My Journal

Mencoba ASA Premium White Tea Yang Lembut Dan Menyegarkan

Salah satu teh dengan kualitas yang baik adalah white tea. Namun memang entah mengapa di Indonesia ini belum banyak yang tahu white tea ataupun mengapresiasi white tea. Padahal dari sisi rasa dia yang paling lembut dan segar, lalu juga dari sisi khasiat banyak sekali manfaatnya. Salah satu manfaat yang paling dicari orang ketika minum white tea adalah sebagai anti penuaan dini. Berikut adalah kutipan dari hasil peneletian tentang teh putih.

The anti-ageing and anti-oxidant properties of 23 plant extracts (from 21 plant species) were assessed as anti-elastase and anti-collagenase activities and in selected anti-oxidant assays along with phenolic content. From a panel of twenty three plant extracts, some one dozen exhibit high or satisfactory anti-collagenase or anti-elastase activities, with nine having inhibitory activity against both enzymes. These included white tea which was found to have very high phenolic content, along with high TEAC and SOD activities. – resource

Saya pernah menulis (dan bagi-bagi teh putih gratis) sebelumnya (bisa dibaca di sini). Kebetulan teh putih tersebut diberikan oleh Ibu saya yang mendapatkannya langsung dari petani teh. Belum lama ini, saya diminta untuk mencoba dan menulis review tentang sebuah produk white tea yang bisa dibilang cukup baru di Indonesia. Produk tersebut bernama ASA Premium White Tea. Kebetulan saya diberikan sampel gratis untuk dicoba 😀

Packaging-nya 11-12 sama teh mahal dari Jepang

Packaging-nya 11-12 sama teh mahal dari Jepang

Yang saya kagum pertama kali melihat ASA White Tea ini adalah presentasi produknya. Alih-alih menggunakan plastik atau karton, yang digunakan adalah kaleng dengan desain yang elegan dan mewah. Ini merupakan branding yang sesuai mengingat white tea bukanlah teh yang murah dan juga memiliki kualitas yang sangat tinggi. Lalu pensuasanaannya sangat “kejepang-jepangan” walaupun ternyata tehnya bukan berasal dari Jepang :p

Untuk memproduksi teh, salah satu teknik yang penting adalah metode untuk pengeringan daun tehnya. Saya menyadari fase ini bukanlah fase yang mudah karena di kantor Ibu saya memproduksi teh dan obat-obatan herbal, teknik pengeringannya bukan main kompleksnya. Hal ini membuat rasa dan juga kandungan di dalam daun tehnya menjadi maksimal. Dari sisi rasa, saya tidak menemukan perbedaan yang signifikan antara white tea yang pernah saya coba dengan ASA White Tea. Artinya teknik pengeringan daunnya pun sudah cukup baik sehingga menghasilkan rasa yang lembut.

Nyeduh ASA White Tea

Nyeduh ASA White Tea

Oh ya, jangan lupa suhu optimal untuk menyeduh white tea ada di 80 derajat celcius yah. Walaupun beberapa ada yang tetap ingin menyeduh dengan air mendidih. Hehehe Dengan suhu 80 derajat, rasa dari ASA White Tea tetap ringan namun juga masih tercium bau harum yang enak.

Jadi buat kamu yang ingin segera menikmati ASA Premium White Tea, bisa langsung tanya-tanya di fanpage-nya saja (link di sini). Lalu seperti biasa, bagi yang ingin mendapatkan sample gratis dari Saya, kamu bisa langsung tinggalkan tinggalkan komentar di bawa atau mention saya via twitter yah 🙂 Ingat persediaan terbatas dan siapa cepat dia dapat. Sama yang sudah pernah mendapatkan free sample teh dari saya, kasih kesempatan untuk yang lain dulu ya. Buat kamu yang ingin tambah relaks dan awet muda, tunggu apalagi 😀

About Adam Ardisasmita (1199 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Mencoba ASA Premium White Tea Yang Lembut Dan Menyegarkan

  1. Di jual bebas gak? Atau dijual ditempat tertentu.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: