Iklan
My Journal

Berkomunikasi Dengan Bahasa Stiker

http://ritournelleblog.com/2010/12/23/ancient-egyptian-treasures-at-the-louvre/

Siapa yang di sini gak kenal emoji atau gak pernah pakai stiker di sosial media untuk mengekspresikan diri dan berkomunikasi? Ribuan tahun lalu, ketika belum diciptakannya huruf, kata, dan kalimat di dunia, manusia berkomunikasi satu sama lain menggunakan simbol. Untuk mendokumentasikan konten informasi mereka, baik itu untuk mencatat peristiwa atau untuk berkomunikasi, dahulu digunakan gambar dan simbol. Beberapa contohnya adalah simbol-simbol yang ada di piramid atau di candi borobudur.

Seiring berjalannya waktu, peradaban berkembang, akhirnya ditemukanlah huruf dan bahasa yang ke depan menjadi media komunikasi paling efektif. Namun seiring perkembangna teknologi komunikasi, kini kita mengenal sebuah “bahasa” baru yakni emoji, gambaran ekspresi menggunakan karakter visual. Emoji menggambarkan mimik muka, emosi, dan perasaan kita dengan mudah dan cepat. Apalagi ketika kita komunikasi tidak tatap muka, emoji ini bisa mengatur tone dari kalimat kita, apakah maksudnya bercanda, marah, serius, sedih, dan lain-lain.

Kini yang sedang menjadi tren di kalangan anak muda adalah komunikasi menggunakan stiker. Entah ini adalah sebuah kemajuan, atau kemunduran (karena kembali ke bahasa simbol). Stiker ini lebih canggih daripada emoji yang hanya menampilkan mimik muka. Stiker berisikan karakter yang menampilkan emosi, mimik muka, dan simbol komunikasi yang berhubungan dengan kegiatan sehari-hari kita. Stiker membuat komunikasi jarak jauh kita bisa lebih ekspresif namun efisien (tidak harus mengetik banyak untuk membuat kalimat) dan kadang jauh lebih deskriptif dibandingkan kata-kata. Bahkan kini stiker sudah semakin canggih, ditampilkan dalam bentuk GIF (animasi bergerak).

Emoji

Emoji

Dengan variasi stiker yang semakin banyak dan semakin relevan dengan kehidupan kita, rasanya sangat mungkin sebuah percakapan di media online hanya berisikan stiker-stiker saja, tanpa menggunakan kata-kata. Apalagi mengingat visual dari stiker yang semakin bagus dan ada yang mengadopsi tokoh di dunia nyata sehingga lebih menarik untuk digunakan. Tapi kayaknya stiker belum bisa menggantikan peran huruf dalam dunia formal, hanya menjadi pelengkap untuk komunikasi jarak jauh saja.

Ngomong-ngomong tentang stiker, sudah pada download stiker Pippo dari Arsanesia belum di LINE? Kalau ada yang belum, ayo buruan didownload. Atau kalau saya bikin quiz atau program bagi-bagi stiker Pippo gratis, kira-kira ada yang tertarik tidak? Kalau banyak yang mau, nanti saya bikin nih program bagi-bagi stiker Pippo gratis 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: