Iklan
My Journal

Kenangan di Sekre 1 HMIF

Suasana di Sekre 1

Saat ini HMIF sedang melaksanakan pemilihan umum untuk kepengurusan yang baru, artinya 2008 akan benar-benar lepas tangan dari kepengurusan HMIF secara langsung. Itupula keberadaan Sekre 1 dan Sekre 2 HMIF akan lebih banyak diisi oleh adik-adik dari HMIF nanti. Mengetahui hal itu, langsung terbelesit berbagai kenangan yang telah terjadi di sekre HMIF terutama sekre favorit saya, sekre 1.

Tingkat 2, saya resmi dilantik menjadi anggota biasa HMIF yang artinya bisa menikmati fasilitas Sekre HMIF. Di hari-hari awal, saya mencoba untuk bermain ke Sekre 2 karena lebih luas dan banyak fasilitasnya di sana. Tapi karena lokasinya di lantai 4, akhirnya saya lebih banyak menghabiskan waktu di sekre 1. Biasa sekre 2 dipake 2007, 2008 di sekre 1, dan 2006 kebanyakan di lab kecuali kahim kami saat itu, Cuz, yang sering nongkrong di sekre 1. Tingkat 2 saya sering sekali menginap di sekre 1 karena saat itu kuliah banyakan pagi (jam 7 atau jam 8) sedangkan malamnya banyak sekali forsil ataupun mengerjakan tugas. Alhasil, daripada ketiduran, saya memilih untuk menginap di sekre 1. Biasanya ada Esqi, Ansel, dan juru kunci lainnya yang menempati sekre. Oh yah, dulu belum dilarang K3L untuk menginap di sekre dan dulu ketua angkatan diberi kunci sekre. Namun semenjak ada larangan dari K3L dan ketua angkatan sudah dilarang memegang kunci, saya juga jadi tidak pernah menginap lagi di sekre 1. Sekre 1 juga menjadi arena tutorial terselubung saya (biasanya belajar sama Esqi yang super pintar) untuk mengerjakan tugas-tugas atau menyiapkan ujian.

Lalu di tingkat 3, masih cukup sering menginap di sekre, apalagi dikala itu ditambah juga sedang sibuk-sibuknya mengurus ITB Fair, mengurus persiapan Arkavidia pada jamannya kahim Filman, dan menghadiri forsil-forsil. Dari segi akademik juga semester 5 adalah semester terberat selama di STI, jadi wajar kalau sering bertapa di sekre 1 untuk mengerjakan tugas-tugas. Namun ketika masa-masa persiapan Arkavidia, muncul kasus-kasus pembakaran, kepala babi, dan lain sebagainya hingga muncul larangan untuk menginap di kampus lagi. Panitia Arkavidia untungya mendapatkan izin untuk tetap menginap di sekre. Satpam2 yang jaga juga pada baik-baik kok, mau keliling kampus malem-malem, jaga di spot-spot tertentu, dan pasti membuat kami semakin aman menginap di sekre :p Hingga akhirnya berakhirlah sudah masa Arkavidia.

Di tingkat 4, saya sudah tidak memegang amanah apa-apa di kampus, saya sudah tidak punya kunci sekre, dan beban kuliah sudah semakin ringan. Akibatnya saya hanya ke sekre 1 beberapa kali saja dalam seminggu. Menginap pun sudah tidak pernah. Sebenarnya harusnya mahasiswa tingkat 4 sudah tidak sepantasnya menginvasi sekre, tapi nampaknya sampai hari ini ,sekre 1 selalu dipenuhi oleh angkatan 2008. Kasian angkatan mudanya, hehehe… tapi kami bentar lagi singgah kok dari sekre 1 :p Terima kasih banyak untuk sekre 1 yang sudah bersedia menampung saya selama 2 tahun ke belakang yah 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: