Iklan
My Journal

Pelajaran dari Tugas Akhir

gambar diambil dari rachmadresmi.blogspot.com

Tugas Akhir (TA) atau Skripsi merupakan syarat lulus mahasiswa dari S1. Output dari TA adalah sebuah tulisan ilmiah terkait keprofesian yang ia jalani di jurusan tempat ia berkuliah. Selain manfaat secara akademis, TA memiliki manfaat lain yang akan kita dapatkan seiring proses pengerjaannya.

Yang pertama, pengerjaan TA melatih displin dan pengendalian diri. TA berbeda dengan kuliah biasa. TA tidak ada jadwal kuliahnya, tidak ada absensi kehadirannya, dan tidak ada dosen yang akan menanyakan progres kita (kecuali beberapa dosen tertentu yang bener2 rajin). Di sini kita harus mengatur jadwal kita sendiri, tegas terhadap diri sendiri, membangun motivasi untuk mengerjakannya, dan semuanya diatur sendiri. Godaan sangat banyak, mulai dari ngerjain proyek lain, main game, jalan-jalan, dan lain sebagainya. Jadi mereka yang lulusnya lama belum tentu karena faktor TAnya yang berat, tapi juga karena faktor disiplin diri yang harus dilatih dan konsisten itu yang berat.

Yang kedua, pengerjaan TA juga melatih bagaimana kita membenturkan idealisme dengan realita. Ketika menjadi mahasiswa, di setiap kaderisasi kita ditanamkan nilai-nilai idealisme yang tinggi. Di kelas juga disuasanakan untuk mendukung pembelajaran yang ideal. Tapi ketika TA, kita harus membenturkan idealisme dengan realita. Kita bisa saja berharap melaksanakan TA yang super hebat, sangat bermanfaat, dan inovatif. Tapi kita terbentur dengan batas maksimal kuliah yang hanya 5 tahun, terbentur dengan kapabilitas fasilitas untuk mendukung topik kita, dan banyak benturan lainnya. Di sini lah kita belajar untuk tetap membawa idealisme dalam pengerjaan TA tapi juga harus realisitis dengan keadaan. Kalau memang sudah mepet dari “deadline”, ada fitur yang harus kita kurangi. Atau kalau ketika didapati temanya tidak feasible untuk dilanjutkan, segera konsultasi untuk ganti topik.

Yang terakhir, pelajaran paling berharga dari TA adalah melatih kesabaran. Kalau TAnya tidak banyak faktor eksternalnya (misal kerja sama dengan perusahaan, membutuhkan input yang besar dengan kuesioner, dll), lalu TAnya mendapat dosen pembimbing dan penguji yang baik, maka bersyukurlah. Karena pengerjaan TA kita dilatih untuk bersabar menyesuaikan diri dengan jadwal dosen pembimbing yang sibuk, menerima “komentar” dari dosen penguji, dan berurusan dengan pihak eksternal yang sangat belibet. Jadi di sinilah kesabaran kita diuji dan dilatih 🙂

Semoga manfaat dari pengerjaan TA ini bisa kita ambil pelajaran dan dijadikan bekal hidup untuk menjalani kehidupan yang jauh lebih keras lagi di luar sana nanti. Jalanilah dengan sabar dan ikhlas, semoga bukan hanya TAnya saja yang bermanfaat, tapi proses pengerjaannya juga mendewasakan kita semua. Semangat TA yah (bagi yang melaksanakan :p)

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: