diproses ya dan dikembalikan saldo saya. Lumayan uang segitu untuk anak kuliahan seperti saya

    Suka

  50. Akhirnya saya nemu juga artikel mengenai GoPay ini. Saya juga mau share klo boleh. Saya sudah lama pake GoPay. Tanggal 17 Nov saya isi GoPay, hingga total 100 ribu. Memang dipake untuk GoRide. Pas mau dipake lagi tanggal 18 Nov, sisa saldo tinggal 5 ribu. Padahal sisanya masih ada 81 ribu. Komplen ke CS via email, ternyata ada transaksi GoPulsa 2 kali dengan total 76 ribu. Cek runutan waktu, isi GoPay jam 8:40 (total saldo 100 ribu) dan sistem GoPulsa status pembelian sukses jam 04:25 dan 04:26 (total saldo 10.500). Sampe ini ditulis, belum ada tanggapan CS GoJek soal klarifikasi kenapa sistem GoPulsa bisa kasih status sukses untuk transkasi senilai 76 ribu saat total saldo di GoPay hanya ada 10.500.

    Suka

    • Wah sama nih, saldo gopay saya hilang dan di sistem tertulis bahwa saya isi gopulsa. Pada tanggal tersebut, saya dapat sms dari gojek krn terindikasi login dari device lain. Saya sudah komplain ke CS beserta bukti mutasi pengisian pulsa sebulan terakhir yg jelas-jelas tidak ada pengisian di tanggal gopay saya hilang krn isi gopulsa.

      Suka

  51. Hi Brian… Wkwkwkwkwk

    Suka

  52. Saya mengalami hal serupa.. saldo saya raib.. tpi syukur hanya 50rbu di saldonya gopay.. pas saya mau make besoknya eih gak ada/kosong. Sayangnya gak ke capture bukti2nya..jadinya bayar cash aja karna buru2.

    Suka

  53. Beberapa hari yang lalu tepatnya 2 desember saya melakukan top up gopay via atm. Namun sayang saldonya tidak masuk dan untuk ukuran mahasiswa itu sangat berharga. Langsung telpon cs by phone, terus mention twitter, reminder lewat email. Mulanya disuruh tunggu 2 x 24jam namun sampai 3x 24 jam belum masuk juga. Alhamdulillah setelah komplain ke bank yang bersangkutan pula saldo saya dapat masuk. Record transaksi memang sangat penting. Setidaknya kita sudah mencoba menjadi costumer cerdas. Love gojek as always ❤

    Suka

  54. Debby Riana // 09/12/2016 pukul 2:05 pm // Balas

    Saya pelanggan GOPAY punya masalah hilang saldo Gopay 2 x di bulan Sep dan Okt, tetapi 2 x itu juga saldo nya balik di bantu CS yg ber macam2, dan dengan effort yg lumayan … jadi aku cukup percaya lah sama Gojek

    Suka

  55. ijin sharing yah gan

    Suka

  56. Terimakasih atas cerita serunya, Pak. 😀
    Tadinya saya mau beli pulsa GoPay. Skrg saya pikir pikir lagi deh.. 😀 Sepertinya saya tidak mau repot minta kembali saldo yang hilang. Mungkin Brian sudah siaga dengan akun lain. Salam buat Brian, ya Pak. 😀

    Suka

  57. Wah nasibnya sm kyak aku, isi gopay 50rb (meskipun nominal kecil tp lumayan jg) & sampe saat ini belum muncul di aplikasi gojek aku, screenshot bukti tfr & bukti saldo terakhir aku msh lengkap nih, udh 6x tlfnin cs gojek dan pulsa udh hbis bnyk jwbnnya tidak ada yg menyelesaikan masalah, aku juga pelanggan setia gojek tp kalo ada kejadian gini pasti kecewa dgn pelayanannya 🙁🙁

    Suka

  58. dua hari ini saldo go pay saya berkurang, total 51.000, setelah komplain, dapat balasan ternyata di saya ada transaksi go pulsa, padahal tidak pernah saya lakukan transaksinya, sebelum kejadian saya dapat notif seperti ini …To confirm that you’re logging in to your GO-JEK account from another device, please click the verification link https://api.gojek.co.id/customers/device?token=057190a3-b174-4fdb-afe1-7f2eb777c084. This link will only be active for the next 1 hour(s). dikirimkan melalui no. +6285857489626

    Suka

  59. Feminindia Kartika // 07/01/2017 pukul 3:01 pm // Balas

    Akhirnya nemu juga postingan tentang Go-Pay yang sering bermasalah.. Saya kemarin top-up go-pay 50.000 via driver, hari ini tiba-tiba saldo berkurang 26.000 jadi 24.000. Saya juga berkali-kali dapat SMS dari Gojek To confirm that you’re logging in to your GO-JEK account from another device, please click the verification link bla bla bla.. So disappointing. CS engga bisa kasih solusi yang real.

    Suka

  60. baru banget kejadian di saya tgl 6 januari 2017. di saat butuh banget kendaraan, dg deadline check in penerbangan ke CGK sy order gocar. sebelumnya top up gopay, supaya bisa memanfaatkan promo diskon 40% nya. ternyata malah apes yg didapat, hehe. begitu driver sudah mau sampai tiba2 aplikasi gojek tertutup dan bookingan saya ke cancel otomatis. pas sign in ulang saldo gopay saya uda 0 aja. ga ngerti kemana rimbanya tuh uang.

    Suka

  61. Itu mah boong gopay bisa 18 jt xxx ga mungkin max 2 jta klo ga bisa login itu udah di apus akunnya sama gojek karena ketauan pake gopay siluman

    Suka

  62. Saya juga mengalami masalah dg Go Pay. Saya menggunakan Go Pay sejak Januari 2017. Setiap mengisi rating driver, di bawah rating itu ada pertanyaan apakah saya ingin memberikan tips kepada driver. Meskipun saya memakai pembayaran via Go Pay, saya selalu memberi tip kepada driver secara tunai dan saya selalu mengabaikan pertanyaan apakah saya ingin memberikan tip kepada driver.

    Akan tetapi, rasa penasaran saya malam ini sedang kambuh. Saya penasaran dengan pertanyaan apakah saya ingin memberikan tip kepada driver beserta nominalnya. Rasa penasaran saya disebabkan ketiadaan informasi mengenai pemberian tip tersebut, misalnya apakah Go Jek ingin mengetahui tip yang diberikan users kepada driver atau tips dipotong dari Saldo Go Pay.

    Akibatnya, saldo Go Pay saya dipotong sebesar jumlah nominal tip yang saya pilih. Saya menelepon CS Gojek untuk meminta refund mengenai pemberian tip tersebut. CS Go Jek mengatakan jika Go Jek tidak dapat melakukan refund terhadap kesalahan transaksi yanh dilakukan user melalui Go Pay. Saya tanya alasannya. Pihak Go Jek dapat mengkonfirmasi ke driver jika tidak mempercayai saya. Jawaban CS tetap tidak bisa dan menyalahkan kelalaian saya. Saya tau kalau saya salah tetapi Go Jek juga salah karena tidak ada penjelasan pemberian tip kepada driver melalui sistem Go Pay di Privacy Policy atau Syarat Ketentuan Go Pay. Saya meminta CS untuk menjadikan hal tersebut sebagai masukan kepada pihak Go Jek tetapi CS hanya mengulang-ngulang penjelasan seperti hafalan text book. Semoga Go Jek lebih bijak dan terbuka mengelola sistem Go Pay serta memiliki fasilitas Refund seperti aplikasi sejenis yang lain.

    Suka

  63. This will be a fantastic site, will you be interested in doing an interview regarding just how you designed it? If so email me! accekdeedgkfgeac

    Suka

  64. Iyap, salah satu kekurangan gojek adalah tidak ada rekapan by email seperti grab dan uber. Jadi ketika terjadi kemungkinan crash atau error, sulit dilacak rekapannya. Btw, keren perjuangannya. Good job, sir! 🙂

    Suka

  65. ijin copy untuk di-paste di akun FB saya, Vat Budhiardjo T

    BTW, belum ada lanjutannya?
    berarti kasus yang terjadi tanggal 01 Juni 2016 ini belum selesai
    apa cuma ditampung saja oleh pihak Gojek dan tidak ada notifikasi lanjutan bahwa masih tengah diusut?

    Suka

  66. maaf

    ternyata sudah dikembalikan (16 Juni 2016)

    Suka

6 Trackbacks / Pingbacks

  1. Loves Your Works and Works Your Love!
  2. Waduh, Ribuan Akun Gojek Dibobol dan Diperjualbelikan di Internet! | LABANA.id
  3. Go-Jek’s payment system allegedly hacked. Go-Jek denies it. – NICCO SOLUTION
  4. Go-Jek’s payment system allegedly hacked. Go-Jek denies it.
  5. Pelangi Herbal – Inilah Jawaban GO-JEK Terkait Isu Akun GO-PAY yang Dibobol Hacker
  6. “Hanya Uber” yang Dipercaya untuk Transaksi Pembayaran dengan Kartu Kredit | LABANA.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: