Iklan
My Journal

Waktu Bermain Game

Dulu saya merupakan pecinta console game. Pertama kali saya main console itu Super Nintendo dengan Mario Brosnya. Lalu masuk era Sega, Play Station, Nintendo 64, dan Play Station 2. Setelah itu, saya mulai masuk SMA dan kuliah dimana aktivitas saya sudah jauh lebih padat sehingga tidak sempat lagi main game console. Dulu padahal saya bisa menghabiskan hari hingga dini hari bermain game console, entah itu game RPG atau game-game ringan.

Di akhir perkuliahan, saya sempat mulai kembali ke dunia hardcore gaming dengan bermain World of Warcraft. Rasanya seperti nostalgia bisa menghabiskan waktu dengan bermain game. Oh ya, kalau game-game casual di handphone yang durasi bermainnya sekitar 10 menit sekali main sih saya masih sering main ya. Tapi ini konteksnya adalah meluangkan waktu untuk bermain game yang lebih “berat” dan menikmati waktu untuk bermain.

baca juga : Merindukan Weekend Mager

Ketika sudah menikah pun saya masih punya waktu untuk main game. Biasa saya dan istri sebelahan, saya main WoW dan istri main the Sims di laptop masing-masing. Namun ketika sudah punya anak, waktu luang untuk bisa dihabiskan semakin terbatas. Bukan hanya karena klo ada waktu kosong lebih memilih untuk dihabiskan bersama anak, tapi juga karena kesibukan yang juga semakin padat yang membuat tidak bisa mengalokasikan waktu untuk bermain game yang cukup berat.

Sebenernya sudah cukup tergoda untuk beli PC Gaming atau PS4, apalagi melihat cukup banyak judul game menarik yang kiranya cukup menggiurkan. Tapi yang saya tidak punya adalah slot waktu yang bisa disisihkan secara khusus untuk main game dengan durasi belasan jam seperti dahulu kala. Atau kalaupun waktunya ada, kok rasanya sayang kalau gak digunakan untuk hal produktif. Kalaupun bukan work related, waktu kosong biasanya kepakai untuk nulis blog, edit vlog, bikin tutorial, atau side proyek lainnya yang seru untuk dikerjakan.

baca juga : Debut PS4 yang Super Keren

Ini bukan berarti saya sama sekali gak sempet refreshing yah. Salah satu hobi yang sampai saat ini tidak bisa saya tinggalkan adalah nonton film serial. Saya baru saja maraton Daredevil, Jessica Jones, dan mulai masuk Luke Cage. Walaupun time spent untuk nonton juga banyak, tapi nonton itu bisa diinterupsi. Apalagi dengan adanya Netflix, saya bisa pause dan play kapan saja di device mana saja yang terdekat. Jadi dari sisi workflow, nonton serial bisa sambil makan, sambil jagain Jenna tidur, bisa sambil mandi, atau bahkan sesimpel lagi macet di jalan. Sedangkan kalau main game kan gak bisa diputus-putus begitu, apalagi kalau main gamenya online :p

Mungkin nanti akan tiba waktunya dimana saya bisa meluangkan lebih banyak waktu untuk main game yah. Tapi klo untuk sekarang ini, kayaknya masih banyak hal yang menjadi prioritas lebih tinggi sehingga saya harus meninggalkan hobi lama saya ini.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: