Iklan
My Journal

Alhamdulillah #enam

gambar diambil dari http://www.greatlandings.com

Alhamdulillah sekarang sudah masuk ke tahun ke 6  🙂 Saya termasuk orang yang well documented (berasa dokumentasi codingan :p ). Perjalanan hidup saya pun terdokumentasi dengan baik mulai dari tulisan di kertas, tulisan dunia maya, foto, video, dan lain sebagainya. Kalau trace back dokumen masa lalu itu, lucu rasanya ngeliat berbagai perubahan, pengalaman, adaptasi, dan cerita-cerita unik lainnya yang terjadi selama itu. Mulai dari masa alay-alay sampai sekarang sudah mulai mature :p Tapi ya itu proses perjalanan hidup, kita harus terus belajar agar bisa melewati fase-fase yang ada di depan kita.

Ada satu pelajaran berharga yang menurut saya menarik dan menjadi salah satu kunci dalam hubungan yang saat ini orang-orang sudah mulai lupakan. Buat saya, ini adalah salah pelajaran yang merubah mindset saya terhadap suatu hubungan. Hmmm gimana yah menceritakannya, oh, ada satu kutipan yang menggambarkan poin yang saya maksud itu. Jadi ini adalah kata-kata yang diucapkan oleh sepasang kakek-nenek yang sudah hidup bersama sekian lama. Saya agak lupa kata-katanya gimana, tapi kurang lebih begini isinya”

Kita sekarang berada di zaman ketika ada yang rusak, kita buang dan ganti dengan yang lain. Bukannya diperbaiki.

Dalam berhubungan, terkadang kita mengalami masalah, menemui perbedaan, ada cekcok, berantem, labil-labilan, dan banyak lainnya. Wajarlah, orang yang dibesarkan di keluarga yang berbeda, lingkungan yang berbeda, sifat yang berbeda, pasti dong nemuin yang namanya ketidakcocokan dalam satu, dua, atau banyak hal. Dan biasanya, ketika kita berada di posisi terbawah dalam sebuah hubungan, kita merasa hubungan ini sudah tidak bisa diapa-apain lagi, ada pikiran untuk mengakhirinya. Saya pun dulu juga punya mindset seperti itu. Tapi beruntung saya bertemu dengan orang yang bisa membenarkan pola pikir itu bahwa sebenernya gak ada kata menyerah dalam suatu hubungan. Pasti ada cara untuk memperbaiki hal itu. Perbedaan itu pasti ada, mau menyerah lalu ganti yang baru juga pasti ada perbedaan. Dan kalau kita tiap ada masalah menyerah, mundur, lari, maka hidup kita akan terus diisi oleh mental seperti itu. Untuk itu, selalu coba untuk perjuangkan hal tersebut dengan sekuat tenaga. Hilangkan egoisme, hilangkan gengsi, dan mulai bangun sikap konstruktif untuk terus memperbaikinya.

Beberapa poin yang saya dapat adalah, 1. Menyerah/mundur itu gak ada di kamus (kecuali utk kasus tertentu yg tidak bisa ditolerir lagi), 2. Jika sedang berada di bawah, pikirkan momen-momen bahagia ketika kita di atas dan betapa kita tidak ingin kehilangan momen itu, 3. Jangan terlalu fokus pada perbedaan, tapi cari apa kesamaan yang dimiliki. Saya kalau mau dihitung-hitung, banyak banget perbedaannya mulai dari kepribadian (koleris+sangunis vs melankolis+pregmatis), karakter (extrovert vs introvert), pola pikir (idealis vs realistis), sampai ke hal-hal kecil kayak selera lidah (gak seneng pedes vs seneng pedes atau gak suka coklat vs pecinta coklat), dan masih banyak lainnya. Tapi setelah melalui proses pembelajaran yang gak kenal menyerah/mundur, akhirnya di tahun ke enam ini, udah gak pernah tuh kepikiran tentang perbedaan itu. Malah kita sekarang jadi ngerasa banyak samanya misalkan hobi traveling, addict sama film serial, oh ya sama-sama mager :p hehehe. Perbedaan itu masih ada, tapi sekarang klo ada sesuatu yang beda, bisa dengan cepat mengatur diri untuk memposisikan diri dimana bisa memahami dan saling mengisi.

Hihi,, semoga cerita pengalaman ini bisa bermanfaat buat yang membacanya dan bisa diterapkan diberbagai lini kehidupan yang dirasa cocok :p Oh ya, sekalian mau ngucapin selamat wedding (13 Januari 2013) buat sahabat saya semenjak SMP Wina beserta suami barunya, Dzul, lalu buat pasangan informatika sang raja dan ratu koding, Karol dan Lisa, yang anniversary ke tiga (14 Januari 2013). Semoga kita semua selalu diberikan kebahagiaan dan kemuduhan dalam setiap langkah kita 😀 Dan semoga di angka 6 ini ada sesuatu yang spesial 😉

-14/1/07 : 14/1/13

Happy Wedding day Wina :)

Happy Wedding day Wina 🙂

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: