My Journal

Demam Tongsis di Indonesia

Tongsis dan aksesorisnya

Tongsis dan aksesorisnya

Monopod atau saat ini sering disebut dengan Tongkat Narsis (Tongsis) saat ini sedang mewabah sekali di Indonesia. Hal ini tentu didorong oleh kekuatan dari era sosial media dimana masyarakat bisa dengan mudah membagi momen mereka kepada kerabat dekatnya, baik itu di Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, BBM, dan lain-lain. Keberadaan Tongsis membantu untuk melakukan foto pribadi atau self photography (selfie). Ketika sedang travelling sendiri, tentu akan lebih mudah mendokumentasikan dirinya dan pemandangan di sekitarnya menggunakan tongsis. Atau ketika sedang jalan-jalan dengan teman-teman, ingin foto rame-rame juga lebih mudah menggunakan Tongsis.

Bertongsis di nikahan temen

Bertongsis di nikahan temen

Tongsis sendiri bentuknya tidak tripod, bedanya dia hanya terdiri dari satu gagang dimana bagian ujungnya bisa diletakan kamera digital ataupun ponsel. Saya pertama kali melihat wujud monopod yang disebut tongsis ini sekitar 2011 di bandara changi airport. Tapi kala itu, rasanya kok aneh banget kalau beli monopod untuk foto diri sendiri. Tapi tiga tahun kemudian, tongsis menjadi hal yang lumrah di Indonesia. Teman saya pernah menggunakan tongsis di luar negeri dan langsung dia jadi sorotan orang-orang disekitarnya. Jadi emang sepertinya fenomena tongsis ini baru mewabah di Indonesia.

Jenis-jenis tongsis pun beragam-ragam. Ada yang terbuat dari material layaknya tripod, ada juga yang murah terbuat bahan seperti plastik. Ada yang ujungnya bisa untuk kamera digital, ada juga yang sudah disiapkan untuk menjadi tempat untuk menyimpan smarthpone (ada yang berukuran kecil dan besar tergantung dengan ukuran smartphone kita). Bahkan saking canggihnya, sekarang juga ada di ujung tongkatnya terdapat tombol untuk shutter kamera yang menggunakan koneksi bluetooth ataupun ada remote terpisahnya.

Restoran yang menyediakan tongsis

Restoran yang menyediakan tongsis

Saat ini sangat mudah mencari tongsis di toko-toko, baik itu toko elektronik, toko kamera, bahkan yang dijual online. Bahkan ada restauran yang menyediakan tongsis jika kita ingin foto-foto di restoran tersebut. Karya-karya yang dihasilkan menggunakan tongsis pun semakin beragam dan menarik untuk disaksikan. Tidak hanya untuk selfie, tongsis juga digunakan untuk membuat video dokumenter. Teman-teman saya sempat menggunakan tongsis untuk mendokumentasikan perjalanannya ke gunung dan ada yang ke pantai. Videonya bisa disaksikan di bawah ini. Teman saya yang membuat video menggunakan tongsis di gunung papandayan ini sampai masuk ke silet loh :p Lalu kalau teman saya yang membuat video dokumenter di wakatobi ini lebih expert lagi, dia menggunakan kamera goPro yang menyediakan berbagai aksesoris ekslusif seperti monopod untuk goPro itu sendiri. (kapan-kapan saya bahas tentang goPro deh).

About Adam Ardisasmita (1151 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: