Iklan
My Journal

[Supercoolkids] Pengalaman Foto Keluarga Dengan Skybox

Kali ini saya ingin sharing pengalaman saya melakukan sesi foto keluarga. Dalam rangka anniversary ke-10 Saya dengan Dea, kami berencana membuat foto keluarga. Namun konsep yang kami inginkan bukan yang di dalam studio foto, akan tetapi outdoor. Dan tempatnya pun kami pilih di Singapore karena dulu saya dan Dea pernah anniversary di sana. Hitung-hitung sekalian ngajak Jenna jalan keluar negeri.

Untuk menciptakan foto sesuai yang kami inginkan, rasanya tidak mungkin klo harus foto sendiri menggunakan tripod seperti yang selama ini kami lakukan. Saya ingin konsepnya natural dan santai sehingga butuh orang lain untuk bisa menangkap momen tersebut. Kebetulan ada teman saya yang seorang fotografer profesional. Dia punya usaha studio foto namanya Skybox. Portofolionya Skybox gak main-main, clientnya itu artis papan atas seperti Andine, Isyana, Raisa, dan banyak lainnya. Untuk itulah saya coba percayakan kepada Skybox untuk menciptakan foto keluarga yang kami inginkan.

baca juga : [Supercoolday] Tentang Foto Prewed

Dari proses sebelum hari H, Agra yang merupakan pemilik dari Skybox sangat membantu persiapan foto. Agra mencarikan spot-spot foto menarik di Singapore, membuatkan jadwal itinerary fotonya, hingga membantu kami menyiapkan outfit yang tepat sesuai dengan lokasi fotonya. Akhirnya dengan mempertimbangkan sesi foto bersama anak-anak, Agra merekomendasikan lokasi yang di sana Jenna bisa main-main. Terpilihlah Henderson Waves Bridge untuk sesi foto sore dan Garden By the Bay untuk sesi malam.

16105621_10154986655487700_1552574332635559735_n

Hari H sendiri pun jadwal sangat fleksibel. Berhubung Jenna lagi agak demam, kami jadinya mundur sejam biar Jenna bisa istirahat. Dari Skybox pun juga no problem dan mengerti klo foto sama anak kecil emang jadwal harus fleksibel. Kami lalu ketemuan dengan Agra dan Dian di Orchard lalu langsung menuju Henderson Wave Bridge. Dari tempat kami diturunkan oleh Uber menuju lokasi jembatannya tidak begitu jauh. Sepanjang perjalanan ke atas, Agra dan Dian sudah mulai mengambil beberapa gambar di area hiking yang hijau. Kamera yang digunakan juga bermacam-macam, yang saya lihat ada Ricoh GR II, ada Fuji X100T, ada juga Nikon (gak tahu apa). Beberapa kali terlihat kamera yang digunakan berganti-ganti tergantung kondisi dan situasi.

Ketika sesi foto utama di Henderson Wave Bridge, proses foto menjadi sangat seru. Sesuai dengan yang kami harapkan, foto sesi ini tidak kaku dan fun. Agra dan Dian sangat pandai menangkap momen, mengarahkan kami (terutama Jenna) agar melakukan aktivitas dengan santai, dan tentu saja mengabadikan berbagai momen selama di lokasi. Bagi Jenna, sesi foto ini sudah mirip kayak sesi dia main-main saja. Dia bisa jalan kesana-sini, bisa ketawa-ketawa, pokoknya seru banget.

baca juga : Jasa Fotografer Pribadi Professional

Setelah dari Henderson Wave Bridge, kami langsung menuju ke Garden By The Bay. Jenna sempet tidur dulu biar gak terlalu capek, lalu kami bertiga ganti kostum. Sama seperti sesi pertama, sesi kedua ini juga sangat fun. Bahkan karena tempatnya sangat luas, Agra dan Dian sempat survey keliling lokasi dulu untuk liat berbagai spot yang enak buat foto pas Jenna tidur. Alhasil kami keliling Garden By The Bay sambil main-main dan tentunya berbagai momen ditangkap dengan baik. Tapi memang karena kondisi Jenna sedang tidak fit, Jenna banyak di stroller dan digendong. Untungnya pun walaupun di stroller, hasil fotonya juga tetep oke 🙂

Akhirnya malam tiba, sesi foto terakhir kami mencoba menangkap lampu-lampu di Marina Bay Sand dan lampu di Garden By The Bay yang ikonik. Berbagai teknik pencahayaan digunakan demi mendapatkan foto yang oke. Lalu selesailah proses foto yang kurang lebih berlangsung sekitar 5-6 jam.

16003173_10154986657042700_2318999271463419595_n

Bagi kami, pengalaman foto bersama Skybox ini sangat berkesan. Foto sesi bersama toddler bukanlah hal yang mudah tapi Agra dan Dian membuat proses foto yang lama ini menjadi sangat santai. Mereka mampu menyesuaikan dengan mood dan pace-nya Jenna, kalau keliatan sudah agak capek, bisa langsung mengganti konsep foto yang kira-kira tetap cantik. Experience selama foto sesi ini pun menjadi menyenangkan, ya kayak main-main aja jadinya. Dan yang paling saya suka adalah hasil dari fotonya yang natural dan penuh cerita. Bukan momen adegan yang direkayasa, tapi merupakan jepretan sebuah memory yang tiap kali kita lihat foto itu, kita tahu cerita dibaliknya. Contohnya ada satu foto yang saya dan dea nyuruh Jenna ngeliat ke kamera (pakai nunjuk-nunjuk ke arah kamera) tapi Jenna asyik lihat pohon yang ada lampu-lampunya di samping. Terus Agra nyuruh kita untuk ikut nunjuk pohon aja, eh pas difoto Jenna malah lihat kamera padahal Papa Mamanya udah nunjuk samping :’) Banyak deh cerita-cerita seru yang tertangkap foto yang membuat kami bisa bernostalgia dengan kisah di balik itu.

Singkat cerita, saya sangat merekomendasikan Skybox buat siapapun yang mau foto sesi entah itu foto prewed, foto maternity, foto newborn, atau sesi foto lainnya. Setelah saya upload foto-foto tersebut di instagram pun orang-orang langsung pada nanyain Skybox karena hasilnya emang mumpuni. Kalau mau lihat bisa cek instagram saya dengan hashtag #supercool10th (tapi belum semua saya upload di IG), atau bisa cek Instagram nya Skybox, Agra, dan Dian untuk liat karya mereka dan klo mau nanya2 pricelistnya.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: