Iklan
My Journal

[VERSUS] Pilih Mirrorless atau DSLR?

Buat kamu yang hobi dengan fotografi, mungkin sudah pernah dengan istilah kamera mirrorless sebelumnya yah. Bahkan mungkin sudah punya. Tapi buat orang awam, mungkin belum tahu apa itu kamera mirrorless dan apa bedanya dengan kamera DSLR biasa.

Gampangnya begini. Kalau DSLR (sama kayak kamera 35mm jaman dulu), cahaya masuk ke lensa, abis itu dari lensa dipantulin pakai kaca ke view finder (lubang intip kecil). Begitu kita pencet shutter, si kaca ini menutup ke atas, nutup view finder, dan ngebuka image sensor sehingga cahaya yang tadinya mantul ke view finder jadi langsung mantul ke sensor.

Perbedaan mirrorless dan DSLR. (sumber:pixelsquare.it)

Perbedaan mirrorless dan DSLR. (sumber:pixelsquare.it)

Kalau kamera mirrorless, kaca ini dihilangkan. Cahaya langsung masuk ke image sensor. Terus gimana kita ngeliat gambarnya kalau gak ada view finder? Thanks to kemampuan komputasi yang makin canggih, hasil dari sensor bisa langsung ditampilih di layar LCD kamera mirrorless. Jadi prinsipnya mirip kayak kamera HP atau pocket camera. Bahkan ada beberapa mirrorless yang ngasih electronic view finder biar gesture moto-nya masih bisa sama kayak pake DSLR.

Terus pertanyaan berikutnya, jadi DSLR sama Mirrorless bagusan mana? Kalau saya mau beli kamera baru, mending beli DSLR atau mirrorless? Berikut lebih lengkapnya.

Kekurangan Kamera DSLR

Kamera DSLR (sumber:Gizmag.com)

Kamera DSLR (sumber:Gizmag.com)

Teknologi baru dibuat tentu untuk memecahkan masalah yang ada saat ini. Berikut adalah beberapa kelemahan kamera DSLR.

  1. Ukurannya terlalu besar dan gak praktis untuk dibawa kemana-mana
  2. Karena ukurannya besar, otomatis beratnya juga lumayan bikin pegel
  3. Desain sensor dan kaca yang kompleks. Karena harus buka tutup kaca tiap shutter, ada beberapa isu yang terjadi kayak mirror slap (shuara shutter yang terdengar tiap kali moto), pergerakan udara di dalam kamera karena gerakan kaca, limitasi di frame speed, dan ringkih sehingga berpotensi rusak.
  4. Tidak ada live preview. Kita hanya bisa ngatur exposure dari camera meter di view finder yang kadang gak akurat juga
  5. Harga yang tidak murah, karena merakit mekanisme kaca seperti ini bukanlah hal yang mudah.

Nah di sinilah mirrorless hadir untuk membawa solusi dari permasalahn tersebut.

Kelebihan Kamera Mirrorless

kamera mirrorles (sumber: gizmag.com)

kamera mirrorles (sumber: gizmag.com)

Melihat masalah-masalah di atas, manufaktur kamera mulai berinovasi untuk menciptakan terbosan baru. Dengan mirrorless, banyak sekali kelebihan yang bisa kamu dapatkan dari kamera kamu. Berikut listnya:

  1. Ukuran tentunya lebih kecil, gak perlu ngasih ruang untuk kaca, dan yang jelas lebih ringan dari DSLR
  2. Tidak ada mekanisme mirror, artinya tidak akan ada suara berisik shutter, tidak ada camera shake akibat mekanisme tersebut, tidak ada pergerakan udara di dalam, lebih mudah dibersihkan, FPS speed tinggi, dan yang jelas lebih murah untuk biaya perakitan.
  3. Live preview. Semua efek, pengaturan, dan teknik yang kita gunakan di lensa kita maupun secara digital, akan langsung bisa kita lihat hasilnya di layar.
  4. Harga lebih murah. Entry level mirrorless jauh lebih murah dari entry level DSLR
  5. Nah yang paling keren adalah adanya electronic view finder. ini sangat berguna banget untuk live preview, image preview, focus peaking, display yang lebih terang, menghindari eye damage, dan lain-lain.

Kekurangan Mirrorless, Saat Ini

kamera mirroless (sumber: gearpatrol.com)

kamera mirroless (sumber: gearpatrol.com)

Mirrorless merupakan teknologi baru, tentu masih banyak kekurangannya. Berikut beberapa kekurangan yang dimiliki oleh kamera mirrorless.

  1. Electronic View Finder masih berasa sedikit lag.
  2. Masih cukup lemah untuk continuous autofocus, jadi untuk nangkep objek bergerak.
  3. Ukuran yang lebih kecil, batrenya juga lebih kecil.
  4. Red dot patterns. Ini biasa terjadi kalau mengambil gambar yang terkena matahari dengan aperture yang kecil. Hal ini karena jarak antar part internal di mirrorles sangatlah berdekatan.
  5. Kontrak di EVF. Kayak ngeliat TV aja, kadang kita kontrasnya agak ganggu mata.
  6. Aksesoris dan lensa yang masih sedikit pilihannya.

Even so, list ini seiring waktu terus berkurang. Namanya juga masih baru, tentu masih banyak kekurangan yang coba diselesaikan. Aksesoris dan lensa makin lama makin banyak, kapasitas batre di tiap generasi makin baik, dan kemampuan electronic view finder juga makin oke. Jadi pasti akan tiba saatnya seluruh kemampuan di DSRL akan bisa didapatkan di mirrorless.


Kesimpulan

DSLR vs Mirroless (sumber: fstopper.com)

DSLR vs Mirroless (sumber: fstopper.com)

Jadi kesimpulannya, apakah kamu perlu beli mirrorless atau DSLR saat ini, saat ini yah πŸ˜€ Kalau kamu adalah fotografer profesional yang butuh banyak varian lensa dan aksesoris dan kamu punya banyak uang untuk itu, DSLR lebih tepat untuk kamu. Tapi kalau kamu kayak saya yang males bawa kamera gede-gede, gak pengen ngabisin puluhan juta untuk kamera, tapi pengen tetep punya gambar yang kualitasnya sama persis dengan DSLR, maka mirrorless adalah pilihan yang tepat untuk kamu.

baca juga: Mana yang lebih cocok untuk kamu Self Hosting atau WordPress

Lalu kalau mau beli kamera mirrorless, merk dan model apa yang cocok untuk kamu? Itu mungkin di tulisan lain akan saya coba bahas yah. Mungkin klo ada perusahaan kamera kayak Nikon, Canon, Sony, Samsung, Panasonic, dll mau ngasih saya kamera mirrorless untuk direview, dengan senang hati loh πŸ˜€

Kira-kira dari penjelasan di atas, bisa dilihat kan bedanya mirrorless dan DSLR seperti apa. Kalau menurut kamu, masih lebih mending punya DSLR atau mirrorless nih? Jangan lupa sertakan alasannya yah di kolom komentar di bawah ini πŸ™‚

Untuk tahu lebih lanjut tentang mirrorless, bisa cek di link ini, ini, dan ini.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1204 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

15 Comments on [VERSUS] Pilih Mirrorless atau DSLR?

  1. Kalo buat menunjang pekerjaan sih oke buat beli kamera mahal. Buat saya sih masih suka pake kamera saku aja.

    Suka

  2. Klo soal kamera kembali lagi ke prioritas penggunanya juga ya. Mirrorless fujifilm X ada yg bhkn seharga DSLR, haha.

    Suka

  3. Buat saya mirrorless kak. Di kelas entry level dan mid udah mulai banyak mirrorless yang nawarin fitur lebih dibandingin DSLR plus ukuran lebih kecil.
    Ke depan kayaknya DSLR akan semakin niche ke fotografer pro yang butuh macem2 aksesoris.

    Suka

  4. Saya kmrn beli sony alpha ilce 3500 .. Dan ternyata itu mirrorles..hahaha.. Maklum br bljr foto2 … Dan hasilnya jos..ga kalah sama dslr .. πŸ˜€

    Suka

  5. kirain kamera mirroless itu kamera yang bisa digunakan untuk selfie hahahhahahahha jadi malu

    Suka

    • Halo Shela πŸ™‚
      Wah gak salah kok, sekarang juga ada kamera mirrorless yang layarnya bisa diputer 180 derajat jadi menghadap ke depan dan bisa dipakai untuk selfie πŸ˜€
      Coba cek Samsung NX3000 atau Sony A5100

      Suka

  6. Kamera mirrorless kayak Sony A5100 apa ada settingan manualnya juga kyk DSLR?

    Suka

  7. Halo mas Adam πŸ™‚
    Terimakasih untuk rekomendasinyaaa yaa πŸ™‚
    Masih ragu soalnya antara mau beli ndak, karena kemampuan fotografi aku jg biasa biasa aja hahaha paling pake kamera ipon aja mgkn udah ckup ya πŸ˜‚

    Suka

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pilih Solid State Drives Atau Hard Disk Drives? | Ardisaz
  2. Mencari Kamera Untuk Vlog – Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: