Iklan
My Journal

Brodo, Sepatu Handmade dari Bandung

Gambar diambil dari website resmi Bro.do

Gambar diambil dari website resmi Bro.do

Bandung sejak lama terkenal dengan kota fashion, makanya sering disebut Paris Van Java. Bandung juga tenar dengan karya-karya sepatunya. Cibaduyut adalah pusat sepatu paling terkenal di Bandung. Saya pribadi belum pernah sih ke Cibaduyut, tapi di daerah Saya tinggal, sekitaran Bandung Utara, banyak juga pengrajin sepatu yang memiliki produk-produk yang keren. Bahkan di pinggir jalan, suka ada mobil pickup yang menawarkan berbagai jenis sepatu, terutama sepatu kulit, dengan berbagai desain menarik.

Saya termasuk orang yang susah kalau disuruh mencari pakaian, entah itu baju, jaket, tas, sepatu, dan lain-lain. Sangat berbanding kebalik dengan Istri yang bisa dengan mudah keliling mal dan menemukan barang yang dia suka. Mungkin juga karena untuk fashion, cewe jauh lebih banyak pilihannya yah daripada cowo. Saya dulu mau cari tas, udah keliling-keliling lama, bahkan berbulan-bulan, tapi tidak nemu yang cocok (cocok desain dan harganya). Malah istri yang duluan dapet tas. Lalu belakangan saya juga mencari sepatu tapi gak nemu-nemu (malah istri duluan yang dapet sepatu). Untuk tas, Saya akhirnya beli online aja. Di dunia maya lebih banyak pilihannya dan lebih praktis belinya. Tapi kalau untuk sepatu, mau beli online tapi takut gak cocok sama kakinya. Sepatu itu harus dicoba dulu di kaki, karena kalau biasa kita pakai ukuran tertentu, bisa jadi satu ukuran di atas atau di bawah yang lebih pas di kaki kita. Pencarian sepatu yang panjang ini akhirnya berhenti ketika Saya melihat ada merk sepatu handmade dari Bandung bernama Brodo.

Saya pertama melihat Brodo itu di instagramnya Tulus dan di twitternya Barry Likumahua. Terus Saya akhirnya ngeklik webnya gara-gara ada iklan di facebook yang secara ajaib tau kalau Saya lagi pusing (dan males) cari sepatu dan mensuggest web tersebut. Akhirnya lihat-lihat lah koleksi sepatunya di website alamatnya http://www.bro.do dan pilihan sepatunya sih oke-oke kalau menurut Saya. Yang keren sepatu2 kulitnya, tapi sepatu kanvasnya juga gak kalah keren. Berhubung sekarang Saya lagi butuh sepatu kanvas, akhirnya pilihan saya jatuh ke Signore Canvas Navy. Lalu karena Saya gak mau beli online, jadilah Saya sengaja datengin outletnya. Kalau di Jakarta ada di Kemang, kalau di Bandung ada di Gudang Utara.

Workshop Brodo

Workshop Brodo

Sebelum menuju workshopnya Brodo, saya Line dulu akunnya untuk mastiin ada tipe dan ukuran yang saya perlukan. Begitu sudah dikonfirm, baru saya meluncur ke lokasi yang buka dari jam 11.00 pagi sampai jam 19.00 malam. Saya agak bingung pas sudah sampai jalan gudang utara, sebelah mana tokonya, kok gak ada sign yang besar. Saya sampai putar balik dari ujung jalan untuk nyari lagi sampai akhirnya ketemu gedungnya. Ada sih tulisan BRODO-nya, tapi kurang standout jadinya gak nyadar kalau itu tempatnya. Dan lagi, Saya juga kesulitan nyari tempat untuk parkir mobil karena tidak ada lokasi parkir mobil di depan gedungnya. Saya parkir sekitar 50 meter dari lokasi, di depan toko pegadaian, terus jalan dikit, sampe deh ke tempat pameran koleksi sepatu sekaligus pabriknya. Pegawai di sana ramah sekali, membantu Saya memilih dan mencoba sepatu yang Saya inginkan. Ngiler juga sih ngeliat koleksi sepatu kulitnya, tapi sekarang yang lebih butuh yang kanvas, jadilah akhirnya saya beli yang kanvas harganya Rp. 395.000. Di sana bisa debit juga (ada BCA dan Mandiri) jadi praktis kalau mau bayar-bayar. Saya juga nanya, untuk produksi sepatu itu berapa lama. Katanya sekali produksi butuh 2-3 bulan. Jadi kalau model yang kita inginkan kebetulan lagi kosong, harus nunggu dulu 2 bulanan.

Signore Canvas Navy

Signore Canvas Navy

Signore Canvas Navy

Signore Canvas Navy

Pas Saya sudah coba, kualitas sepatu Brodo itu oke banget. Detil-detilnya Saya suka, rapih juga pengerjaannya. Salah satu ciri khas sepatu brodo adalah di solnya. Di bagian bawah sepatunya, sepatu brodo menggunakan motif batik parang. Lalu untuk yang versi bots, menggunakan motif peta Indonesia. Jadi bener-bener kerasa kalau ini adalah buatan Indonesia. Kurangnya mungkin karena yang kanvas ukuran saya itu agak sempit di lebarnya, saya jadi beli yang satu ukuran lebih besar. Mungkin karena baru, jadi masih agak kaku dan kurang mantep di kaki. Tapi pas udah dipake sering, jadi nyaman kok. Sama lokasinya agak sulit dijangkau. Mungkin Brodo bisa buka stand di PVJ yang bagian Enterpreneurnya. Itu katanya emang disediain untuk UKM dan Saya lihat masih banyak yang kosong. Saya doakan karya-karya Brodo bisa semakin banyak, brandnya bisa semakin besar, dan bisa menyaingi produk-produk dari luar negeri. Saya cuma bisa bantu dukung produk lokal dengan membelinya dan mengulasnya di blog 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1144 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

6 Comments on Brodo, Sepatu Handmade dari Bandung

  1. masuk list nih kalau nyari sepatu, informatif kang 🙂

    Suka

  2. Annisa Rahmah // 21/10/2014 pukul 8:13 pm // Balas

    Waaah iya nih emang brodo keren bangeeet.. Shop keepernya pada ramah. Customer servicenya top !!! Kalo sepatu yang dipesen ga cukup bisa di tuker. Sukses ya Brodo 🙂 semoga mendunia 🙂

    Suka

  3. bagus sepatunya. finishingnya rapi ya? awet ngga gan?

    Suka

  4. Brodo.. pakalolo.. webe.. karya anak bangsa.. indonesia kece!!

    Suka

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Apresiasi Balik Untuk Brodo Atas Apresiasinya | Ardisaz
  2. Dapet Sepatu Brodo Lagi | Ardisaz
  3. Bagi-Bagi THR, Dapetin Voucher Diskon Brodo Sekarang | Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: