Iklan
My Journal

Inovasi Wireless Charging dari Nokia

Dalam satu tahun ke belakang, saya sering mendengar konsep wireless charging, proses melakukan pengisian batre tanpa menggunakan kabel. Akhirnya, muncullah Nokia sebagai pemain pertama di dunia wireless charging. Satu hal yang saya salut dari Nokia, divisi RnD mereka tampak serius dalam menggarap berbagai teknologi menjadi kenyataan. Sebelum wireless charging, ketika saat ini ada suatu produk membangga-banggakan fitur NFC mereka, Nokia sudah mempunyai device berNFC dari tahun 2006, 12 tahun yang lalu. Dan pada tahun 2011, saya pribadi sudah mengikuti workshop NFC yang diadakan oleh Nokia. Jadi bisa dibilang kekuatan hardware Nokia dari jaman dulu sampai sekarang masih jempolan. Namun memang patut disayangkan, perkembangan software (operating system) dari Nokia agak telat beradaptasi sehingga tertinggal dari saingan-saingannya. Tapi di tulisan yang terpisah saya akan ceritakan road map Nokia ke depannya.

Nah, kembali ke teknologi wireless charging, seri Nokia Lumia 920 dan Lumia 820 yang mengusung sistem operasi Windows Phone 8 telah diumumkan sekitar 2 minggu yang lalu. Jadi dengan fitur ini, kita tinggal meletakan Lumia di plat khusus, dan tanpa perlu melakukan apa-apa lagi, Lumia tersebut akan tercharge secara otomatis. Proses pengisian dilakukan melalui proses induksi magnetic (ada yang masih ingat? hehehe). Kurang lebih penjelasannya seperti ini.

In simple terms, the base station includes an induction coil that creates an alternating electromagnetic field. Meanwhile, a similar coil within the device is able to pick up this field, convert the energy into current and use it to charge the battery.

Yang menarik dari teknologi wireless charging ini adalah Nokia merangkul banyak sekali vendor untuk bekerja sama membuat aksesoris yang memanfaatkan wireless charging. Contohnya adalah ia merangkul perusahaan speaker, JBL, untuk membuat speaker aktif, bluetooth, yang jika kita letakan Lumia di atasnya, akan langsung charge secara otomatis. Lalu Nokia juga kerja sama dengan fatboy untuk membuat bantal yang jika diletakan lumia di atasnya, akan langsung charging. Bahkan, bluetooth headphone Nokia juga untuk charging bisa menggunakan teknologi wireless charging di atas aksesoris2 tersebut. Yang menarik dari teknologi ini adalah visi ke depannya. Bayangkan jika di tiap meja di restauran, terdapat plat wireless charging. Kita tidak perlu lagi bawa charger HP kemana-mana (selama ini saya gak pernah sih bawa charger kemana-mana karena kebetulan HP saya batrenya kuat :p) dan bisa langsung charge dengan meletakan handphone kita di meja. Dan mungkin saja beberapa tahun mendatang, kita tinggal masuk ke dalam ruangan yang dalam radius tertentu terdapat gelombang yang bisa charging HP kita. hehehe

Ini saya berikan video produk wireless charging milik Nokia

JBL Wireless Charging

Fatboy Pillow Wireless Charging

Luna Bluetooth Headset Wireless Charging

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Inovasi Wireless Charging dari Nokia

  1. Have a good day yah …

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: