My Journal

Cara Memasukan Audio Dari Komputer Ke Zoom atau Google Meet Dengan Aplikasi Loopback

Sering banget saya menerima kendala ketika harus presentasi tapi tidak menggunakan Zoom karena seperti Google Meet, audio dari sistem komputer kita tidak terbawa. Jadi kalau harus presentasi file yang ada video dan audionya, jadi gak kebawa. Terus kalau lagi presentasi pakai zoom pun, kadang suara notifikasi WA atau Discord bocor ke dalam presentasi karena yang diroute ke dalam Zoom adalah semua suara dari sistem Mac kita.

Case lain yang menurut saya juga bisa dimanfaatkan adalah ketika ingin melakukan live podcast atau webinars, kadang pengen sambil masukin backsound lagi dari spotify juga, itu jadi sulit dilakukan. Atau case temen-temen yang mungkin trainer olahraga online mau nampilin audio sambil gerak-gerak, musisi mau live performance online, dan berbagai case yang membutuhkan tidak hanya video, tapi juga audio untuk ditampilkan di dalam aplikasinya.

Untuk pengguna Mac, bersyukurlah karena ada aplikasi yang bernama Loopback. Aplikasi ini bisa membuat virtual audio input yang nanti bisa dijadikan source mic audio kita di aplikasi apapun yang kita pakai. Jadi saya bisa routing dari Power Point dan Mic saya menjadi satu audio source untuk digunakan di Zoom atau Google Meet atau apapun. Suara dari Google Chrome juga bisa, dari Discord juga bisa, dan semua aplikasi lainnya.

Tak hanya routing, kita juga bisa atur volumenya. Jadi kita pengen suara power point lebih kecil daripada suara mic kita, atau suara youtube lebih kecil dari suara instruksi kita, semua jadi mudah dengan Loopback. Kayak kalau saya lagi live podcast, itu kan ada suara backsoudnya, itu bisa saya set jadi 25% saja sehingga tidak mengganggu suara yang lagi bicara.

Ini contoh tampilan salah satu “mic virtual” saya yang isinya ada beberapa channel output

Kita bisa add aplikasi dan eksternal audio source apapun sebagai sources.

Nanti di aplikasi kayak zoom, atau google meet, atau skype, atau discord, atau aplikasi apapun, kita tinggal pilih virtual device yang sudah kita buat yang source nya terdiri dari berbagai sumber suara yang sudah kita asign.

Nanti kalau mau mixing audio lebih expert lagi, kita bisa jadikan software DAW kayak garage band, Ableton, atau software kayak OBS sebagai mixing tools kita. Input-inputnya nanti kumpulan virtual devices untuk masing-masing aplikasi. Ini saya lagi coba eksperimen agar bisa pakai MIDI Controller juga untuk mengatur volume di masing-masing channel agar bisa produksi streaming yang lebih nice 🙂 Nanti saya share juga di blog yah.

About Adam Ardisasmita (1173 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Vice President Asosiasi Game Indonesia | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: