My Journal

Modal Terbesar Sebuah Startup

Hari Minggu kemarin saya diundang untuk mengisi seminar nasional di IPB. Topik yang saya bawakan mengenai Virtual Reality dan dunia pendidikan (nanti materinya saya share di channel youtube saya yah). Biasa, di sesi QnA, pertanyaan cukup variatif. Ada pertanyaan yang menurut saya menarik yakni kalau mau membuat startup, modalnya apa sih? Cara memulainya gimana biar bisa sukses?

Sebenernya kalau dicari “rumus baku agar sukses” dalam membangun startup itu cukup rumit yah. Tiap orang punya case berbeda dan caranya masing-masing untuk menuju ke tangga keberhasilan. Jadi untuk memberikan jawaban pertanyaan tersebut, sesungguhnya tidak bisa dengan jawaban generik. Tapi menurut saya ada satu sih bekal yang paling penting dalam membuat Startup yang bisa berlaku untuk banyak jenis startup. Modal terbesar sebuah startup menutu saya adalah tim.

baca juga : Tiga Kesalahan Yang Sering Dilakukan Oleh Startup Baru

Kenapa tim? Kenapa bukan ide bisnisnya? Karena yang namanya startup adalah proses untuk menemukan bisnis model baru untuk menjawab sebuah permasalahan. Dalam proses tersebut, bisa saja ide awalnya ternyata tidak valid di pasar sehingga harus melakukan pivot. Atau bisa saja ide awalnya tidak bisa tereksekusi dengan baik sehingga tidak menghasilkan result yang baik. Investor sendiri ketika mendengarkan pitching ide dari startup, hal utama yang dilihat adalah timnya. Apakah tim tersebut punya kapabilitas untuk mengeksekusi ide yang ditawarkan, apakah timnya punya komitmen yang kuat, apakah komposisi timnya seimbang, dan lain sebagainya.

Banyak investor yang bilang, daripada invest di startup dengan ide yang bagus tapi timnya jelek, lebih baik invest di startup yang timnya bagus meskipun idenya biasa saja. Karena pada akhirnya, yang menentukan apakah ide sebuah startup itu bisa sukses atau tidak adalah ekseskusi. Eksekusi yang baik hanya bisa dilahirkan dari tim yang baik pula.

baca juga : 7 Tips Startup Dari Workshop Google Launchpad

Jadi bagi kamu yang ingin memulai sebuah startup, mulailah dari membangun tim yang baik. Mencari tim ini juga tidak mudah, prosesnya mungkin mirip kayak mencari jodoh. Saya sendiri bersukur di Arsanesia punya tim yang super dimana masing-masing memiliki skill terbaik di bidangnya. Bisa dipertemukan tim seperti ini juga bukan hal yang instant. Dari pertama kali Arsanesia didirikan hingga kini sudah beberapa kali berganti komposisi sampai bisa dititik ini. Kalau ada orang yang bertanya apa yang membuat Arsanesia bisa sejauh ini, jawabannya adalah tim yang kuat.

baca juga : Pentingnya Tim dalam Sebuah Startup

Iklan
About Adam Ardisasmita (1204 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Trackback / Pingback

  1. Trust Your Gut – Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: