Iklan
My Journal

Microsoft Menjadi Si Anak Keren Lagi

Sekarang kalau kita bicara perusahaan yang penuh dengan inovasi dan kreativitas di bidang teknologi, nama-nama yang akan muncul adalah perusahaan seperti Google, Facebook, Apple, dan lain-lain. Microsoft yang dulu sempat merajai industri IT, justru image-nya terkenal tua, kolot, dan konvesional.

Namun setahun ke belakang ini, semenjak Microsoft dipimpin oleh Satya Nadela, semua berubah. Microsoft yang dulu dianggap cupu dan mainannya orang tua, kini mulai terlihat keren lagi. Keputusan strategi dan inovasi baru dari Microsoft sukses menarik perhatian banyak pemerhati teknologi.

Hal-hal yang menurut saya keren yang dilakukan oleh Microsoft setahun ke belakang adalah aplikasinya terbuka untuk platform lain. Office for iOS/Android bagus banget (bahkan lebih bagus dari yang buat Windows Phone).Terus beberapa bulan lalu masuk ke dunia IoT dengan HoloLens dan memberikan support untuk Raspberry Pi.

Microsoft Hololens

Microsoft Hololens

Dari hal-hal itu saja saya sudah melihat ada niat yang bagus untuk menjadi lebih terbuka, lebih mendengarkan tren, dan ikut berlari membuat inovasi. Hal yang menurut saya harusnya sudah dilakukan Microsoft dari 4 tahun yang lalu. Mungkin saya pikir ini sudah terlambat bagi Microsoft untuk mengejar dan meluncurkan inovasi lainnya. Ternyata saya salah.

Rabu malam, di acara Build 2015, Microsoft kembali mengejutkan saya sebagai seorang developer. Salah satu strategi supaya device-nya laku, Apple mewajibkan developer pakai Mac untuk develop iOS/OSX application, Microsoft sama. Eh tiba-tiba Visual Studio (untuk develop Windows App) hadir juga di OSX dan Linux.

Tidak sampai di situ saja, OS baru Windows berlaku universal dengan Windows 10. Satu OS untuk semua perangkat Microsoft, mulai dari smartphone, tablet, hingga PC. Jadi hanya ada satu store untuk satu aplikasi untuk semua perangkat. Dan tambahannya lagi, Microsoft memudahkan aplikasi berbasis Android (C++ dan Java) ataupun iOS (Objective C) untuk bisa diporting ke Windows 10. Artinya kekurangan aplikasi yang ada di platform Windows akan bisa dicover dengan lebih cepat.

Tidak hanya saya, berbagai media teknologi menganggap langkah yang dilakukan oleh Microsoft sangatlah bagus dan patut diapresiasi. Terlihat bahwa Microsoft bukan lagi berlari untuk mengejar ketertinggalan, tapi lagi sprint. Hehehe Mereka mencoba untuk masuk kembali ke persaingan, menjadi perusahaan teknologi yang penuh dengan inovasi dan gak sekedar jualan produk ke bisnis.

Apakah strategi ini akan berhasil? Kita tidak akan tahu yah sampai waktu yang membuktikan. Yang jelas, Microsoft sudah berada di jalur yang tepat untuk bisa ikut dalam persaingan. Kita lihat saja bagaimana eksekusi dari Visual Studio untuk OSX/Linux, bagaimana performa Windows 10, bagaimana HoloLens bisa diterima pasar, dan lain sebagainya. Kita tunggu saja eksekusi dari Satya dan kawan-kawan 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. [Versus] Pilih Mac atau PC? | Ardisaz
  2. Makna Kata Smart Pada Smartphone – Ardisaz
  3. Teknologi Hologram Sudah Semakin Dekat Dengan Hadirnya HoloLens – Ardisaz
  4. Ketika Microsoft Melangkahi Apple – Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: