Iklan
My Journal

Menyeduh Teh Gyokuro Ippodo, Teh Tradisional dari Jepang

Gyokuro Tea dari Ippodo Jepang

Jepang merupakan negara yang terkenal dengan teh hijau. Bahkan di Jepang, ada upacaranya sendiri untuk menikmati teh hijau tersebut. Di Jepang, ada satu toko teh tradisional yang umurnya sudah tiga abad dan terkenal dengan kualitas tehnya yang bernama Ippodo. Kebetulan sahabat saya yang juga senang minum teh, Saskya, kemarin berkunjung ke depan dan membawakan saya oleh-oleh teh Ippodo ini.

Berhubung Sasky sangat baik hati, saya dibawakan dua jenis teh, Matcha dan Gyokuro. Ippodo terkenal punya empat jenis teh, dua lainnya adalah Sencha dan Hojicha. Untuk Sencha, Hojicha, dan Matcha, masih bisa kita jumpai di Indonesia. Tapi Gyokuro ini susah sekali carinya. Jadi beruntung banget dibawain Sasky dari Jepang 🙂

Gyokuro sendiri merupakan jenis teh yang rasanya sangat lembut tapi juga kaya. Warnanya hijau bening, baunya harum, dan rasanya juga sangat enak. Berhubung teh hijau itu sangat sensitif, jadi cara menyeduhnya pun harus menggunakan takaran dan suhu yang tepat. Untungnya kemarin ketika saya ulang tahun, saya dapet kado dari Istri sebuah termometer untuk mengukur suhu air 🙂

Kado ulang tahun dari Istri :)

Kado ulang tahun dari Istri 🙂

Berikut adalah cara untuk menyeduh Gyokuro:

  1. Masukan 2 sendok teh (sekitar 10gr) dauh teh ke dalam tea pot. Takaran ini yang paling sesuai untuk menyeduh gyokuro. Bahkan untuk porsi satu orang pun, sebaiknya tetap masukan 10gr.
  2. Masukan 80 ml air dengan suhu 60 derajat celcius. Jika tidak punya termometer, ada trik untuk mendapatkan suhu tersebut dengan cara mendidihkan air hingga 100 derajat celcius. Siapkan tiga buah tea cup. Pindahkan air dari panci ke teacup 1, dari teacup 1 ke teacup 2, dari teacup 2 ke teacup 3. Tiap satu teacup bisa menurunkan suhu air kira-kira 10 derajat celcius. (masih ingat azas Black di pelajaran fisika dulu kan? hehehe).
  3. Seduh daun teh di dalam tea pot dan biarkan untuk waktu 1,5-2 menit. Ketika menyeduh ini, kalau bisa teapotnya jangan diapa-apain biar gak jadi pahit rasanya.
  4. Setelah itu, langsung tuangkan ke dalam tea cup sampai habis (jangan ada yang sisa di pot). Tuangkan perlahan ke gelas, hingga tetes terakhir, untuk mendapatkan rasa yang sempurna.
  5. Untuk penyeduhan kedua atau ketiga, tidak perlu ditunggu 1,5-2menit, cukup tuang air 60 derajat ke teapot, lalu langsung dituang ke tea cup.
  6. Selamat menikmati 🙂

Komponen yang terkandung di teh Gyokuro adalah theanine (an amino acid), caffeine, tannin and vitamin C. Dibandingkan dengan Sencha, rasa Gyokuro ini lebih smooth dan lembut. Gyokuri memiliki kandungan theanine yang lebih kaya karena berbeda dengan Sencha yang ditanam di bawah sinar matahari, daun Gyokuro dilindungi dari sinar matahari selama 20 hari sebelum dipetik. Hal ini menyebabkan proses fotosintesis tereduksi dan kandungan theanin menjadi lebih banyak. Proses ini juga yang membuat Gyokuro memiliki kandungan cafein yang tinggi. Tapi karena Theanin memiliki efek menimbulkan rasa tenang, efek cafeinnya jadi tidak begitu kuat seperti kopi.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

4 Comments on Menyeduh Teh Gyokuro Ippodo, Teh Tradisional dari Jepang

  1. Senang sekali membaca review mas Adam …jadi bertambah pengetahuan ttg tea. Saya juga sangat senang teh dan kopi juga… saya senang mencoba berbagai rasa kopi dan teh. Thanks ya Mas ilmunya..

    Suka

  2. THANKS bngt kk Ardi buat tips nya..
    bermanfaat bngt
    boleh nih kapan2 ngeteh bareng..hahahah
    jadi untuk gyokuro sulit ditemukan di Indonesia ya..

    Suka

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Menyeduh Matcha Tradisional dari Jepang | Ardisaz
  2. Dapet Banyak Oleh-Oleh Dari Jepang | Ardisaz
  3. Peach Sencha Fukujuen, Teh Jepang yang Lembut di Lidah | Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: