Iklan
My Journal

Drama Protokoler Para Pemimpin Rakyat… Tidak Menarik Ahh

Tanggal 2 Maret 2009 bertepatan dalam rangkaian acara hari jadi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang ke 50, seorang wakil presiden hadir di kampus saya. Hari itu beliau turut memberikan sambutan demi meningkatkan kualitas dan mutu yang dihasilkan oleh ITB. Dari pagi-pagi sekali, jalanan sudah penuh dengan pengamanan polisi dan barikade-barikade. Pengamanan dilakukan ketat sekali oleh aparat keamanan di sekitar lingkungan sasana budaya ganesha (tempat Pak JK akan berpidato). Prosesi menuju ruangan pun dipenuhi adegan drama protokoler dan segala bentuk simbolisasi dan formalitasnya demi menghormati beliau. Hingga akhirnya Pak JK berada di tempatnya.

Satu hal yang patut kita cermati pada peristiwa ini adalah super ketatnya pengamanan dan peragaan protokoler selama prosesi. Segala bentuk keistimewaan ini menggambarkan letak pak wakil presiden yang sangat spesial. Sebagai sosok yang ditinggikan dan dilayani dengan berbagai fasilitas. Padahal seharusnya rakyat lah yang memegang posisi tertinggi. Adegan seperti ini membuat imej wakil rakyat semakin jauh dengan rakyat. Bentuk protokoler yang adapun memperjelas pernyataan siapa di atas dan siapa di bawah sebenarnya. Apakah perlu sistematika protokoler seperti ini dilakukan?

Di Amerika hal serupa pun terjadi. Presiden terpilih dilindungi dan diberi fasilitas super. Kedatangannya ke suatu wilayah disambut dengan upacara protokoler seperti halnya di Indonesia. Berbeda halnya dengan presiden Iran Bapak Ahamdinejad. Beliau menyingkirkan fasilitas berlebihan di istananya, memotong segala drama protokoler yang dirasa tidak perlu, dan sebisa mungkin mendekatkan diri kepada rakyat. Kesederhanaan inilah yang justu menimbulkan rasa respek dan hormat dari rakyat. Dengan memposisikan setara, bahkan di bawah rakyat, Bapak Ahmadinejad mendapatkan simpati yang luar biasa dari rakyatnya. Inilah yang disebut wibawa yang sebenarnya. Bukan wibaya yang muncul akibat pelayanan kelas satu dan prosesi yang istimewa terhadap wakil rakyat.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: