Iklan
My Journal

[Supercoolday] Satu Tahun Menikah

Tanggal 1 September 2013 adalah tanggal pernikahan saya dan Dea. Tidak terasa sudah satu tahun berlalu semenjak kami menikah. Sebetulnya buat kami berdua, anniversary pernikahan gak yang terlalu kami rayakan ato gimana gitu, kami malah lebih menganggap tanggal ketika kami pertama kenal dan dekat itu sebagai anniversary kami. Sekarang udah jalan ke tahun ke 7 mau ke 8, jadi sayang aja kalau di reset :p Jadi kami menganggap hari pernikahan sebagai salah satu milestone besar dan penting dari perjalanan panjang kami selama 7 tahun.

Sebenernya kalau dulu ditanya “udah pacaran berapa lama?” ini agak bingung juga yah, soalnya definisi pacaran sendiri itu apa kan gak jelas yah. Kalau yang sekarang anak muda definisikan pacaran itu ketika si cowo/cewe “nembak” orang yang dia suka, dan ditanya “mau gak jadi pacarku?” rasanya saya gak pernah melakukan itu. Jadi ya sebetulnya saya sendiri gak berstatus pacaran. Kami berdua hanya merasa cocok satu sama lain, dekat, dan memiliki pandangan hidup yang sama. Dengan itu saja sudah cukup menjadi modal kami untuk saling percaya dan komitmen tanpa perlu iming-iming “dia pacar aku.”

Saya sendiri sudah benar-benar merasa yakin bahwa istri saya saat ini adalah orang yang tepat semenjak tahun ke tiga kita dekat. Buat yang hadir atau tahu cerita ketika saya melamar istri saya, (tulisannya di sini), ada kado anniversary yang saya siapkan di tahun ketiga yang saya gunakan untuk melamar Dea 🙂 Tapi klo Dea sendiri cerita klo di tahun ke tiga itu belum kepikiran untuk menikah. Malah dulu banget rencananya Dea baru menikah di umur 25. Hehehe

Sedikit kilas balik satu tahun saya berstatus sebagai suami, banyak sekali pengalaman seru yang kami lewati. Alhamdulillah sih gak perlu adaptasi lama, atau orang-orang biasanya suka nanya pertama berantem abis nikah gimana, itu gak kita alami karena mungkin memang mindset terhadap konsep “keluarga” sudah benar-benar sama dan sudah saling kenal satu sama lain. Yang seru adalah kali ini kita berdua menjalani hidup secara mandiri, tanpa ketergantungan dengan orang lain. Banyak keputusan-keputusan penting yang kami diskusikan sendiri, kegiatan-kegiatan spontan yang kami lakukan, dan yang paling berkesan adalah kita bisa mewujudkan mimpi-mimpi kita bareng-bareng, kayak liburan berdua ke korea selatan 🙂

Harapannya semoga ke depan kami berdua bisa semakin dewasa, bisa semakin semangat dalam menjalani kehidupan, dan bisa terus mewujudkan satu persatu mimpi-mimpi kami berdua. Yang namanya kehidupan memang kadang kita di atas, kadang kita di bawah. Kadang keinginan kita dikabulkan dengan mudah, kadang ditunda, malah kadang tidak terwujud. Yang penting harus tetap berjuang dan berusaha, mensyukuri apa yang kita dapatkan, dan selalu ikhlas jika yang kita harapkan tidak terwujud 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: