My Journal

Pippo dan Fello Mau Dibawa Kemana?

Pippo adalah karakter yang Arsanesia ciptakan sebagai maskot di game Roly Poly Penguin. Dikala itu, saya lagi super terinspirasi dengan Angry Bird. Yang saya selalu inget adalah kalimat dari CEO-nya yang bilang “we are not making a game, we are making a brand.” Di situlah saya mulai menangkap konsep Intellectual Property (IP). Dan Pippo memang didesain untuk jadi karakter semacam Angry Bird atau seperti Mickey Mouse.

Setelah Roly Poly Penguin, kita bikin beberapa game yang bawa karakter Pippo. Mulai di game kecil kayak Pippo Peri Cinta sampai ke game edukasi kayak Learn With Pippo atau Pippo Brain Training. Lalu untuk memperlebar IP-nya, kita juga sempat membuat animasi hingga komiknya. Kita juga bikin teman untuk Pippo bernaman Fello, lalu kita buat komiknya di Instagram. Dalam waktu singkat, engagement yang terjadi di IG Pippo Fello naik drastis. Ini jadi potensi yang luar biasa bagi kami untuk mengembangkan IP Pippo Fello.

Tapi memang karena pekerjaan utamanya bikin game, agak keteteran buat kami untuk bisa ngembangin IP nya. Terus lagi, karena Pippo Fello tidak punya niche market yang spesifik, hanya slice of life, dalam membuat konten pun jadi tidak terarah. Untuk bisa monetizenya juga gak kebayang mau kolaborasi dengan brand apa. Jadilah beberapa tahun ke belakang, IP Pippo Fello tidak tersentuh.

Baru di awal tahun ini, kita di Arsanesia melakuka strategic meeting dan menentukan direction yang lebih clear buat IP Pippo Fello. Semangat Arsanesia ketika berdiri di awal adalah ingin memperkenalkan kekayaan budaya di Indonesia. Dan ini menjadi turunan yang dibawa oleh Pippo dalam game Roly Poly Penguin yang menggunakan gimmmick2 ke Indonesiaan. Dengan itulah, ditetapkan direction Pippo Fello adalah mengangkat tema yang bisa memberikan stage buat kekayaan budaya yang ada di Indonesia.

Tahun ini, kita bawa Pippo Fello dengan tema Travel Blogger. Pippo dan Fello adalah seorang selebgram dan influencer yang kerjaannya keliling dan jalan-jalan. Di saat mengunjungi kota-kota di Indonesia inilah dia bisa memperkenalkan budaya lokal kota tersebut, mulai dari kuliner, kerajinan, dan cerita rakyat di tempat tersebut. Dengan begitu, komik dan post sosmed di IG Pippo.Fello bisa lebih spesifik dan memiliki cerita yang jelas.

Dalam konteks kerja sama dengan brand pun jadi lebih clear. Kita bisa kolab dengan brand kriya, fashion, kuliner, dan pariwisata. Mau kolab dengan sesama travel blogger pun bisa. Ini pun udah banyak banget pipeline kolab kita ke depan baru dengan cerita mau wisata ke satu kota aja. Jadi ini bikin dari sisi bisnis model lebih clear juga.

Gak cuma itu, konsep influencer dan selebgram ini juga senada dengan narasi di game Summer Town. Jadi harusnya sangat mungkin untuk cross promote antara IG dengan game Summer Town. Waloppun game Summer Town auidence nya global sedangnkan IG Pippo.Fello lokal, kayaknya bisa kita sinkronkan dengan mudah.

Jadi, ke depan kita akan mengangakat kekayaan lokal Indonesia menggunakan IP Pippo Fello. Mohon dukungannya yah 🙂 Like IG Pippo Fello yang akan jadi platform utama IP development nya. Dan kalau ada yang mau kolab, langsung DM aja yaaa

About Adam Ardisasmita (1243 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Vice President Asosiasi Game Indonesia | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: