Iklan
My Journal

Anak dan Sinetron Masa Kini

Jaman saya kanak-kanak dahulu, saya senang menonton film-film seperti doraemon, dunia kanak-kanak, ciluk ba, dan lain-lain. Film-film tersebut mengajak saya berkhayal, berimajinasi, bermain bersama, ceria, tertawa, di mana intinya adalah menikmati masa kecil kita sebaik-baiknya. Input-input dari media disesuaikan dengan kapasitas otak anak seumuran saya waktu itu. Lagu-lagu yang saya dengar waktu itu juga merupakan lagu-lagu yang menggambarkan masa kanak-kanak yang ceria dan penuh dengan imajinasi. Akibatnya adalah saya menikmati masa kecil saya dengan asupan yang sesuai untuk anak seumuran saya. Dewasa sesuai dengan usianya dan dipenuhi kematangan pikiran. Di mana problem yang kita hadapi sesuai dengan perkembangan mental kita.

Jika lihat media jaman sekarang, anak-anak kecil diberikan input yang tidak sesuai dengan kemampuan otaknya. Ketika saya TK saya berimajinasi menciptakan alat seperti yang di kantong doraemon, sedangkan sekarang anak-anak berimajinasi bisa berpacaran dengan artis idolanya. Dahulu lirik-lirik lagu yang saya nyanyikan bercerita tentang permainan, persahabatan, dan kegembiraan masa kanak-kanak. Sedangkan sekarang lirik-lirik lagu yang didengarkan oleh anak seumuran saya dulu bertemakan percintaan, selingkuh, cemburu, dan berbagai permasalahan yang tidak seharusnya didengar anak kecil. Akibatnya anak-anak menjadi terlalu cepat dewasa. Mereka tidak melewati masa kanak-kanak mereka dengan lingkungan anak-anak. Yang terjadi adalah anak TK tapi sudah berpacaran, meniru adegan yang di sinetron, berciuman, dll. Seorang anak SD menjadi menangis terisak-isak karena diputuskan oleh pacarnya. Belom lagi adegan-adegan kekerasan dan pornografi yang ditampilkan berbagai media buat anak-anak . Kita harus menjaga bibit-bibit benih tersebut agar tidak terkotori oleh masukan-masukan dari media yang tidak bertanggung jawab.

(http://www.avidimages.com/view.php?id=1744)

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

4 Comments on Anak dan Sinetron Masa Kini

  1. laksnugroho // 10/01/2009 pukul 10:46 am // Balas

    iya tuh…bener, dulu pas SD gw nnton power rangers, trus mengkhayal kalo senadainya polisi kita bisa punya alat2 kaya power rangers biar kejahatan g brani nganggu…pokoknya film2 dulu melatih daya imajinasi dah..seru

    ohya, kalo lw mau humancalendar, bisa ngunduh ke http://www.humancalendar.com, trus baca aja caranya di situ

    Suka

  2. hehehehe

    bener banget dam…ada contoh nyatanya…adek gw tu..
    baru kelas 1 sd…nontonnya..masya Allah…cinta dimana-mana dah…
    nah, sekarang…dia udah dewasa sebelum waktunya..kacau dah..

    gw juga sekarang udah jarang banet (baca: hampir ga pernah)
    nonton sinetron indonesia…
    yan ada…bikin sakit kuping ama mata…

    why??
    karena ceritanya gak jauh2 dari ibu tiri yang kejam
    perselingkuhan, harta…..hueeeeee

    bosen bangeeetttt

    Suka

  3. sinetron sekarang ga mendidik

    Suka

  4. adik saya suka banget nonton sinetron. saya jadi sebel.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: