Iklan
My Journal

Tips Memaksimalkan Penggunaan Evernote

Bagi kamu yang sudah mengikuti tulisan saya, pasti masih kalau saya pernah membahas tentang pricing Evernote yang baru. Dengan limitas hanya 2 devices dalam satu akun yang free, saya yang sering berganti-ganti device ini cukup merasa kesulitan dan harus menggunakan versi berbayar. Tapi pertanyaannya, apakah Evernote worth the price? Karena masih ada aplikasi untuk note taking yang gratis seperti Google Keep dan OneNote (yang saya sudah subsrcibe sekalian Office 365).

Mungkin di tulisan ini saya tidak akan membahas detil tentang Google Keep dan One Note. Yang jelas saya sudah melakukan perbandingan secara mendalam hingga sampai pada kesimpulan bahwa untuk kebutuhan saya, Evernote lebih powerfull. Google Keep cocok untuk menyimpan note-note kecil yang bersifat reminder dan temperary, One Note cocok untuk content creation, sedangkan Evernote sangat kuat untuk urusan organisasi dan manajemen konten. Dan untuk urusan hal itu, Evernote sangat worth the price.

baca juga : Ketika Evernote Mengganti Bisnis Model Mereka

Permasalahannya adalah tidak banyak dari kita yang sudah memanfaatkan Evernote secara full power. Saya pun sebelum riset untuk menentukan apakah akan membeli Evernote Plus belum memaksimalkan dengan baik Evernote saya. Ujungnya-ujungnya jadi cuma 15% dari fitur Evernote yang saya gunakan (yang itu replacable dengan One Note atau Google Keep). Kali in saya akan mengulas bagaimana cara agar kita bisa memaksimalkan Evernote secara maksimal.

Luangkan Waktu Untuk Planning

evernote-library

Ini adalah fase paling vital dan krusial untuk bisa membuat Evernote menjadi tools yang bermanfaat untuk kita. Kekuatan utama Evernote menurut saya adala kemampuan untuk mengelola note sehingga mudah dicari dan dikelompokan. Jadi kita harus benar-benar luangkan waktu untuk menyiapkan pengelolaan Evernote dengan baik menggunakan Notebook dan Tag.

Notebook bisa dibilang semacam “folder” untuk menyimpan note. Kamu bisa membuat Notebook sesuai dengan seluruh aktivitas yang kamu lakukan. Misalkan mau buat Notebook “Work,” “School,” “Blog,” “Idea,” “Receipt,” dan lain-lain. Bahkan di dalam Notebook kamu buat Notebook lagi misalkan “School” di dalamnya ada Notebook “Semester 1” misalkan kamu ingin menyimpan berbagai catatan tentang kuliah di Semester satu. Dengan mengorganisir Notebook dan Tag dengan baik, maka kamu akan merasakan betapa mudahnya mencari suatu note. Dengan shortcut cmd + j, kamu bisa pindah dan mencari notes berdasarkan judul, notebook, atau tag-nya. Dan hebatnya lagi, klo kamu foto dokumen atau ngesave pdf, teks di gambar juga akan kena search juga loh sama Evernote.

Oh ya, proses planning ini dilakukan berkala yah. Karena kamu akan melihat bahwa aktivitas kamu akan dinamis. Akan ada notebook yang membesar akan ada yang mengecil hingga harus digabung atau didelete. dalam proses berkala ini juga kita bisa merapihkan note-note yang mungkin belum terorganisir karena kita buat dalam keadaan terburu-buru sehingga seluruh file kita rapih.

Evernote Web Clipper

evernote-web-clipper-lets-you-save-webpage-text-links-and-images-with-a-single-click-evernote

Ketika saya memilih untuk menggunakan Evernote, poin utamanya adalah mengorganisasi notes. Tapi tidak hanya, kita bisa mengorganisasi konten yang kita baca di internet juga. Sering sekali saya bookmark artikel menarik atau situs yang sekiranya mungkin bermanfaat untuk aktivitas saya. Tapi proses bookmark itu membuat terjadi tumpukan link panjang di browser saya yang membuat saya bingung mana yang mana.

Dengan fitur Web Clipper, kita bisa mengambil konten dari browser untuk disimpan ke dalam evernote dengan UX yang menurut saya sangat flawless. Hal ini membuat kita bisa mengambil konten sekaligus menyimpannya di tempat yang tepat sehingga ketika kita butuhkan, kita bisa menemukannya dengan mudah. Misalkan ada artikel yang terkait riset, terkait kerjaan, terkait hobi, terkait dengan liburan, dan lain-lain bisa langsung kita organisir dengan mudah menggunakan add on web clipper.

Tak hanya itu, Web Clipper milik Evernote juga bisa memfilter konten apa yang ingin kita ambil. Apakah full page, apakah hanya teks artikelnya saja, atau screenshot, dan lain-lain. Ini bisa membuat kita fokus ketika kita ingin membaca konten itu lagi di dalam Evernote.

Sharing Notes

share_notebook_mac1

Fitur lain yang menurut saya sangat bermanfaat adalah fitur share notes. Yang pertama, kita bisa share satu Notebook ke orang lain. Misalkan, saya ada Notebook yang isinya berdua dengan istri untuk catatan-catatan seperti keperluan untuk membuat passport atau visa waktu ke Korea, catatan resep-resep smoothies, dan lain-lain. Atau dulu saya ada share Notebook yang isinya kumpulan catatan kuliah sehingga catatannya lebih lengkap dan bisa diakses teman-teman satu kelas.

Dan yang saya suka adalah kita bisa share note menggunakan link. Sering banget saya buat memo atau catatan terkait meeting atau suatu konsep yang ingin saya bagikan ke beberapa orang. Saya bisa kopi link yang secara publik mengakses ke note tersebut secara mudah dan bagikan ke orang lain. Pemanfaatan lain adalah kalau ada yang punya online shop dan ada yang minta misalkan list harga, kita tinggal kasih link Evernote itu aja.

Itu tadi beberapa fitur yang menurut saya sangat powerfull dan membuat saya berpikir bahwa harga yang ditawarkan Evernote sangat reasonable. Saya ingin tetap menggunakan Evernote karena belum ada apps lain yang sepowerfull ini dalam urusan mengorganisir konten. Jadi dengan saya membayar, saya mencoba membantu agar Evernote dapat jaminan untuk bisa running as a healthy company. Jadi saya amat sangat menyarankan juga buat kamu untuk tidak ragu subscribe Evernote karena ini akan jauh lebih mudah dibandingkan kalau kamu menyimpan catatan di folder komputer kamu. Tapi, yang perlu kamu ingat, Evernote ini cloud based. Jadi untuk catatan penting, tetap harus ada backup nya dalam bentuk fisik (bukan di-cloud) dan juga jangan simpan data-data sensitif di dalamnya (bahaya klo kena hack).


baca juga : [Review] [App] Evernote, Note Multifungsi

Semoga tips ini bermanfaat yah. kalau ada yang mau tanya lebih jauh tentang Evernote, langsung tinggalkan komen saja yah. Gak usah malu-malu 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: