Iklan
My Journal

[Supercoolkids] Menjadi Ayah (ASI?)

Sebelum baby Jenna lahir, saya sering baca-baca artikel tentang kehamilan dan proses setelah melahirkan. Salah satu artikel yang saya temui adalah pencerdasan tentang pentingnya ASI bagi bayi dan peran ayah sebagai “Ayah ASI.” Kalau manfaat positif ASI rasanya sih saya bisa memahami, yang agak saya kurang paham itu istilah “Ayah ASI.”

Jadi di dalam poster pencerdasan tentang “Ayah ASI,” diberikan beberapa list yang dianjurkan harus dilakukan seorang ayah untuk mendorong agar sang ibu bisa lancar ASI-nya. Yang membuat saya agak bingung adalah semua poin yang ada di dalam poster tersebut kok rasanya gak ada bedanya dengan apa yang selama ini saya lihat dari seorang ayah, at least bapak saya. Dalam benak saya juga itu hal yang harus dan akan dilakukan seorang ayah ketika nanti punya anak.

Dididik Menjadi Ayah yang baik oleh Bapak

Dididik Menjadi Ayah yang baik oleh Bapak

Fakta bahwa poin-poin tersebut dikampanyekan menunjukan bahwa masih banyak ayah yang tidak melakukan hal-hal tersebut. Lalu ketika saya bercerita tentang aktivitas saya selama menjadi ayah ini, banyak juga yang kaget atau terkagum-kagum. Ada yang bilang siaga banget sih jadi ayah sampai ada yang nanya masih ada stock gak calon suami yang kayak begini :p Tapi intinya ternyata faktanya tidak banyak suami atau ayah yang melakukan hal yang disebutkan di dalam poster pencerdasan “Ayah ASI” tersebut. Coba aja dicari atau googling “Ayah ASI” nanti pasti nemu deh poin-poin apa saja yang dimaksud.

baca juga: [Supercoolkids] Welcome Baby Jenna

Kali ini, saya ingin share apa saja kesibukan saya selama mengurus Baby Jenna di usianya yang baru beberapa belas hari.

1. Ikut Menemani Istri Memberi Minum Baby

Baby Jenna belum bisa membedakan siang dan malam jadi jam tidurnya masih tidak teratur. Selain itu, karena lambungnya yang masih kecil, Baby Jenna cukup sering bangun karena lapar. Mungkin minimal tiap 3 jam sekali Baby Jenna bangun untuk minum.

Biasanya, momen ketika di malam hari Dea harus bangun untuk nyusuin Jenna, saya juga ikut bangun dan nemenin Dea. Duduk aja di deket Dea, ajak Dea ngobrol, bantuin ngangkatin Jenna dari box ke pangkuan Dea, intinya menjadikan momen nyusu ini kegiatan bersama.

2. Berbagi Tugas Untuk Burping Baby

Selain nemenin Dea nyusu, habis kenyang, bayi butuh di-burping. Biasanya bayi itu masih belum bisa minum dengan baik sehingga kadang suka banyak udara yang masuk. Udara ini yang bisa bikin Jenna tidurnya gak nyenyak karena tidak nyaman. Biar baby bisa tidur nyaman, habis minum, harus di-burping dulu.

Burping Baby

Burping Baby

Biasanya di sini giliran saya ambil alih Jenna dari pangkuan Dea. Teknik burping ada dua, yang digendung di bahu atau yang sambil duduk (coba aja cari di youtube :p). Intinya kita menepuk2 punggung bayi sampai bayi gelegekan atau gumoh. Demi mencegah tumpahan gumoh (cairan dari mulutnya), biasanya di bahu tempat saya menggendong Jenna sudah sedia lap :p

3. Ganti Popok dan Cuci Pakaian Baby

Menjadi ibu itu capeknya bukan main, apalagi klo bayinya masih new born karena harus terjaga tiap beberapa jam sekali dan nyusuin bayinya. Untuk itu, penting bagi saya agar bisa mengurangi beban kerja Dea. Salah satunya adalah dengan menggantikan popok dan mencuci baju Baby.

baca juga: [Supercoolkids] Tempat Belanja Barang-Barang Kebutuhan Bayi Murah

Bayi frekuensi pipis dan poop nya masih sangat tinggi. Alhasil popoknya cepet banget basah dan kotor. Di sinilah kita harus sigap untuk ambil alih pekerjaan mengganti popok bayi supaya istri bisa lebih banyak istirahat. Lalu pakaian yang kotor itu klo bisa langsung saya rendem, cuci, dan jemur supaya gak numpuk dan persediaan baju selalu terjaga.

4. Beri Support dan Perhatian Lebih Untuk Istri

Kalau ada orang yang menjenguk, keluarga, teman, dan lain-lain, biasanya perhatiannya selalu ke bayi. Tidak jarang juga seorang ayah lebih memprioritaskan anaknya dan lupa untuk memperhatikan istirnya. Bagi saya, penting untuk terus memberikan dukungan dan semangat untuk Dea. Proses mengurus anak di awal-awal ini bisa dibilang bukan proses yang mudah sehingga penting bagi kita untuk bisa selalu hadir untuk istri kita.

Foto bertiga :)

Foto bertiga 🙂

Saya selalu berusaha menanyakan kabar istri, kondisinya saat ini, ada yang perlu dibantu atau tidak dan lain-lain. Ada yang bilang ketika punya anak, hubungan suami dan istri bisa merenggang. Tapi yang saya rasakan, justru ini menjadi momen bonding yang cukup berkualitas antara saya dan istri, juga saya dan Jenna.

5. Carikan Waktu Istirahat Untuk Istri

Ini yang selalu saya usahakan untuk coba lakukan sebisa mungkin. Bagaimanapun, seorang ibu tidak punya namanya hari libur karena ASI itu hanya bisa diberikan oleh seorang ibu. Walaupun Dea pumping juga untuk stock ASI, sebisa mungkin proses memberikan ASI diberikan secara langsung. Artinya by default Dea gak pernah punya waktu untuk tidur panjang.

Nidurin Baby Jenna

Nidurin Baby Jenna

Nah di sinilah saya berusaha gimana caranya untuk memberikan waktu bagi istri agar bisa cukup istirahat. Kalau bisa, sebelum Jenna nangis, saya sudah bangun duluan dari istri. Selama itu bukan karena laper dan mau minum ASI, saya coba lakukan sendiri entah itu ganti popok atau sekedar menimang-nimang bayi sampai terlelap lagi. Dengan begitu, Dea jadi punya waktu tidur yang lebih panjang karena tidak harus terbangun.


Kurang lebih itu poin-poin yang saya lakukan dan bapak saya (juga ayahnya Dea) lakukan sebagai seorang ayah. Aneh rasanya kalau hal tersebut perlu disosialisasikan, artinya ada yang tidak mau melakukan hal itu (kalau tidak bisa karena satu dan lain hal, itu lain ceritanya yah). Ketika menjadi ayah, harus dipahami bahwa tanggung jawab kita bertambah besar. Tidak hanya kita harus mendampingi anak kita, kita juga harus selalu mendampingi istri kita.

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

4 Comments on [Supercoolkids] Menjadi Ayah (ASI?)

  1. Selamat menjadi ayah dan suami yang baik.

    Suka

  2. Semangat mas, semoga lancaaar dan bisa dapet S3 ASI (2 tahun) 😀

    Suka

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. [Supercoolkids] Fase Begadang | Ardisaz
  2. [Supercoolkids] Minum Pakai Soft Cup Feeder | Ardisaz
  3. [Supercoolkids] Membagi Waktu Kerja dan Menjaga Jenna | Ardisaz

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: