My Journal

Sembilan Tren Aplikasi Mobile di Tahun 2013 oleh App Annie part 2

Tulisan ini adalah part ke dua dari tulisan di link ini.

Tren 5: Model Freemium Terbukti Berhasil

Di dunia game, pendapatan dari freemium vs paid app naik dari yg tadinya 86% menjadi 93%. Demikian juga untuk dunia aplikasi, dari awalnya 46% menjadi 57%. Di dunia game, prinsip F2P atau Free to play ini memang sedang marak-maraknya. Hal ini pernah menjadi kontroversi di dunia game dimana para game merasa seperti “ditipu” atau jadi tidak bisa menikmati gamenya secara utuh. Ada yang menganalogikan seolah-olah main Mario Bros tapi untuk ke level selanjutnya harus bayar, untuk dapet item bintang harus bayar, dan lain-lain. Kalau saya sendiri melihatnya adalah pasar freemium atau F2p ini sangat cocok untuk generasi gamer saat ini yang tipikalnya sesungguhnya non gamer, casual gamer, atau mereka yang ingin main game tapi sebenernya tidak punya waktu untuk dihabiskan berjam-jam di depan layar. Bagi mereka, model ini sangat cocok karena mereka hanya perlu membayar apa yg ingin mereka nikmati. Tidak seperti game Final Fantasy yang untuk memainkannya butuh waktu berjam-jam. Itu mengapa game yang ditujukan untuk hardcore gamer masih menggunakan model paid apps, tidak F2P.

Kenaikan revenue dari freemium ini justru tanda bahwa semakin banyak non gamer yang kini telah menjadi casual gamer. Saya rasa hal ini tidak membunuh pasar hardcore game di mobile karena masih hidup tapi populasinya kalah dibandingkan mereka yang casual gamer.

Perbandingan pendapatan melalui model freemium dan paid

Perbandingan pendapatan melalui model freemium dan paid

Game dan Apps yang mendapatkan pendapatan tertinggi menggunakan Freemium

Game dan Apps yang mendapatkan pendapatan tertinggi menggunakan Freemium

Tren 6: Apps Messaging berevolusi menjadi Media Platform

2013 lalu adalah era invasi aplikasi bertukar pesan besar-besaran. Selain nama besar yang sudah kita kenal yakni Whatsapp dan Skype, muncul pemain baru yang berhasil merombak peta komunikasi di Indonesia yakni Line, KakaoTalk, dan WeChat. Mereka tidak hanya muncul sebagai aplikasi bertukar pesan, tapi banyak yang sudah berevolusi menjadi sebuah platform dan mereka berhasil menggenerate revenue besar dari sana. Platform tersebut dijadikan media distribusi untuk games, musik, buku, dan lain-lain.

Evolusi ini impactnya cukup besar. Di Korea Selatan, Saya pernah dapat cerita, era kebangkitan mobile developer indie di sana adalah ketika muncul Kakao Talk dimana mereka bisa mendistribusikan aplikasinya dengan mudah. Saat ini, kalau kita menggunakan Kakao Talk pun, banyak game-game Korea nangkring di sana. Sayangnya, Indonesia belum punya nih Media Platform seperti ini. Saya di akhir tahun 2013 sempat beberapa kali meeting dengan salah seorang rekan yang sedang mengembangkan Media Platform asli Indonesia, dimana kita bisa distribute konten di platform tersebut. Saya sangat tertarik dan tak sabar menunggu peluncurannya, mengingat produk tersebut didukung oleh pemain raksasa di dunia IT Indonesia. Tapi sampai sekarang, saya belum mendapat kabar terbaru tentang perkembangan platform media asli Indonesia tersebut.

Top Messaging Apps di masing-masing negara

Top Messaging Apps di masing-masing negara

Tren 7: Aplikasi Musik Mendapatkan Revenue yang Meroket di tahun 2013

Aplikasi musik, terutama streaming musik, mendapatkan peningkatan pendapatan sebesar 75%. Era digital membuat musik dalam bentuk fisik semakin berkurang peminatnya. Banyak dari masyarakat yang lebih memilikih menikmati musik secara digital. Aplikasi streaming musik sudah sangat populer di luar negeri. Di Indonesia, terkendala masalah konektivitas dan kecepatan internet mungkin yah, jadi pertumbuhannya belum begitu signifikan.

Saya pribadi, masih terus mengoleksi keping CD dari toko, tapi saya juga menikmati streaming musik. Salah satu aplikasi yang saya pakai adalah Nokia Mix Radio. Di luar, ada iTunes Radio yang sudah terkenal, ada juga pandora dan spotify yang mereka semua tidak masuk ke Indonesia, atau belum mungkin. Informasi ini harus dijadikan momentum bagi para musisi untuk segera mengadaptasi bisnis model, terutama jalur distribusi mereka, agar bisa terus survive mengikuti perkembangan teknologi.

Peningkatan Revenue dari Aplikasi Musik

Peningkatan Revenue dari Aplikasi Musik

Top Aplikasi Musik di Store

Top Aplikasi Musik di Store

Tren 8: Aplikasi Sosial Foto dan Video Menjadi Populer

Aplikasi sosial media yang berfokus ke foto dan video semakin populer dan mulai mengejar aplikasi sosial media tradisional seperti facebook. Dua aplikasi yang paling booming di 2013 adalah Vine dan Snapchat. Tak hanya itu, aplikasi editing untuk social media berbasis foto dan video juga menjadi sangat viral di 2013 ini. Salah satu yang paling ramai digunakan adalah Camera360. Saya pribadi sudah cukup puas sih dengan Instagram untuk share foto. Saya pernah aktif menggunakan Vine untuk berbagi video. Tapi lagi-lagi, permasalahannya adalah internet di Indonesia yang tidak mumpuni -_- Upload video lama, suka failed, muter video juga sama. Jadi, saya pensiun dulu sampai internet di Indonesia perkasa.

Pertumbuhan Aplikasi Sosial Media Foto dan Video

Pertumbuhan Aplikasi Sosial Media Foto dan Video

Top aplikasi sosial foto dan video

Top aplikasi sosial foto dan video

Tren 9: Kebangkitan Aplikasi Mobile Banking, Payment, dan Finance

Nah ini sebenernya yang saya paling tunggu-tunggu kehadirannya di Indonesia, tapi sepertinya, ekosistem keuangan kita masih belum secanggih itu. Di luar negeri, aplikasi untuk keperluan keuangan baik itu proses pembayaran maupun mobile banking sudah goes mobile semua. Kalau ngeliat di Indonesia, internet bankingnya aja masih gak jelas gitu user interfacenya dan menu flow nya, kayaknya masih harus nunggu tahun 2014 ini untuk ngeliat fasilitas keuangan yang lebih mobile based.

Di luar negeri, trennya adalah segala kegiatan pembayaran, transaksi-transaksi lainnya, bahkan sampai penukaran mata uang (ke bitcoin juga ada), itu sudah ada fasilitas mobilenya. Tahun 2013 menunjukan pertumbuhan yang signifikan di area tersebut dan diprediksi tahun 2014 akan semakin booming. Saya melihat gelagatnya, ujung2nya akan menuju ke penggunaan mobile devices untuk melakukan transaksi fisik menggunakan NFC.

Pertumbuhan aplikasi mobile finance

Pertumbuhan aplikasi mobile finance

Top aplikasi finance

Top aplikasi finance

Fiuh itu tadi 9 tren aplikasi mobile di tahun 2013. Mohon maaf jika terlalu panjang, saya juga yang nulis capek. hehehe.  Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi yang kebetulan tidak memiliki akses ke AppAnnie dan juga bisa merangkum tren-tren penting bagi mereka yang membutuhkan. Kayaknya next time Saya kasih rangkumannya aja dan link download reportnya yah biar gak capek ngetik :p hihi Oke, terima kasih sudah menyimak dan terima kasih AppAnnie sudah membuatkan laporan ini untuk kita-kita

About Adam Ardisasmita (1239 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Vice President Asosiasi Game Indonesia | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

<span>%d</span> blogger menyukai ini: