Iklan
My Journal

Perang: WINDOWS vs LINUX vs MAC [part 2]

Selanjutnya saya akan membahas OS Linux, tepatnya yang saya gunakan saat ini adalah ubuntu.

Kelebihan utama dari OS ini adalah serba gratis. Baik itu OSnya hingga software-softwarenya semua gratis. Lalu bagi penggila coding, software yang ada di OS Linux merupakan opensource (kita bisa melihat isinya dan mengubah isinya). Ada komunitas tersendiri dari pengguna OS ini dimana mereka saling berbagi dan bertukar ilmu untuk mengembangkan software di Linux. Kelebihan lain dari OS ini adalah ringan. Management hardware yang ada di Linux menjadikan proses yang kita jalankan bisa berjalan lebih cepat. Mulai dari proses booting hingga ketika program berjalan. Kemudian instalasi program juga cukup mudah, tinggal menuju synaptic package manager atau menggunakan terminal dan mengetikan nama program, selama terhubung ke internet, program akan terinstall. Selain itu Linux termasuk yang bebas virus, alias sedikit sekali virus yang bisa menyerang Linux. Jadi berbahagialah yang sering sharing flashdisk karena kita tidak perlu khawatir akan virus. Lalu yang paling menyenangkan adalah ruang kreasi kita di GUI. Saya bisa mengaktifkan multitouch gesture, menggunakan spacer, shortcut2 manis, dan berbagai efek yang memanjakan mata di depan layar kita. Namun tentu butuh kemauan untuk mengoprec dan menggali di dunia maya.

Kekurangan dari Linux ini adalah sangat bergantung pada internet. Sangat menyenangkan menggunakan Linux jika terhubung dengan internet karena semua jawaban dari pertanyaan kita ada di sana. Tapi jika tidak ada koneksi internet, akan sangat sulit untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada karena kita akan sulit menemukan orang yang mengerti Linux untuk menjawab pertanyaan kita. Jadi dibutuhkan ketekunan dan keinginan untuk bisa bertahan di software ini. Kemudian salah satu permasalahannya adalah gratis. Kenapa? karena dengan gratis, tidak ada software sekuat adobe, corel, autoCad, atau software besar lainnya yang lahir di Linux. Software-software sejenis pasti memiliki fitur jauh lebih rendah karena memang diciptakan bukan oleh seorang profesional yang sengaja diminta membuat software tersebut dan dibayar mahal. Oleh karena itu, sangat sulit untuk memanfaatkan fitur2 software mainstream jika menggunakan OS ini.

Kesimpulannya software ini sangat cocok buat mereka yang senang mengoprec komputer (terutama OS), memiliki koneksi internet (dan keinginan untuk mencari tau di internet), serta ketidaktergantungan terhadap software-software mainstream.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Perang: WINDOWS vs LINUX vs MAC [part 2]

  1. Tergantung kemauan kita aja gan untuk mulai lepas dari ketergantungan akan aplikasi2 berbayar (kecuali kita mampu membelinya, BUKAN dengan membajak) ..
    Nice artkel gan .. 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: