My Journal

Moto 360, Smartwatch Paling Ganteng Saat Ini

Kalau kemarin saya sudah bahas smartwatch yang paling bagus fungsionalitas dan usabilitynya, yakni Pebble Smartwatch. Saat ini saya ingin ngebahas smartwatch yang menurut saya paling Ganteng, yakni Moto360. Katanya sih don’t judge book by its cover, tapi yang namanya jam, pasti erat kaitannya dengan fashion dan penampilan, oleh karena itu si Moto360 perlu untuk kita simak baik-baik.

Moto360 adalah smartwatch buatannya Motorola. Kenapa namanya 360? Karena berbeda dengan jam tangan cerdas lainnya yang ada di pasar, si Moto ini bentuknya bulet. Yaaa.. walaupun layarnya gak bulet banget sih gara-gara ada potongan di sisi bawahnya. Bagi beberapa orang itu ngeganggu, tapi klo saya pribadi sih gak masalah kok. Naturalnya memang jam tangan itu bundar, oleh karena itu semenjak diumumkan, Moto360 dapet respon yang super duper heboh dari pasar.

Moto360 emang didesain untuk jadi jam tangan elegan dan highclass. Pemilihan bahannya juga diperhatikan dengan detil mulai dari material jamnya hingga strapnya. Kalau ngeliat sekilas aja, langsung keliatan nih klo ini adalah jam mahal. Walaupun kalau dari sisi fisik, ukurannya agak terlalu gede dan tebel, apalagi buat orang Indonesia yang pergelangan tangannya kecil-kecil 😥 Saya nontonin review2 orang US aja masih keliatan besar banget jamnya, apalagi di tangan saya.

Oke, secara tampilan sih so far udah poin plus yah. Tapi ternyata banyak banget kekurangannya yang cukup ngebuat saya mikir-mikir untuk beli ini (kayak bakal beli aja :p). Yang paling utama adalah perangkat ini khusus untuk Android, jadi yang punya iPhone terpaksa pake Apple Watch yah. Terus dari beberapa review, kalau jam ini dinyalakan dari posisi standby terus langsung melakukan aksi (misal ngeswipe layar, manggil google now, dll) biasanya agak laggy. Kayaknya ada sedikit masalah di pemrosesannya ketika transisi dari menu standby ke menu aktif, entah ini masalah hardware atau software. Dan yang paling masalah adalah untuk kapasitas batre. Saya lihat di review-review rata-rata Moto360 ini kuat hanya satu hari. Artinya tiap malem harus kita charge. Ada salah seorang reviewer yang ngebandingin klo gak matiin ambience mode, itu dia pakai jam 7 pagi, jam 9 atau 10 malam sudah 10%. Btw itu adalah mode dimana klo lagi standby layarnya gak mati, tapi ngeglance. Jadi memang batrenya masih jadi PR tersendiri nih buat smartwatch yang ada di pasar.  Oh ya satu lagi, berhubung pake OS-nya android wear, yang dirancang untuk device berbentuk kotak, jadi di Moto360 bakal nemu beberapa layar yang kayaknya agak kepotong gitu textnya di layar bulet :p

Kalau saya sih melihatnya ini masih generasi pertama dari Smartwatch. Wajar kalau masih banyak kurang sana-sini mulai dari batre, ukuran, processor, dan lain-lain. Hal yang wajar mengingat bluetooth on terus, layarnya berwarna, udah gitu touchscreen, tempat buat naro batre terbatas spacenya, dan lain-lain sehingga masih banyak kekurangannya saat ini. Kayaknya untuk masyarakat umum, apalagi klo yang dulunya gak biasa pakai jam, smartwatch masih bukan jadi pilihan sih untuk harga yang lumayan pricey ini. Saat ini smartwatch masih menarik bagi para geeks dan neerd yang pengen mengadopsi teknologi terkini (kayak saya tapi apa daya dompet tak sanggup).

Namun begitu, kalau mau cari smartwatch, dan gak masalah dengan keterbatasan hanya untuk Android, gak masalah kalau tiap malem harus ngecharge (chargernya Moto360 keren kok, tinggal taro HPnya di dock langsung ngecharge. Udah gitu karena kapasitas batrenya kecil, 30 menit dicharge juga udah lumayan keisi banyak klo mau ngecharge siang-siang di kantor gitu), dan gak masalah dengan sedikit lack of performance, menurut saya si Moto360 ini adalah pilihan paling pas saat ini. Sebagai fashion statement OK, sebagai penghubung antara smartphone OK, dari sisi harga yang gak OK :p 250 dolar-an apa kalau gak salah.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1204 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

5 Comments on Moto 360, Smartwatch Paling Ganteng Saat Ini

  1. Contoh UI yang kepotong gara2 bulet tuh mana dam? AFAIK Android Wear itu dari awal udah didesain buat jam kotak ama jam bulet koq.

    Suka

  2. Sekedar info, motorola 360 udah bisa disambungin ke iOS (update tahun 2015)

    Pertama kali setup mmg perlu konek ke android dulu, tp stlh update software (dan harus charged 80% buat install update) udh bs lgsg pairing sama iphone

    Kekurangan terbesarnya kalau dari segi display mgkn adanya area hitam di bagian bawah layar (diperluin buat sensor katanya)

    Gw soalnya barusan beli, cek2 Prelo, eh ada yg jual, gw tawar, bayar, lgsg sampe hr ini juga dianter pake gojek. Buat yg tertarik msh ada juga yg versi cowo, cek aja di prelo.co.id 😀

    Suka

    • Oh ya, di Android Wear udah bisa connect iOS sekarang. Kalau mau yang perfect round pakai Samsung Gear S2 Pw.
      wah iya ada di Prelo 🙂 Ayo yang berminat bisa langsung meluncur ke sana yah

      Suka

  3. You know what, I’m very much inecinld to agree.

    Suka

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. [Hands On] Pebble Steel, Jam Tangan Pintar Untuk iPhone dan Android | Ardisaz
  2. [Impresi] Akhirnya Pebble Mengeluarkan Smartwatch Yang Cantik Di Seri Pebble Time Round | Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: