Iklan
My Journal

Selamat Hari Batik Nasional

Belanja Batik di toko favorit di daerah prambanan :)

Belanja Batik di toko favorit di daerah prambanan šŸ™‚

Tanggal 3 Oktober dinobatkan sebagai hari batik Nasional karena pada tahun 2009, batik dan proses pembuatannya disahkan oleh PBB sebagai warisan budaya intangible. Senang rasanya melihat apresiasi yg tinggi terhadap batik. Dalam memperingati hari batik tersebut, saya melihat orang-orang di Jakarta pada mengenakan batik. Anak muda pun tidak malu untuk menggunakan batik, malahan merasa bangga, walaupun, makna dari batik tersebut banyak yang sudah tidak mengerti lagi.

Orang tua kita bisa membedakan motif batik dari daerahnya, motif yang biasa digunakan oleh raja, motif yang digunakan untuk pernikahan, dan makna dari motif batik lainnya. Untungnya, penggiat batik tidak pudar begitu saja. Masih banyak aktivis batik yang masih berusaha mempelajari, mendokumentasikan, dan memaknai motif dari kain batik kita yang unik itu. Lebih lagi, masih banyak masyarakat yang menghargai nilai dari batik tersebut hingga rela mengeluarkan uang lebih untuk menghargai karya seni tersebut.

Saya sendiri kalau lagi beli batik ke toko pengrajin batik, masih suka nanya-nanya maksud dari motif tersebut apa, sejarahnya gimana. Yang membuat batik memiliki nilai yang sangat tinggi adalah dibalik kain bermotif tersebut, terdapat cerita, doa, dan harapan dari seniman batik kepada mereka yang menggunakannya. Ada kain batik yang memiliki doa agar mereka yang mengenakannya menjadi pasangan yang awet dan dikaruniai rejeki, ada kain yang membawa doa agar mereka yang mengenakannya selalu diberikan kesehatan, ada kain yang di dalamnya terdapat kisah yang diceritakan dalam motif, dan banyak makna lainnya dari motif batik. Proses pembuatannya pun bisa memakan waktu yang sangat lama. Untuk itu, tak heran jika batik tulis harganya minimal bisa mencapai 1jt.

Untuk kita-kita ini, tentu batik tulis dan batik cap rasanya jauh dari budget kantong kita. Kalo misalkan ada rejeki, tidak ada salahnya menghargai karya tersebut dengan membelinya. Tapi klo pun terpaksa hanya bisa memiliki yang printan atau tekstil bermotif batik saja, pastikan kita belinya dari pengrajin Indonesia yah. Karena, batik-batik tekstil buatan cina ternyata sekarang sudah banyak dipasaran dan bisa mengancam eksistensi pasar lokal. Sulitnya adalah gimana caranya kita bisa bedain buatan lokal sama luar, hehe itu saya juga masih belum nemu rumusnya. Yang penting, kita usahain terus untuk selalu mengapresiasi dan menghargai karya batik, serta memajukan industri batik dengan memberdayakan pengrajin seni batik dari Indonesia šŸ™‚

Iklan
About Adam Ardisasmita (1115 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

3 Comments on Selamat Hari Batik Nasional

  1. QONTROversy // 07/10/2013 pukul 1:18 pm // Balas

    Batik bukan sekedar motif dari kain saja tapi yang paling penting adalah aktifitas dari pembuatan batik itu sendiri. Membatik (tulis), Mengecap, Mewarna (celup & “tolet”) , Ngelorod dll adalah bagian dari budaya batik. Menurut gw adanya batik print atau kain motif batik itu bisa menghilangkan rangkaian kegiatan” diatas. Bukti simpelnya jaman skrg mencari pembatik tulis maupun tukang cap batik yang usia muda sangatlah sulit. Dari sisi pengusaha batik print jelas lebih menguntungkan. Cepat , ongkos produksi murah, dan bisa bikin motif apapun. Harga jualnya pun bisa tetap tinggi dengan trik membuat kain batik print tsb di kain katun yang berkualitas bagus (primissima) atau bahkan kain sutra sekalipun. Ditambah lagi masyarakat indonesia tidak banyak yang membedakan kain batik sungguhan (cap / tulis) dengan kain batik print. Jadi menurut gw sebisa mungkin kita berhenti membeli batik print. Toh sbnarnya kalau kita langsung ke pengrajin kita bisa dapat batik Cap dengan harga 100.000-150.000 untuk kain mentahnya. Itu kualitasnya sudah sangat bagus kok. Tinggal tambah 30.000 untuk ongkos jahit. Batik bukan sekedar kain tapi batik adalah budaya itu sendiri.

    Suka

  2. Batik itu esensinya dalem banget loh! selamat hari batik!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: