Iklan
My Journal

Apresiasi untuk KPU Dalam Pesta Demokrasi Terbesar di Indonesia

Suasana di tempat pencoblosan

Suasana di tempat pencoblosan

Tanggal 9 Juli menjadi pesta demokrasi yang sangat penting di Indonesia. Tidak seperti pemilu biasanya, pemilu kali ini terlihat menarik animo masyarakat dengan sangat tinggi. Teman-teman saya yang biasanya golput kini memutuskan untuk berpartisipasi. Mungkin ini bisa dibilang pertama kalinya kita memiliki pemilu yang sepanas dan seantusias ini. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi KPU untuk bisa memfasilitasi para pemilih dan memberikan pelayanan terbaik.

Saya ingin mengapresiasi sistem di KPU yang sudah terintegrasi sehingga saya dan istri tidak perlu bolak-balik ke daerah asal kami untuk bisa memilih di daerah tempat kami tinggal sekarang. KPU memberikan kita dua opsi untuk bisa pindah suara, yang pertama kita tinggal perlu bawa fotokopi KTP ke kantor KPU tedekat, dan batasnya adalah H-10. Yang kedua kita bisa meminta diuruskan orang di daerah asal dan minta form A5-nya di foto dan kita print lalu diserahkan ke kantor KPU terdekat paling lambat H-3. Menurut saya ini adalah kemajuan yang sangat baik dalam mempermudah pemilih untuk bisa mencoblos.

Walaupun, sebenarnya mengingat Indonesia sudah menggunakan sistem eKTP, dengan modal KTP saja kita bisa mencoblos dimana saja. Sayangnya ini bukan salah KPU, tapi salah Pak Menteri yang gagal mencapai target untuk menuntaskan proyek eKTP. Sampai hari ini, masih ada yang belum kebagian eKTP. Padahal dulu beliau janjinya kalau Desember 2013 belum tuntas, dia mau mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi emang namanya pejabat, mana bisa dipegang kata-katanya, rasa malunya telah hilang.

Saya berurusan dengan dua kantor KPU, di kecamatan Coblong dan di kecamatan Pasteur. Kebetulan saya sempat diskusi dengan yang di kecamatan Coblong dimana mereka mengeluh dengan minimnya sumber daya, minimnya anggaran, dan yang paling parah adalah minimnya publikasi. Model pengurusan A5 yang saya bahas di atas itu banyak loh yang tidak tahu. Kalau udah salah dari prosedur, masyarakat pasti ngeluhnya ke para staf di bawah ini, padahal sosialisasi adalah tanggung jawab pihak di atas.

Tapi jujur, saya salut dengan semangat mereka untuk melayani dan memberikan fasilitas terbaik dan termudah bagi kita. Ini adalah langkah maju yang perlu kita terus tingkatkan demi terjaganya demokrasi dan birokrasi yang baik di Indonesia.

Terakhir dari saya, selamat berpesta di tanggal 9 Juli ini. Terima kasih KPU yang telah bekerja keras mencurahkan tenaganya dengan segala keterbatasan untuk pesta lima tahunan ini. Dan sebagai bentuk dari demokrasi di Indonesia, siapapun yang terpilih jadi presiden, hukumnya wajib kita dukung sepenuh hati. 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: