Iklan
My Journal

Pilih PS4 Atau Nintendo Switch?

Beberapa minggu terakhir saya sempat mengalami dilema untuk memiliki tools untuk melakukan research (baca: untuk main game :p). Sudah lama saya tidak memiliki console di rumah. Padahal dulu semenjak kecil, rasanya keseharian saya tidak bisa dipisahkan dengan console. Saya ingat sekali waktu favorit saya adalah ketika libur lebaran. Saya bisa main PS dari malam sampai sahur, lalu habis itu tidur lagi. Bangun main PS lagi :p Kalau hari biasa, saya cuma boleh main PS dari jam pulang sekolah (sekitar jam 16.00) sampai magrib.

Pertama saya main game console itu era Super Nintendo, lalu Sega, PS1, Nintendo 64, dan yang terakhir PS2. Setelah itu saya SMA (masuk Madrasah) berasrama sehingga tidak bisa main lagi. Lalu ketika kuliah pun sibuk dengan perkuliahan dan organisasi dan startup sehingga tidak terpikir untuk memiliki console.

Karena kesibukan itulah saya banyak bermain game casual di mobile. Sempat ada era-nya saya main game yang agak berat ketika tingkat akhir kuliah yakni World of Warcraft, tapi itu pun akhirnya ketelan oleh kesibukan. Jadi saya sudah skip PS3 dan PS4 cukup lama sehingga ketinggalan info dan berita tentang game-game terkini. Akibatnya, ketika saya bertemu teman dari industri game (which is circle pergaulan saya sehari-hari), sering banget gak nyambung klo lagi ngomongin suatu game. Jadi sebenernya udah lama niatin untuk beli console untuk catch up sama industri game dan teknologi terkininya.

Ketika sudah meniatkan untuk membeli console, pertanyaan berikutnya adalah console apa yang harus dibeli. Pilihan saya jatuh ke Playstation 4 atau Nintendo Switch. PS4 memiliki keunggulan yang tak tertandingi dari lini game exclusive nya yang sangat banyak dan bagus. Ada judul seperti Spiderman, God of War, Uncharted, Last of Us, Horizon Zero Dawn, dan banyak lagi game exclusive yang hanya ada di PS4 yang mendapatkan rating sangat bagus. Lalu dari sisi grafis, jelas PS4 lebih unggul dengan kualitas gambar yang lebih realistis dan imersif.

Kemudian kalau kita lihat Nintendo Switch, memang belum banyak game exclusive yang bisa memberikan level game triple A di dalamnya. Memang ada game of the year 2017 yakni Zelda BOTW atau ada juga Mario Odyssey yang mendapat respon sangat baik. Lalu cukup banyak game-game indie yang ada di switch yang menurut saya cukup menarik untuk dimainkan, walaupun ada juga sih di PS atau Steam biasanya. Cuma keunggulan terbesar Switch adalah portability nya. Dia bisa dimainkan secara handheld bisa juga dimainkan di-dock menggunakan TV.

Di tengah kegalauan itu, saya coba mencari inspirasi dari teman-teman di sekitar saya, coba bikin pooling di IG Story, test driva game-game swith dan game-game PS4, dan membaca review di internet maupun menonton video di Youtube. Lalu dari situ saya menimbang beberapa hal. Pertama adalah saya memiliki life style yang cukup mobile sehingga saya berpikiran Switch akan jadi teman yang cukup baik untuk menemani saya di pesawat, di kereta, atau di jeda antar meeting. Lalu pertimbangan lainnya game-game Switch yang cukup ringan ini bisa dimainkan dalam waktu singkat lalu kita taro Switchnya dan dimainkan lagi ketika senggang. Cocok sekali untuk orang yang cukup sibuk dan tidak punya waktu untuk main game. Dan yang terpenting, Switch ini menurut saya sangat family friendly dengan game-gamenya yang cocok untuk dimainkan bersama keluarga (saat ini baru istri aja yang bisa diajak main game, anak masih terlalu kecil). Jadi saya mempertimbangkan console yang nanti istri bisa main juga atau bisa main bareng.

Akhirnya saya sudah membulatkan tekad beli Switch. Satu unit switch sudah masuk ke keranjang belanja di akun Tokopedia saya dan siap dibeli. Namun tiba-tiba ada plot twist yang menarik. Istri saya setelah baca-baca review, lihat-lihat game yang ada, dan nonton di Youtube, memberikan masukan bahwa game di Switch gambarnya kok kurang bagus. Untuk harga yang gak jauh beda dengan PS4, sayang aja dapet kualitas game yang grafiknya begitu. Dari situ saya jadi mikir ulang. Salah satu alasan mau beli Switch biar istri juga bisa main, tapi ternyata istri saya lebih tertarik PS4. Apalagi di PS4 ada The Sims, game favorit istri saya. Waduh saya jadi makin galau. Honestly, saya di antara PS4 dan Switch sebenernya 50:50 dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Tapi dengan tambahan input dari istri, akhirnya saya memilih PS4.

Dan ternyata saya tidak menyesal membeli PS4. Saya main PS4 biasanya dari jam 21.00 sampai jam 24.00 (ketika anak saya sudah tidur). Saya yang sudah lamaaa sekali tidak main game triple A di console (terakhir main The Witcher tapi di Mac, ya, di MAC!, tapi diinstall windows), begitu main game triple A di PS rasanya banyak hal nostalgia dan juga takjub dengan perkembangan game triple A masa kini. Lalu yang saya pikir saya akan butuh main game ketika mobile, justru waktu mobile ini banyak saya gunakan untuk hal produktif seperti baca buku atau sambil kerja. Kalaupun lagi bosen dan main game, kebutuhan itu tercukupi dengan game di handphone. Apalagi melihat teknologi handphone semakin canggih, game-game bagus juga semakin banyak hadir di handphone.

Jadi, setelah dari tahun 2005 saya absen dari dunia console, kini saya hadir lagi untuk mengikuti perkembangan game-game epic masa kini 🙂 Saat ini saya baru main game Horizon Zero Dawn karena game ini lagi diskon gede banget kemaren (60% + 10% klo gak salah). Habis ini saya masih galau mau beli game apa, mungkin Spiderman atau FIFA 19 atau Detroit: Become Human atau Uncharted 4, saya pun masih bingung hahaha Kalau ada rekomendasi game yang wajib saya mainkan, boleh ya minta sarannya 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1125 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on Pilih PS4 Atau Nintendo Switch?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: