Iklan
My Journal

Siapapun Presidennya, Jakarta yang Menang

Kutipan dari Kompas

Kutipan dari Kompas

Jakarta saat ini adalah kota yang sakit parah. Penyakitnya sudah sangat kronis dari berbagai sisi, mulai dari sisi ekonomi, sosial, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan banyak lainnya. Ini adalah penyakit yang sudah lama didiamkan, bahkan dibuat tambah parah, oleh mereka yang dulu mengaku menjadi “pengurus” kota Jakarta, namun ternyata hanya menjadi penggerogot saja. Kita sadar, tidak akan mudah dan singkat untuk bisa memulihkan kota Jakarta ini, butuh pemimpin yang benar-benar hebat untuk bisa membangkitkan kembali kota Jakarta. Alhamdulillah, kali ini Jakarta dipimpin oleh pemimpin yang baik, Jokowi dan Ahok. Di bawah kemempinan mereka berdua, Jakarta mulai berdiri. Memang Jakarta masih jauh dari sehat, masih lama hingga dia berlari, tapi kita bisa melihat bahwa Jakarta mulai mendapatkan nafasnya, mulai beranjak maju, mungkin masih merangkak, terjatuh, bangun lagi, tapi arahnya sudah baik.

Saya menulis ini bukan dalam konteks kampanye, tapi dalam konteks bahwa Jakarta itu kota yang kompleks dan tidak bisa diselesaikan seorang diri. Jakarta adalah ibu kota, tapi juga pusat bisnis. Semua orang mencari peruntungan di Jakarta. Jakarta menerima banyak sekali beban dari luar kota Jakarta karena statusnya sebagai “Jakarta.” Kita lihat bahwa pada keberjalanannya, banyak sekali ganjalan yang dialami oleh Jokowi Ahok untuk bisa memperbaiki Jakarta yang datang dari luar Jakarta. Contohnya:

  • Untuk mengatasi banjir, Jakarta perlu kerja sama dengan wilayah lain seperti Tangerang, Depok, Bekasi, dll, tapi pada kenyataannya, ada kota yang secara terang-terangan menolak kerja sama tersebut.
  • Untuk mengatasi sampah, Jakarta perlu bekerja sama dengan Bekasi, tapi ada juga penolakan dari pemerintah Bekasi untuk mau bekerja sama.
  • Untuk membangun MRT, Jakarta perlu dukungan yang besar dari pusat terkait dengan pembebasan lahan, penutupan stadion lebak bulus yang mana butuh surat rekomendasi dari menpora, dan banyak juga dengan kementrian terkait lainnya, tapi proses ini berjalan sangat lama dan tidak jelas.
  • Untuk mengatasi macet, Jakarta butuh pembatasan transportasi publik, tapi pemerintah malah bikin kebijakan mobil murah dan tak kunjung mengatasi bocornya subisidi BBM.
  • Bahkan sesimpel untuk memperbaiki jalan berlubang, pemerintah Jakarta sempat ditegur karena memperbaiki jalan TB Simatupang yang katanya itu tanggung jawab pemerintah pusat, pernah harus menunggu lama karena ada bendungan yang jadi tanggung jawab pemerintah pusat, dan lain-lain.

Jadi dalam pemilihan presiden kali ini, siapapun yang jadi presiden, yang menang adalah kota Jakarta. Kenapa begitu? Ketika Jokowi misalkan jadi presiden, maka Pemerintah Pusat dan Pemerintah Jakarta akan bekerja dalah ritme yang sama. Selain itu, Jokowi dan Ahok sudah sehati sejiwa sehingga mudah bagi mereka untuk bisa saling sinergi. Jika Prabowo jadi presiden, Ahok adalah kader partai Gerindra dan Gerindra adalah partai yang mewakafkan Ahok ke Jakarta. Tentu lebih mudah bagi Ahok untuk melobi pemerintah pusat agar segera mendukung perbaikan Jakarta. Untuk warga Jakarta, harap bersabar sampai presiden baru terpilih agar program-program hebat di Jakarta bisa terlaksana. Jakarta adalah kota yang kronis dan kompleks, butuh kekuatan yang lebih besar untuk bisa memperbaiki Jakarta. Kita butuh lebih banyak lagi orang baik mengisi pemerintahan kita agar tidak hanya Jakarta, tapi Indonesia bisa menjadi negara yang maju.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: