Iklan
My Journal

Arak-Arakan Wisuda, Pesta Pelepasan Khas ITB

Arak-arakan Wisuda ITB

Salah satu kegiatan yang menjadi tradisi yang sangat kental di ITB adalah arak-arakan wisuda. Acara tersebut merupakan ajang apresiasi dari mahasiswa di jurusan tertentu terhadap para wisudawan yang telah berkontribusi di ITB dan siap untuk berkontribusi untuk Indonesia. ITB wisuda 3 kali dalam satu tahun, di bulan Juli, Oktober, dan April. Tapi sebelum saya bercerita tentang acara tersebut, saya ingin sedikit bercerita tentang acara Syukuran wisuda.

Jadi, syukuran wisuda juga merupakan sebuah tradisi yang turun temurun selalu dilaksanakan. Ada yang diadakan oleh mahasiswa (seperti di sini) dan ada yang diadakan oleh fakultas. Karena yang versi mahasiswa sudah saya tulis, saya ingin sedikit berbagi yang versi fakultas. Syukuran versi fakultas ini merupakan acara yang mengundang orang tua mahasiswa juga. Secara umum, acara ini berisi sambutan, kesan-pesan mahasiswa, prestasi mahasiswa, hingga pengumuman pemenang lomba presentasi poster (ini sepertinya saya lupa menulis tentang acara tersebut). Namun acara agak sedikit terkendala oleh minimnya ruangan sehingga kurang kondusif. Yang mengejutkan bagi saya adalah bagian pengumuman pemenang mahasiswa dengan presentasi tugas akhir paling baik. Jadi, acara lomba presentasi ini dilakukan dengan mengadu puluhan mahasiswa satu sekolah teknik elektro dan informatika untuk presentasi di depan juri. Diambil satu pemenang untuk tiap program studi. Kebetulan, ketika presentasi dari prodi STI, Niki mempresentasikan tugas akhirnya dengan sangat oke sekali dan menggunakan bahasa Inggris. Sehingga ketika acara penjurian selesai, saya sudah menebak bahwa niki yang akan menang. Lalu pas acara syukwis ini, kebetulan abis sholat ashar saya ke meja front office untuk minta tiket undangan wisuda, pas lagi ngantri, Bu Titi (dari panitia) bilang kalau saya dipanggil ke depan katanya juara. Saya bingung juara apa? Saya bilang ke panitia, bukan saya mungkin, tapi Niki. Eh ternyata benar saya -_-” Ya sudahlah, berarti emang rejeki :p

Penghargaan yang Unpredictable

Oke lanjut, itu acara syukwis jumat malam dan sabtu paginya adalah acara sidang wisuda. Saya sudah siap dengan toga dan kawan-kawannya mulai dari pukul 6, sarapan di hotel (saya menginap di hotel scarlett, nanti saya akan cerita tentang hotel scarlett juga di postingan lain), dan jalan kaki ke sabuga. Dari hotel saya berjalan bersama Ibu, Dea, Ayahnya Dea, dan Bundanya Dea. Fina dan Dimas masih di hotel (karena yg boleh masuk sabuga hanya 2 orang), Ibrahim ngurus himpunannya, dan yusuf nyusul dari jakarta (naik bis) pagi itu juga. Setelah itu orang tua di pandu LO dan wisudawan masuk ke sabuga. Prosesi wisuda (yah standar lah, kapan2 saya tulis tentang persiapan dan prosesi untuk wisuda), abis itu selesai dan masuk ke sesi foto bersama. Sebenarnya, biasanya pada sesi ini, pintu sabuga sudah bisa di buka dan kita bisa foto-foto dengan anggota keluarga kita yang di luar sabuga. Saya juga menunggu Lio (fotografer pribadi wisuda saya) untuk masuk ke sabuga. Tapi nampaknya beliau kesulitan untuk masuk karena masih ditutup sehingga saya hanya foto seadanya dengan ibu sampai akhirnya pintu dibuka (tapi ibu sudah terlanjur dijemput LO ke labtek V). Saya sempatkan foto-foto sepuasnya dengan teman-teman wisudawan, teman-teman yang masih berjuang, senior-senior, adik kelas, dan banyak lainnya. Habis itu, mulailah prosesi arak-arakan.

Menunggu Prosesi Arak-arakan

Orang tua sudah di antar (dari pukul 13.00-an) ke labtek V (tempat pemberhentian akhir jurusan saya). Wisudawan jurusan saya baru keluar jam 16.00-an. Kasihan orang tua nunggu lumayan lama. Sedikit masukan dari orang tua, harusnya orang tua diberi tahu klo ada acara arak2an sehingga orang tua bisa menunggu anaknya sambil nonton arak2an yang lucu-lucu itu. Arak-arakan ITB khas karena tiap jurusan pasti tampil dengan tema tertentu. Contoh, kala itu, jurusan saya temanya adalah las vegas, jadi iring-iringan dari himpunan menggunakan kostum-kostum lucu ala las vegas. Himpunannya ibrahim temanya china town, himpunan elektro temanya hollywood, dan banyak lainnya. Penyambutan pertama dilakukan di depan sarana track lari ITB di Saraga. Ketika wisudawan berjalan ke sana (di pimpin oleh korlap yang oke), kami sudah disambut oleh massa HMIF yang sangat banyak. Kami disambut dengan sedikit orasi dari Kahim Adhiguna, lalu disambut dengan derap oleh seluruh massa HMIF. Biasanya, setelah massa derap, wisudawan membalas derapnya. Klo normalnya, yang memimpin itu adalah ex kahim yang lagi di wisuda. Karena gak ada ex kahim di wisuda juli ini, saya pun (yang notabene sebagai ketua angkatan 2008, angkatan yang sedang dominan diwisuda) diminta untuk memimpin derap balasan dari wisudawan kepada massa HMIF. Setelah sukses membuat lapangan tersebut berdebu, kami diarak menuju ITB. Jalan panjang melewati terowongan ITB, di ujung terowongan, banyak massa, orang tua, dan mahasiswa lain yang juga sudah menunggu (mungkin sekedar menonton atraksi arak-arakan ITB). Adik saya, yusuf, sudah menunggu di sana dan Ibu juga terlihat sedang menonton di atas tangga. Di situ, massa HMIF kembali memberikan derap kepada wisudawan. Lalu ada sedikit koordinasi, kita diberi 2 opsi, langsung ke labtek V atau perform dulu di gerbang depan ganesha. Mengingat waktu yang sudah larut dan wisudawan yang sudah terlalu letih menunggu jam keluar arak-arakan dari siang, kami sepakat untuk langsung ke labtek V. Uniknya, kami ke labtek V lewat jalur tengah, jalur yang jarang kami lewati kalau sedang arak-arakan, jadi ada sensasinya tersendiri 😀

Memimpin Derap di Saraga

Yusuf Ikut Arak-arakn

Sampai di labtek V, kami disambut oleh performance dari angkatan 2011 yang super gila! Mereka pada gak punya urat malu dan perform maksimal banget. Daaannn… tentu saja ada perform dari LO terhebat, yakni Setyo Legowo (baca postingan tentang syukwis untuk mengetahui aksi setyo :p). 2011 bener-bener mirip dengan 2008 (atau sudah research tentang 2008). Mereka bikin perform battle dance (yang itu adalah perform Mukrab 2008), dance bonamana (yang itu juga pernah ditampilkan 2008), dan sangat pandai mengexplorasi pria-pria angkatannya. Hehehehe.. Intinya kami, wisudawan, puas dibikin ketawa ngakak oleh penampilan yang super maksimal dari 2011. Ketika performance selesai, ada penyerahaan penghargaan untuk atlit HMIF, penghargaan untuk kontribusi wisudawan selama di HMIF, penghargaan untuk yang cum laude, dan ditutup oleh pengukuhan dari anggota biasa menjadi anggota kehormataan HMIF. Setelah itu, massa HMIF memberikan derapnya untuk terakhir kalinya. Dan saya, untuk terakhir kalinya di ITB, memimpin para wisudawan untuk melakukan derap dan salam ganesha. Setelah itu, acara ditutup resmi oleh pelemparan topi toga ke udara.

Secara tak resmi, ada acara foto-foto bareng. Tapi berhubung sudah mepet waktu magrib, saya langsung ke atas untuk solat ashar dulu. Abis itu, ternyata ada acara pelepasan exclusive dari divisi intra kampus di ruang 7606. Mereka membuatkan video untuk anggota divisi intra kampus yang lulus juli ini. Tapi karena saya sudah ditunggu (oleh dua keluarga :”) ) saya terpaksa harus meninggalkan acara tersebut dan kembali ke hotel. Sampai hotel langsung mandi, bersih-bersih, makan malem (gratis disediakan hotel, scarlett emang top lah), lalu tidur.

Salam Ganesha untuk Terakhir Kalinya

Terkahir, saya ingin mengucapkan banyaaakkk sekali terima kasih untuk segala dukungan, ucapan selamat, dan hadiah yang sudah saya terima dari awal masuk ITB hingga bisa lulus dari ITB. Jujur, bingung gimana mention satu per satu, tapi yang pasti saya merasa bersyukur bisa punya teman, senior, junior, pembimbing, rekan kerja, dan sahabat yang terus menerus memberikan saya kekuatan, dorongan, dan semangat. Lalu terkait dengan arak-arakan ini, saya ingin mengucapkan selamat untuk 2011 yang telah berhasil memberikan arak-arakan dan performance yang menghibur. Sayang sekali saya belum sempat mengenal 2011 tapi sudah harus meninggalkan ITB. Selamat menjalani masa-masa indah di kampus ini yah 🙂 Nantikan hari ketika kalian bisa berkata “Today is mine!” Selamat Wisuda buat semua teman-teman ku wisudawan Juli 2012 

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: