Iklan
My Journal

[Review] Satu Tahun Menggunakan Earphone Bluetooth Samsung Gear Icon X 2018

Sebenarnya sudah lama sih pengen nulis review tentang Samsung Gear Icon X ini, tapi sempat saya urungkan karena ternyata ada suatu kendala teknis yang cukup fatal dan beberapa juga saya temukan case yang sama di forum-forum online terkait bluetooth earphone ini. Sebelum menggunakan Samsung Gear Icon X 2018 ini, saya juga menggunakan BT Earphone merk Jabra Halo Smart dan memiliki permasalahan dari faktor durabilitas (pertimbangan saya dulu milih Jabra Halo Smart ada di tulisan ini). Untuk itu rasanya saya ingin ngetest agak lama dulu baru berani nulis reviewnya terkait device BT earphone ini.

Dulu, pengalaman saya menggunakan Jabra Halo Smart, earphone sebelah kanannya suaranya kecil banget. Saya bawa ke service center, sama mereka diganti produk baru. Ternyata produk baru ini setelah beberapa bulan juga mengalami hal yang sama. Sayang masa garansi saya sudah lewat beberapa bulan sehingga tidak bisa ditukar baru. Karena saya malas kalau misalkan Jabra Halo Smart nya rusak-rusak lagi, saya akhirnya coba melirik BT earphone yang lain.

Ketika ingin ganti ke BT earphone lain, saya ingin coba cari yang gak ada kabelnya sama sekali. Si Jabra Halo Smart ini kan modelnya dikalungin di leher dan ada kabelnya. Positifnya, kita bisa dengan mudah mengalungkan BT Earphone kita dan menggunakannya kapan pun. Sedangkan klo model yang true wireless kayak airpod atau Gear Icon X ini, kalau lagi gak dipake harus dimasukin ke kotaknya atau dibiarkan nyangkut di kuping dalam waktu lama. Tapi enaknya jadi lebih ringkas, compact, dan paling nyaman klo dipakai untuk olahraga atau sambil tiduran. Klo yang ada lehernya, dipake tiduran ada yang ganjel.

baca juga : [Review] Wireless Earphone Jabra Halo Smart, Cocok Untuk Mobilitas Tinggi

Waktu itu saya galau antara Airpod, Gear Icon X, dan satu lagi Jaybird apa gitu saya lupa. Dengan pertimbangan saya lebih sering pakai perangkat android dibanding iOS juga saya cobain Airpod kok gak kuat di telinga (kayak gampang jatoh) dan gak waterproof, akhirnya saya pilihlah Gear Icon X. Saya waktu itu beli di Singapore karena di Indonesia belum masuk jadi untuk urusan garansi dan after sales mungkin agak ribet yah. Tapi yaudah lah yah, merk Samsung harusnya kuat pikir saya.

Ketika saya coba gunakan pertama kali, impresi saya adalah fitur flowless antara handphone Samsung dengan BT Samsung tidak sebagus antara Apple Airpod dengan iOS devices. Ini sangat disayangkan walaupun bukan hal yang major. Cuma klo ngeliat experience pairing antara iphone dengan airpod, itu rasanya seneng aja ngeliatnya. Dan saya sebenernya expect itu antara Gear Icon X dengan Samsung saya. Tapi balik lagi, fitur itu gak penting-penting amat sih. Toh klo udah pairing, koneksi ke HP cepet kok.

Lalu jika dibandingkan dengan Jabra Halo Smart, ada fitur yang saya kehilangan yakni konek ke multiple device. Dulu di Jabra Halo Smart saya bisa konek ke Handphone dan ke Tablet jadi mau pindah-pindah gampang. Atau konek ke Handphone dan ke Laptop. Di Gear Icon X ini cuma bisa konek ke satu device aja jadi klo mau pindah device, ya harus pairing lagi sama device barunya dan unpair device lamanya.

23275594_10155910591997700_2608927261232516249_o

Yang saya suka dari Gear Icon X ini yang jelas ukurannya yang kecil, suaranya yang bagus, dan yang pasti nyaman di telinga, gak copot-copotan. Buat saya yang sering traveling gini, enak pakaia Gear Icon X karena ringkas, kecil, dan bisa saya pakai terus-terusan di telinga saya (at least terpasang terus di satu telinga). Atau kalau terpasang di dua2nya, kita bisa pasang ambience mode yang membuat suara di sekitar tetap masuk ke telinga kita jadi kita tetap aware.

Untuk batrenya, satu piece earphone nya bisa tahan 2-3 jam kira-kira kalau dipakai nyala terus. Berhubung saya pada kenyataannya pakainya satu kuping, jadi 3 jam kuping kanan, terus klo batre nya habis pakai yang kuping kiri, yang kuping kanan di charge di kotaknya lagi. Dengan skema begini, bisa seharian sih gak abis-abis. Standar lah BT Earphone model true wireless emang begini skemanya. Batrenya gak akan kuat lama-lama.

Terus yang saya juga suka adalah navigasinya. Untuk play, pause, skip track, volume, dan google assistant, kita tinggal pakai touchpad yang ada di earphone kiri dan kanan. pengoperasiannya gampang dan intuitif jadi klo mau skip track atau mau kecil/besarin volume gampang.

Walaupun Gear Icon X ini nyaman, di telinga pas, dan gak gampang jatuh, kalau harus pakai Gear Icon X ini buat kerja atau traveling lama di pesawat, tetep gak nyaman sih (dan batrenya pun gak kuat). Ini cocoknya untuk penggunaan bluetooth earphone yang low profile (gak begitu menonjol misal lagi commute) dan untuk olahraga. Untuk di depan laptop atau traveling jauh, saya prefer pakai Headphone (saat ini pakai Audiotechnica, mungkin kapan2 direview juga). Tapi rempong juga yah jadi musti bawa dua earphone hahaha. Kalau ada rejeki mungkin nanti bisa investasi di BT Headphone yang ada Active Noice Cancellation nya juga.

Nah, ada satu faktor fatal yang membuat saya nyaris tidak bisa menggunakan BT earphone Samsung Gear Icon X ini yang kayaknya ini bakal jadi deal breaker. Saya sempet ingin nulis tentang faktor krusial ini di blog agar orang-orang hati-hati karena ini bener-bener parah. Jadi case nya gini. Tiba-tiba setelah pemakaian agak lama, kira-kira mungkin sudah 6 bulan lah, volume di salah satu earphone jadi keciiil banget. Saya cari-cari online, ternyata ini case yang banyak terjadi. Saya liat di forum nya Samsung sendiri, cukup banyak yang complain. Dimana case mereka, ketika dibawa ke service center, akhirnya di ganti baru. Dan setelah beberapa bulan, case ini kejadian lagi. Wah, kok masalahnya sama kayak si Jabra Halo Smart. Bedanya klo Jabra Halo Smart itu bener-bener ilang suaranya kayak kabelnya longgar atau putus, klo si Gear Icon X ini suaranya menghilang. Saya akhirnya mengandangkan Gear Icon X ini untuk waktu yang lumayan lama karena gak enak banget suaranya gak kedengeran.

23213304_10155910591917700_4698455705103609913_o

Lalu setelah coba browsing-browsing lamaa, saya menemukan ada artikel yang bisa membetulkan masalah ini. Jadi di artikel itu, di tulis bahwa ada membran putih di dalam Gear Icon X kita yang fungsinya untuk mencegah air masuk. Entah karena posisi atau design dari membran itu, lilin dari telinga kita bakalan mengendap di situ dan membuat suara jadi mengecil. Itu kenapa orang-orang mengalami kejadian ini setelah pemakain sekian lama. Lalu si artikel ini memberikan cara untuk melepas membran putih yang berada di dalam perangkat earphone kita. Resikonya, tanpa membran putih itu Gear Icon X kita jadi gak tahan air dan garansinya jadi hilang. Saya mikirnya, ngurus garansi ke Singapore sama harganya kayak beli baru dan mending jadi gak tahan air daripada gak bisa dipake sama sekali. Tahapannya cukup mudah sih, kita buka casing earphone kita untuk tiap sisi, lalu ada membran putih kecil sekali yang harus kita lepas pelan-pelan. Dan setelah dilepas, bener dong suaranya jadi jelas lagi. Hahahaha Kalau ada orang yang beli Gear Icon X 2018 dan mengalami hal yang sama, silahkan dituker ke service center sampai garansi abis. Kalau garansi udah abis, coba tuh dilepas membran putihnya, nanti pasti normal lagi.

Semenjak membran itu di lepas, sekarang Gear Icon X saya sudah normal lagi dan masih menjadi teman setia saya untuk commute. Semoga sih itu defect untuk Gear Icon X generasi awal2 aja yah, yang sekarang semoga udah gak kejadian. Cuma kalo si Gear Icon X saya udah kemakan umur, kayaknya saya nanti akan ganti cari yang BT Headphone aja biar lebih nyaman dipakai dan bisa untuk penggunaan dalam waktu lama.

*sama kalau ada yang punya Gear Icon X dan mau tahu cara lepas membrannya, kabarin aja nanti saya buatkan artikelnya 😉

Iklan
About Adam Ardisasmita (1125 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: