Iklan
My Journal

Perpisahan Informatika ITB 2008

Curug Cibereum

Tak terasa tiba waktunya untuk perpisahan lagi. Setelah 3 tahun bersama di informatika ITB, Juli nanti setengah dari kita akan keluar dari gerbang kampus gajah dan mengejar mimpinya masing-masing šŸ˜„ Semoga 10 tahun dari sekarang, semua sudah berhasil meraih semua yang telah mereka bayangkan dari hari ini šŸ˜€ Amin

Oke, jadi ceritanya, menyambut wisuda juli ini, informatika itb 2008 (infinity) pengen ngadain acara perpisahaan nih. Dengan dikomandoi oleh Yudi dan diawaki oleh Imam, Sasky, Niki, dkk, akhirnya terpilihlah Sukabumi sebagai lokasi perpisahan kita. Lebih tepatnya, Rumah milik Niki yang super besar dan nyaman šŸ™‚ Rundown acaranya adalah Sabtu jam 6 berkumpul di parkir sipil, menuju sukabumi dan tiba di lokasi taman wisata gede pangrango sekitar pukul 11, hiking ke curug cibereum, pulang ke tempat niki di cijengkol, lalu bersantai di sana, menginap, dan minggu siang pulang ke Bandung lagi.

Perjalanan di mulai ketika lima buah mobil (2 CRV, 1 Avanza, 1 Innova, dan 1 Pajero) tiba di gerbang ganesha. Kami semua langsung naik ke mobil masing-masing yang dikemudikan oleh saya, Roy, Arif, Yudi, dan Mang Ajay. Jujur, saya sebagai pengendara avanza agak terintimidasi dengan CC dari mobil tetangga yang besar dan kuat narik. Medan jalan antar kota itu biasanya hanya 2 jalur dengan 1 lajur, lalu banyak truk besar nan lamban menghadang. Untuk itu, berulang kali saya harus memacu mobil saya dengan keji (hingga RPM tinggi) demi bisa mengejar rombongan di depan. Hehehe. Setelah berjuang melewati perjalanan lintas kota, masih ada perjuangan menuju lokasi taman wisata. Jalanan di sana sangat offroad sekali, lobang di sana-sini, kadang cuma satu lajur, samping jurang, dll. Setelah tiba di lokasi, saya agak sedikit curiga. Rencananya kita akan ke curug yang 4 tahun lalu saya pernah ke sana (bersama niki juga untuk acara perpisahan di SMA), itu medannya agak jauh tapi gampang (landai), terus air terjunnya besar, bisa dipake berenang, ada sungai kecilnya, lalu ada air terjun mini juga, pokoknya seru lah buat main-main. Nah, pas pertama masuk gerbangnya, kok rasanya beda yah? Terus kok pake ada penyuluhan segala. Pas jalan, traknya kok berat banget yah? Udah kayak track buat hiking -_-“. Terjal, licin, naik turun, dst. Dalem hati, ah ini jalannya aja kali yang beda, dulu mungkin lewat bawah, ini lewat atas. Ternyata setelah perjalanan 1,5 nyaris 2 jam, tempatnya beda lah! -_-” Gak seoke yang waktu itu didatengin. Udah gitu, lokasi ke sananya banyak Pacetnya, saya sempat dihinggapi sekali oleh pacet. hix. Tapi walopun gak seoke yang dulu, cukup indah dan alami. Lumayan buat foto-foto šŸ˜€ abis itu, turun lagi deh ke bawah.

Setelah itu, sholat, istirahat sejenak, lalu nyetir lagi ke rumah niki. Sampai di sana sudah magrib, kita salim sama neneknya niki, lalu langsung menuju paviliun masing-masing. Jadi kita berjalan menelurusi kolam ikan milik niki yang ada banyak itu, yang cewe masuk ke paviliun duluan dan yang cowok masuk ke sebuah losmen di bawah (bagian atasnya tempat duduk-duduk dan makan-makan). Losmen cowo cukup besar, kayaknya 50 orang di situ muat deh. Hehehe… Sampe sana, mandi beres2, abis itu kita ke atas buat makan. Sambil nunggu makan, kita main uno semuanya. hahaha.. mana peraturannya gak boleh nyebut warna dan angka, bikin semakin seru dan menantang. Lepas makan, kita ngobrol-ngobrol, gosip-gosip, hingga malam menjadi larut. Jam 10an, yang cowo pada pindah ke bawah untuk melanjutkan main (were wolf) sedangkan beberapa masih di atas buat gosip (tentang himpunan dan wisudaan), hehehe.. Saya begitu ke bawah langsung tidur karena capek, pas berangkat tadi semalem baru tidur jam 3 pagi dan bangun jam 6 pagi, nyetir antar kota, hiking, jadilah langsung tepar malamnya.

Istana Niki

Pagi hari, saya ke atas losmen cowo buat duduk-duduk sambil menikmati kopi. Imam, pudy, main getek sedangkan beberapa lainnya main pancing-pancingan. Kita duduk2 santai, ngobrol2, dan yang paling seru adalah main kartu. hehehe.. main bisa langsung ber15 gitu. Rame banget lah pokoknya. Namun sayang, jam 12 pun tiba. Kita udah pada pengen lanjutin aja sih mainnya. Tapi berhubung kasian yg nyetir klo pulang malem dan beberapa sudah ada janji harus kembali ke bandung. Dengan berat hati kita berpisah dengan sukabumi. Sedikit kata penutup dari Imam, Yudi, dan saya, lalu kita foto bareng, dan meluncur ke bandung.

Semua sudah masuk ke mobil masing-masing (sudah pamit sama neneknya niki dulu pastinya), pas mau jalan, tiba-tiba ada insiden mobilnya Roy terjelembab (bener kan yah penggunaan katanya :p) ke jalan yang lebih rendah salah satu bannya. Sehingga harus dibantu keluar menggunakan balok dan sedikit dorongan. hehehe.. Tapi habis itu, semua lancar perjalanan sampai Bandung. Semua sampai dengan selamat, capek, dan super senang šŸ˜€ Ada rencana nanti pas oktober dan april di buat acara jalan2 begini lagi. Semoga bisa banyakan deh yang ikut šŸ™‚

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: