Iklan
My Journal

Tips Menjaga Konsistensi Terhadap Kebiasaan Baru

gambar diambil dari itunes.apple.com

Sulit rasanya mengubah kebiasaan itu, apalagi kalau itu sudah kita lakukan dari waktu yang sangat lama. Tapi perubahan itu pasti terjadi dan malah terkadang perlu. Misalkan kita punya kebiasaan buruk yang harus dihilangkan, maka mau tidak mau kita harus bisa berubah dari kebiasaan kita yang lama. Saya pernah membaca sebuah buku, bahwa kegiatan yang diulang terus-menerus hingga 3 bulan penuh secara konsisten, lama-lama dia akan menjadi kebiasan baru kita. Jadi yang menjadi tantangan adalah bagaimana caranya agar selama 3 bulan penuh itu bisa konsisten untuk mengulang kegiatan baru kita. Konsisten itu berat sekali, karena kita harus selalu memulai hal tersebut secara berulang. Untuk itu saya ada beberapa tips agar bisa melatih konsistensi.

Hal yang paling pertama dan mendasar adalah niat dibalik kegiatan baru yang ingin kita lakukan. Motivasi terkuat pastilah harus dari dalam diri, kita harus menemukan cukup alasan kenapa kita harus membiasakan hal itu. Apakah hal tersebut bisa berefek baik bagi kita, apakah hal tersebut akan mempengaruhi karir kita, apakah hal tersebut akan membuat kita semakin disayang pacar, apakah hal tersebut akan mencegah kita dari penyakit, dan lain sebagainya. Cari dan gali motivasi dalam diri karena itu akan menjadi tenaga pendorong yang sangat kuat bagi perubahan kita.

Yang kedua adalah minta tolong orang lain. Ini juga penting karena sekuat-kuatnya motivasi kita, pasti ada kalanya kita lupa atau down. Di saat itu, orang terdekat kita menjadi faktor yang turut mempengaruhi keberhasilan kita untuk konsisten. Jadi pastikan kita memberitahukan niat kita ke orang terdekat kita bahwa kita mau berubah, kita butuh memulai kebiasaan baru, dan minta bantuan untuk terus mengingatkan kita agar bisa konsisten.

Selanjutnya yang ketiga adalah menjaga momentum. Usahakan sebisa mungkin kita harus mencegah agar kebiasaan baru kita tidak bolong seharipun. Momentum ini ibarat kita mendorong truk, pada dorongan pertama kita akan mengerahkan tenaga yang sangat besar agar truk tersebut bergerak. Tapi setelah truk mulai bergerak, tenaga yang kita kerahkan tak akan sebesar ketika pertama kali kita mendorong truk tersebut. Kalau kita bolong sehari saja, atau sekali saja, maka untuk memulai hal itu lagi kita butuh mengerahkan tenaga yang amat sangat besar. Jadi apapun yang terjadi, usahakan untuk tidak bolong.

Yang terakhir adalah gunakan alat bantu. Hehe sebagai pecinta teknologi, tentu hal utama yang saya lakukan ketika ingin menjaga konsistensi adalah mencari apps yang sesuai dengan kebutuhan saya di appstore. Hehehe… Ini pencarian yang cukup memakan waktu dan lama karena ternyata tidak banyak apps yang seperti saya harapkan. Setelah pencarian panjan tersebut, akhirnya saya menemukan apps untuk iPhone berjudul ritual (bisa di download di sini). Apps tersebut UInya sangat cantik dan mudah dipakai. Saya bisa memonitor progress saya dalam menjalankan ritual baru di sini. Apps tersebut juga cukup memotivasi saya agar bisa terus menjalankan kebiasaan baru saya secara konsisten.

Grafik jumlah halaman buku yg saya baca setiap hari

Grafik jumlah halaman buku yg saya baca setiap hari 

 

grafik keberhasilan saya tidur di bawah jam 12

grafik keberhasilan saya tidur di bawah jam 12

Semoga postingan ini bermanfaat terutama buat kita-kita yang punya kebiasaan buruk yang ingin diubah. Hehe.. Saya sendiri ada cukup banyak resolusi baru kebiasaan yang ingin saya ubah atau saya tambahkan dalam hidup saya seperti membaca buku setiap hari, olahraga tiap pagi dan malam, tidur sebelum jam 12, dan masih banyak lainnya. Tapi ya pelan-pelan deh, asal konsisten bisa 3 bulan gak bolong, nanti bisa jadi kebiasaan baru kita 🙂 Selamat mencoba

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

4 Comments on Tips Menjaga Konsistensi Terhadap Kebiasaan Baru

  1. tulisan yang bermanfaat, btw kalau aplikasi buat android ada gak yg seperti itu?

    Suka

  2. Ada aplikasi yang untuk BlackBerry ngak ya?

    Suka

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. [Tutorial] Belajar Programming dan Membuat Game Menggunakan Unity | Ardisaz
  2. Kehilangan Momentum – Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: