Iklan
My Journal

Menyembuhkan Lebih Susah Dari Melupakan

Seumur hidup kita, banyak hal buruk dan hal baik yang terjadi. Otak kita menyimpan setiap kejadian tersebut. Tergambar di dalam memori kita. Seiring bertambahnya umur, semakin banyak hal yang terjadi. Otak kita akan terus menyimpan keping-keping ingatan itu. Akan terus bertambah banyak dan banyak hingga akhirnya kita lupa dengan ingatan kita di masa lalu. Itu mengapa manusia membuat dokumentasi kehidupannya, agar tidak lupa dengan kejadian di masa lalu. Agar bisa terus mengingatnya ketika otak kita sudah tidak mampu lagi mengingat. Itulah otak kita, mudah menerima dan mudah melepas.

Cerita menjadi berbeda jika sudah berbicara mengenai hati. Tidak mudah untuk menulis sesuatu di hati apalagi menghapusnya. Kejadian yang masuk ke hati ibarat kita mengukir di atas batu yang sangat keras. Begitu tergores, tidak bisa dihapus lagi adanya. Tidak semudah otak melupakan rentetan peristiwa yang telah lampau. Hati akan selalu merekam segala ukiran-ukiran yang telah tertulis. Baik itu peristiwa menyenangkan yang ingin kita kenang selalu, maupun peristiwa buruk yang kita berharap dapat melupakan itu semua.

Selalu waspada dalam berbuat. Jangan sampai kita menyakiti hati seseorang. Perasaan ibarat pasir yang halus, jika kita menggenggamnya terlalu kuat, ia akan keluar dari sela-sela jari kita. Namun ketika kita menggenggamnya terlalu lemah, pasir tersebut pun akan pergi meninggalkan. Peliharalah perasaan orang lain dengan hati kita. Tinggalkanlah kenangan-kenangan yang baik di hati orang lain. Jangan sampai kita meninggalkan kenangan buruk di hati seseorang. Karena menyembuhkan luka di hati jauh lebih sulit dari pada melupakan.

(gambar dari:everythinliterature.blogspot.com)

Iklan
About Adam Ardisasmita (1205 Articles)
CEO Arsanesia | Google Launchpad Mentor | Intel Innovator | Writer Dailysocial.id and Dicoding.com | Blogger ardisaz.com | Gagdet, Tech, and Community enthusiast.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: