Iklan
My Journal

[Supercoolday] Membetulkan Pipa Air yang Patah

Sebagai cowo yang sudah berumah tangga, secara otomatis kita harus memiliki kemampuan pertukangan kecil-kecilan. Beberapa hal sudah berhasil saya lakukan misalnya ngerakit meja, benerin pipa penadah air yang mampet di genteng, bahkan sebuah attempt untuk membetulkan flush toilet yang penghubung pelampungnya patah bermodalkan pengetahuan fisika tentang mekanika fludia dan beberapa kawat. Walaupun beberapa hasilnya gak rapih, tapi setidaknya secara fungsi sudah bisa berjalan normal.

Namun baru-baru ini saya mengalami sebuah kejadian yang ini diluar kemampuan saya sebagai handyman jadi-jadian, bahkan diluar gelar sarjana teknik yang saya emban. Jadi, ada salah satu pipa keran air di rumah yang kesenggol dan patah pipanya. Efeknya adalah air keluar tanpa henti-henti dari pipa tersebut. Satu-satunya jalan untuk menghentikannya adalah mematikan sumber air PAM di rumah. Tapi efeknya adalah satu rumah tidak teraliri air.

Kejadian ini malam hari, kira-kira jam 23.00 WIB. Di benak saya, hal yang paling penting untuk saya lakukan adalah menyumbat pipa patah tersebut agar air tidak keluar dari situ. Saya coba gunakan semua pengetahuan fisika dan gelar engineer saya untuk menciptakan sebuah penyumbat dari berbagai bahan yang ada di rumah. Hasilnya, nihil. Paling maksimal adalah saya membuat penyumbat kombinasi sarung tangan karet, plastik, dan batre ukuran sedang yang bisa bertahan sekitar 20 menit saja sebelum akhirnya air menyembur dari keran itu lagi.

Pipa Yang Patah

Pipa Yang Patah

Akhirnya malam itu saya sudahi usaha saya sambil belajar di Youtube bagaimana caranya membetulkan pipa yang patah. Sayangnya, video di Youtube banyakan dari luar negeri sehingga peralatan di sana sudah jauh lebih advance. Mereka menggunakan penyambung pipa yang sangat canggih dan mudah digunakan yang saya yakin gak akan ada itu di Indonesia.

Merasa buntu, saya coba googling tukang pipa di Google. Ada beberapa nomer yang bisa dihubungi, malam itu juga saya SMS menanyakan bisa atau tidak membetulkan pipa yang patah. Paginya, semua membalas tidak bisa -_- ada yang sudah berhenti (padahal iklannya dimana-mana, sampai bikin video Youtube), ada yang tidak memiliki alat untuk memperbaikinya, dan sebagainya.

Lalu saya mencoba menanyakan ke mertua saya, ada gak tukang di daerah deket rumah yang bisa dipanggil untuk memperbaiki pipa PVC. Kemudian ayah (mertua) saya minta difotokan kerusakannya seperti apa. Setelah dikirim via Whatsapp, ayah malamnya langsung mendatangi rumah kami dan membawa peralatan untuk memperbaiki pipa dari rumah beliau. Iya, ayah nyetok alat-alat tersebut, ada gergaji pipa, lem pipa, superglue untuk pipa, panel pipa penghubung, hingga kerannya juga di-stock. Wow, it’s another new level of handyman. Hahaha

Peralatan Untuk Memperbaiki Pipa

Peralatan Untuk Memperbaiki Pipa

Tak hanya itu, ayah juga bisa dengan terampil memasang semua alat-alat tersebut. Dimulai dari mengeringkan pipa sumbernya, mengamplas pipa-pipa sebelum dilem, menggergaji patahan pipa, memasang lem pipa (bentuknya kayak selotip, tipis warna putih) ke keran yang akan dipasang (ini gak gampang, saya diminta mencoba dan gerakannya masih kaku dan hasilnya super berantakan), hingga menyambungkan kembali keran dengan pipa paralon yang patah. Tak lama, semua sudah terpasang dengan rapih. Ditunggu satu jam agar lemnya kering, lalu saya coba nyalakan lagi PAM di rumah, dan it works!

Memperhatikan dengan seksama :p

Memperhatikan dengan seksama :p

Hal ini menandakan level pertukangan saya harus di-upgrade lagi nih. Ayah menyarankan untuk stock keperluan perairan di rumah, stock juga untuk keperluan listrik (kayak multimeter), dan lain sebagainya. Memang bagi pasangan baru, gak akan kepikiran untuk nyetok barang-barang itu. Tapi seiring berjalannya waktu dan berbagai kejadian yang terjadi di rumah, jadi mulai butuh untuk memiliki barang-barang itu di rumah untuk jaga-jaga kalau hal yang tidak diinginkan terjadi lagi.

Bapak saya juga dulu pernah sih ngajarin untuk benerin hal-hal kayak gini waktu saya kecil. Tapi namanya juga anak-anak, pasti gak merhatiin lah klo bapak lagi bener-benerin rumah. Yah, seenggaknya setelah kejadian ini, next time di rumah ada pipa yang patah, harusnya saya bisa sih benerin sendiri. Harusnya :p Kita liat aja nanti. Hahaha

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

1 Comment on [Supercoolday] Membetulkan Pipa Air yang Patah

  1. Saya teringat film Gran Torino, di mana tokoh utamanya (seorang veteran perang) memiliki sebuah gudang yang berisi berbagai macam peralatan pertukangan. Di rumah, ayah saya juga mempunyai berbagai macam alat tukang seperti obeng dan gergaji beserta berbagai onderdil-onderdil kecil yang entah kenapa ada saja ketika dibutuhkan.

    Dari sana, saya berpikir bahwa pria idaman wanita harus bisa bertukang dan punya alat-alat tukang jikalau dibutuhkan. Err.

    Saya sendiri ikut-ikutan dan sekarang punya obeng-obeng kecil serta stok selotip, paku, dan sekrup yang lumayan berguna untuk ngoprek laptop sendiri, memperbaiki kacamata, hingga membersihkan kipas angin. Yah, meskipun saya belum punya alat untuk memperbaiki pipa air yang patah, hehe.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: