Iklan
My Journal

Pentingnya Memilih Market Yang Niche

Dari sekian banyak pengalaman membangun produk, baik itu produk game, blog, ataupun channel youtube, saya melihat bahwa salah satu hal yang perlu dijadikan perhatian adalah konten produk yang niche. Niche di sini maksudnya adalah fokus di satu ceruk market saja. Misalkan jika kita membahas tentang travelling, fokus saja di travelling. Kalau kita membuat produk untuk edukasi anak-anak, ya fokus di situ. Jangan memaksakan membuat produk yang diharapkan semua orang suka dan semua orang pakai, misalkan ingin membuat search engine seperti Google atau sosial media seperti Facebook.

Ketika kita fokus di satu ceruk market, akan lebih mudah bagi kita untuk mengembangkan produk yang berkualitas. Lebih mudah juga bagi kita untuk reach out our user. Ini yang saya rasakan ketika di awal Arsanesia yang fokusnya membuat game yang “semua orang suka” dengan ketika Arsa Kids fokus ke membuat game edukasi untuk anak-anak. Proses membuat strategi perusahaan, pipeline produk, testing, hingga marketing menjadi lebih mudah terdefinisi. Potensi kita untuk mengambil ceruk market yang fokus ini juga menjadi lebih mudah karena persaingannya tidak sebrutal dengan mereka yang mengincar semua orang.

baca juga : Tentang Arsa Kids, Pendidikan dan Teknologi

Tidak hanya di pengembangan game, ketika mengembangkan blog ini pun saya memulai dengan market yang general. Saya bahas apa saja yang saya ingin bahas. Efeknya adalah pembaca yang datang ke sini menjadi sangat beragam. Padahal salah satu kunci sukses blog ataupun vlog bukan hanya di kualitas konten, tapi juga di komunitasnya. Sulit membangun komunitas jika audience nya terlalu general. Untuk itu perlahan saya mulai mencoba mencari niche yang memang cocok untuk di blog ini. Jika ada topik yang tidak masuk niche, akan disalurkan di media lain.

Dalam membuat channel youtube pun sama. Saya belajar dari pengalaman betapa bermanfaatnya fokus di market yang niche membuat saya juga fokus di satu topik untuk satu channel Youtube. Ada channel yang daily family activity, ada channel yang tutorial programming, dan ada tech channel. Dengan begitu di tiap channel bisa terbangun tidak hanya konten yang konsisten, tapi juga komunitas yang positif.

baca juga : Positioning Blog Terkait Konten Teknikal

Dan satu lagi terkait membuat produk yang niche, hal ini akan mempengaruhi branding kamu. Kalau orang mendengar nama kamu, harus ada satu keyword yang itu sudah melekat erat. Kalau orang denger Ardisaz, harapannya langsung nempel ke teknologi. Kalau orang denger Supercoollife, langsung nempel ke family vlog. Kalau orang denger Arsa Kids, langsung nempel ke game edukasi. Jika kita menggunakan satu brand untuk banyak produk yang berbeda market, proses branding akan menjadi sulit.

Nah kalau sudah punya produk yang niche, baru kita bisa bicara gimana caranya membangun produk yang tepat, bagaimana cara membangun komunitas, apa rahasia agar produk kita bisa sukses, hingga strategi marketing agar bisa memperkenalkan produk kita ke audience yang sesuai. Jadi bagi kamu yang entah bikin brand, bikin produk, bikin game, bikin blog, bikin channel youtube, atau apapun, pastikan kamu sudah punya positioning akan ada di ceruk pasar yang mana brand kamu berada. Tanpa itu, akan lebih lambat untuk bisa berkembang.

baca juga : Manfaat dari Branding

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

2 Comments on Pentingnya Memilih Market Yang Niche

  1. Wah bener juga mas,
    Nice post 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: