My Journal

[Review] [Game] Freedom Fall, Casual Game yang Bisa Bercerita

start screen freedom fall

start screen freedom fall

Sekitar dua minggu yang lalu saya sempet ngobrol-ngobrol dengan salah seorang developer lokal, akun twitternya @legacy99. Biasalah kita sharing2 cerita tentang pengalaman ngembangin dan mainin games untuk tukeran knowledge. Saya nanya waktu itu, kira-kira, mungkin gak yah game yang genrenya casual tapi bisa punya story yang dalam. Kalau emang bisa, apa contoh game yang berhasil nyeritain story dengan mekanik yang sederhana. Saya diberikan referensi ke sebuah game berjudul Freedom Fall. Alhasil, begitu sampe rumah, saya langsung beli game-nya untuk ipad dengan harga Rp. 29.000.

tutorialnya di tembok :p

tutorialnya di tembok :p

Gameplay Freedom Fall sangat mudah untuk dinavigasikan. Kita hanya perlu lompat ke bawah sembari menghindari rintangan yang ada di situ. Kita diberikan kontrol untuk menggerakan karakter ke kanan dan kiri, juga untuk melompat. Metode navigasinya bisa pakai dua cara, yang pertama touch sisi kiri-kanan bagian atas atau bawah layar yang mana kiri kanan untuk menggerakan karakter dan jika kita menekan agak ke bagian atas layar dia akan lompat lebih tinggi. Kemudian opsi kedua adalah menggunakan D-Pad, kontroler kayak di PS tapi virtual. Untungnya game ini gak pake accelerometer karena saya benci navigasi tipe itu :p Kemudian game ini juga memberikan mekanik fisika yang tidak hanya gravitasi, tapi juga ada tiupan angin, hembusan uap api, sampai arus air untuk memperkaya experience dalam bermain.

Equip tambahan

Equip tambahan

Secara level development sih game ini oke, membiarkan kita terbiasa dengan satu kontrol terlebih dahulu sebelum memberikan kontrol lain. Lalu juga mengajarkan kita untuk menggunakan equip yang paling sederhana dahulu sebelum kita bisa beli equip yang lebih advance. Equpnya ada parasut untuk memperlambat laju terjun kita, ada sayap untuk membuat kita bisa double jump, dan ada satu lagi yang belum saya beli :p Kita juga diberikan aksi untuk melempar bom untuk membuka jalur atau menghancurkan rintangan. Semua itu diberikan secara bertahap sehingga saya tidak kepusingan ketika pertama main jika harus disodori banyak aksi.

Si princess yang ngebangun penjaranya

Si princess yang ngebangun penjaranya

Nah, poin yang menurut saya paling menarik adalah story tellingnya. Freedom fall memberikan ceritanya dengan cara menyematkan potongan-potongan tulisan di background layar. Sepenggal kalimat demi kalimat dituliskan di sana sehingga saya bisa mengetahui bahwa penjara itu buatan princessnya, dia sempat dipenjara di situ oleh ibunya sebagai hukuman, tapi karena dia bosen, jadilah dia bikin trap di dalam penjara tersebut. Lalu ada juga kisah hubungan antara si putri dan naga, dan seterusnya. Konsep ini padu dengan ambience kastil dan penjara yang digunakan. Jadinya tulisan yang nongol di background itu bukan semerta2 developer pengen story telling, tapi juga merupakan bagian dari cerita dan game itu sendiri. Kalau mau adaptasi sistem ini ke game kita, sepertinya harus dipastikan unsur padu antara story yang disematkan dengan sistem gamenya. Itu adalah trick story telling yang berhasil diimplemen dengan sangat oke di game freedom fall ini.

Overall, saya menilai game ini pantas dengan harganya. Saya tidak expect berlebihan dari game ini dan itu lah yang saya dapatkan ketika memainkan game ini, sebuah gameplay yang apik, art yang rapih, dan juga musik yang nyaman di telinga. Nilai plus dari game ini adalah kemampuan story tellingnya yang unik dan efektif 🙂

About Adam Ardisasmita (1227 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Vice President Asosiasi Game Indonesia | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on [Review] [Game] Freedom Fall, Casual Game yang Bisa Bercerita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: