Iklan
My Journal

Sushi Tei, Restoran Sushi Favorite Saya

Di kalangan teman-teman dekat saya, saya sering disebut sebagai brand ambasador dari Sushi Tei, restoran Jepang yang menyajikan berbagai menu Sushi. Ini dikarenakan saya cukup sering makan di Sushi Tei dan biasanya saya checkin di Foursquare atau post di Instagram dan Path sehingga teman-teman saya melabeli saya dan istri sebagai duta besar Sushi Tei di Indonesia :p

Sayangnya, kami tidak dibayar untuk mengendorsed Sushi Tei karena kami berdua memang suka sekali sushi dan Sushi Tei ini rasanya pas untuk kami berdua. Saya pribadi pecinta sashimi dan sushi, dimana ikannya disajikan mentah begitu saja. Untuk menu itu, tingkat kesegaran dari ikan tentu menjadi yang utama. Saya pernah makan sashimi di restoran sushi kelas abal-abal, rasanya gak fresh sama sekali. Di Sushi Tei, setiap saya pesan sashimi atau sushi, rasanya bener-bener segar.

Berbeda dengan saya, istri lebih suka menu fusion yang ikannya matang dicampur dengan beberapa menu lainnya seperti nori, mayonaise, dan lain-lain. Istri saya kalau ke Sushi Tei sudah tidak perlu buku menu lagi, pesenannya udah pasti klo ke sana akan order Fuji Roll dan Salmon Crispy Aburi. Ohya, Ocha dingin atau panas di sini gratis dan direfill, jadi kalau mau hemat, gak usah pesen minum lagi.

Di Sushi Tei menu favoritnya adalah Tuna Salad Crispy Mentai, tapi istri gak suka kalau tuna disajikan seperti itu. Saya sih suka-suka aja, bahkan suka hampir semua menu yang pernah saya coba. Saladnya saya suka (dressingnya enak), lalu udonnya saya suka, salmon cha sobanya (mie dingin) juga saya suka, hahaha saya suka semuanya. Ada dua menu yang saya belum kesampean coba yakni Lobsternya dan Uni (bulu babi) nya. Kemaren rencananya mau pakai poin membership untuk beli menu tersebut karena harganya emang agak mahal, tapi Uninya lagi kosong :p

Mengenai membershipnya sendiri, menurut saya Sushi Tei ini programnya cukup oke. Dengan poin tersebut, setiap kelipatan 10.000 rupiah, kita akan dapat poin. Poin tersebut nantinya bisa kita gunakan untuk transaksi. Dalam satu tahun, saya dengan frekuensi makan sebulan 1-2x, udah terkumpul poin yang setara dengan nilai 200.000 rupiah untuk digunakan makan di Sushi Tei. Tapi memang bikin membershipnya agak susah, kita harus melakukan transaksi sebesar 1,5 juta rupiah dalam 3 bulan. Itu saya 600rb-an sendiri dihabiskan sama istri di Sushi Tei Bali ketika kami Honeymoon demi dapet membershipnya :p

Sampai saat ini, saya masih belum menemukan restoran sushi yang lebih nyaman, dengan menu yang lebih cocok, dan program loyalty yang lebih baik dari Sushi Tei semenjak dulu saya masih mahasiswa hingga saat ini. Kalau ada rekomendasi, boleh dong infonya, nanti kita cobain 🙂 Oh ya, Sushite bulan ini juga berulang tahun 😀 Selamat ulang tahun Sushitei, semoga outletnya semakin banyak, menunya semakin beragam, loyalty programnya semakin oke, dan makin banyak promo2 menarik yah. Kemaren ada doorprize yang hadiahnya ada smartphone, jalan2 ke taiwan, mug, bantal bentuk sushi, payung, dan lain-lain. Saya naksir sama mug sushiteinya dan istri naksir sama bantal lucunya. Pas kami ambil undian (dengan transaksi sebesar 300k utk member dan 350k non member), eh malah dapetnya hand sanitizer 😥 Orang yang ambil undian sebelum saya dapet mug, yang sesudah saya dapet bantalnya. Duh pengen banget mugnya. Kalau pun dijual, saya mau deh beli.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Mencoba Sea Urchin di Sushi Tei | Ardisaz
  2. Sushi Matsu: Restoran Sushi Enak di BSD Yang Perlu Kamu Coba | Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: