My Journal

Kesan Pertama Berinteraksi Dengan GPU Intel IRIS Xe Max

Saya sudah jadi Intel Innovator sejak 2016. Banyak sekali fasilitas yang saya sudah terima dengan menjadi Intel Innovator mulai dari travel grant, goodies tiap quartal, NDA Call tiap bulan, hingga device-device Intel. Tentu yang paling menarik adalah hardware seeding yah, dimana kita dikirimkan perangkat terbaru Intel, bahkan mungkin terkadang yang belum ada di pasaran atau yang sifatnya masih experimental. Tentu kalau yang experimental, saya terikat kontrak NDA dengan Intel, jadi hanya bisa saya coba sendiri dan saya kasih feedbacknya ke Intel langsung. Gak bisa saya share. Nah tapi kalau yang sekarang, berhubung produknya juga sudah tersedia secara publik, jadi saya bisa share.

Di awal tahun ini, Intel mengirimkan kepada saya Laptop ASUS VivoBook Flip 14 TP470 yang di dalamnya sudah ada grafik card yang dedicated buatan Intel sendiri yang diberi nama Intel IRIS Xe Max. Langkah ini bisa dibilang cukup ditunggu-tunggu yah karena kita tahu Intel sudah merajai CPU dari jaman pentium hingga sekarang seri Core I nya. Cuma memang gak pernah kita lihat Intel serius di ranah kartu grafik. Kalau pun ada, biasanya ya nyambung di CPU yah. Yang terbaru, kemampuan grafis yang nempel di prosesor dikasih nama Intel IRIS Xe. Jadi bedanya kalau Xe itu di CPU, klo IRIS Xe Max itu dedicated GPU.

Sebetulnya saya bukan reviewer hardware yah jadi gak akan compare yang serius-serius gimana. Tapi emang belakangan saya lagi banyak bikin konten dan si IRIS Xe Max itu emang ditujukan mostly untuk content creator. Nanti mungkin saya akan coba bikin review based on pengalaman pakai perangkat ASUS Vivobook Flip 14 yang ada Intel IRIS Xe Max nya, tapi kalau sekarang saya pengen ngasih kesan pertamanya aja dulu. Emang library hardware saya terbatas yah karena sehari-hari pakainya iMac. Tapi belakangan saya banyak main game di laptop ROG yang ada graphic card NVIDIA-nya. Tentu bukan perbandingan yang setara karena Intel Xe Max itu emang gak didesain untuk compete di high end graphic card yah. Jadi emang untuk main game yang ringan-ringan aja dan mostly untuk bikin konten.

Yang dijual utamanya dari IRIS Xe Max itu namanya fitur deep link. Jadi di latop ini ada Intel IRIS Xe nya yang nempel di CPU dan ada IRIS Xe Max nya yang dedicated. Dengan fitur ini, bisa otomatis jalan kapan pakai Xe (misal lagi pengen hemat energi) dan kapan pakai Xe Max (kalau lagi mau performa) dan kapan pakai dua-duanya. Buat saya yang biasanya pakai Laptop ini buat bikin konten kayak record gameplay untuk seri bedah game atau live stream, tentu settingan saya di OBS bakal di Iris Xe Max supaya bisa capture game screen nya. Actually, saya juga penasaran sih. Biasa itu kan saya manual yang setting si OBS-nya di IRIS Xe Max biar bisa Game Capture. Tapi kalau mau pakai dua-duanya sekaligus, apa defaultnya musti yang otomatis aja settingannya, atau justru di CPU aja yah? Cuma emang kalau OBS diset jalan di CPU, biasanya gak muncul sih game capturenya, cuma bisa display capture. Jadi nanti saya akan coba explore bagian ini lebih jauh deh.

Terus yang kedua yang pasti saya penasaran adalah bisa dipake main game atau enggak. Saya pribadi kalau main game yang super immersive dan triple A lebih nyaman di console sih. Soalnya mainnya bisa sambil santai tiduran. Kalau di PC, saya banyakan main game yang pendek-pendek atau yang indie-indie. Jadi harusnya pasti aman dong di Intel IRIS Xe Max. Saya sih sekarang lagi mainin Age Of Empire Definitive edition, aman yah :p hehehe Tapi istri saya juga main The Sims 4 di ASUS Vivobook Flip ini juga lancar-lancar aja kok. Cuma kemaren saya test main Far Cry 4 di kualitas grafis High gak kuat sih :p Mungkin harus Low dan di resolusi 720 yah biar aman.

Paling sisanya yang mungkin orang banyak pengen tahu adalah daya tahan baterai sih. Karena janjinya kan dengan level pengaturan performa di level CPU dan GPU, bisa bikin lebih hemat daya. Cuma ngetestnya juga agak bingung karena sekarang kan kita WFH, jadi gak perlu daya tahan baterai. Kalau pas normal mungkin bisa real world case study yah klo saya meeting di luar, hanya bawa ASUS ini, apakah bisa bertahan sampai akhir hari. Kalau lagi di rumah gini, ya ngetestnya harus diniatin dan saya gak seniat itu biasanya :p Cuma kalau banyak yang pengen tahu, boleh lah nanti saya coba.

baca juga : Setup Lamaran Hybrid (Offline-Online Event) Untuk Virtual Production

Oh sama paling kemarin ketika saya ditawarin device ini sama Intel, saya sih bilangnya pengen nyoba pakai perangkat ini untuk virtual production yah. Yang kemarin acara lamaran virtual itu, sebenernya saya mau ngetest pakai Intel IRIS Max Xe ini. Tapi karena dikirimnya dari US, jadinya banyak delay dan yang harusnya di Desember bisa sampai, baru bisa datang ke rumah saya di Januari. Mungkin kapan-kapan kalau ada kesempatan, saya cobain deh untuk remote virtual production. Karena katanya, si Intel Xe Max ini udah dioptimasi buat OBS. Jadi harusnya bakal lebih cihuy.

So kalau kalian ada yang mau ditanyain tentang grafik card entry level dari Intel IRIS Xe Max ini, kabarin aja di comment. Nanti aku coba testing-testing buat kalian. Terus kalau ada yang penasaran apakah ini adalah stepping stone buat Intel untuk bisa bersaing di ranah high end graphic card? Saya pun penasaran. Apakah positioningnya mau jadi juara di ranah entry level, atau someday akan compete juga di GPU level sultan.

About Adam Ardisasmita (1250 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Vice President Asosiasi Game Indonesia | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: