Iklan
My Journal

Berhenti Berteriak Dan Mulai Bertindak

Media saat ini tengah sibuk menyulut api kemarahan akan klaim budaya yang dilakukan negara tetangga. Masyarakat Indonesia yang mudah terprovokasi pun demikian cepatnya memaki membabi buta negara tetangga dengan segala cara dan kesoktahuannya. Dengan dalih nasionalisme, gerakan dan rancangan dibuat. Yang sesungguhnya entah kenapa tiba-tiba rasa nasionalisme yang sudah bertahun-tahun dilupakan ini muncul. Oleh karena itu, berterimakasihlah kepada negara tetangga yang telah memunculkan semangat nasionalisme dan berbudaya kita, bangsa Indonesia. Berterimakasihlah kepada media yang telah berhasil mencari kambing hitam atas kelalaian kita menjaga budaya sendiri.

Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya? Membuat tank untuk menghancurkan si kambing hitam? Membuat gerakan massal mempropaganda seluruh dunia mengenai kebejatan sang pencuri budaya? Atau mau melakukan serangan-serangan anarkis melalui berbagai sektor? Namun sebelum tenggelam dalam emosi yang lebih dalam, coba tilik lagi ke dalam. Coba berkaca kembali melihat diri kita masing-masing. Budaya yang saat ini dicuri, sudahkah kita mengenalnya? Apakah kita benar-benar tahu apa yang dimaksud dengan tarian tradisional tersebut? Apakah kita bisa menyanyikan lagi budaya yang katanya milik kita tersebut? Apakah kita memang perdulia dengan budaya kita? Oleh karena itu, daripada kita melakukan tindakan anarkis, memaki-maki, dan sebagainya. Marilah kita gali lagi, ingat-ingat kembali, dan pelajari lagi budaya yang nyaris hilang tersebut. Gunakan momentum ini untuk berkegiatan yang dapat meroketkan budaya-budaya kita. Berhentilah memaki dan membenci asing, mulalah mencintai dan mempelajari budaya sendiri.

gambar dari http://casablankka.files.wordpress.com

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Berhenti Berteriak Dan Mulai Bertindak

  1. indonesia adalah diriku &
    Malaysia adalah kaum pengintimidasi

    Kata kata ini jangan diambil dari makna HARFIAH yg terbaca…..
    Tetapi ini adalah sebuah kiasan refleksi dari
    Apa yang dirasakan….

    Indonesia mencoba berstrategi untuk bertahan….
    Dan kaum malaysia berstrategi untuk selalu
    Menyerang & mencetak GOLLLL……

    Nah sekarang coba ingat kembali lagu
    ”You Copy My Style” saykoji yang dulu
    Pernah kudendangkan di SEASON 1….

    SEKARANG tinggal dunia yg berfikir……
    Siapa yg masuk ke dalam kategori malaysia !!!!
    Dan siapa yang berEMPATI & mendukung setiap langkahku untuk menjadi INDONESIA…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: